
Presiden Barcelona yang baru Sandro Rosell yang memenangkan pemilihan presiden pada awal Juni lalu resmi bekerja dikantornya setelah dilakukan upacara serah terima jabatan dengan pejabat lama, Joan Laporta.
Laporta tercatat sebagai presiden Barca tersukses setelah dalam masa tujuh tahun kepemimpinannya Barca berhasil meraih 12 gelar dalam berbagai kompetisi, termasuk 4 gelar di Primera Liga dan 2 gelar di Liga Champion. Dalam pidato singkatnya, saat inagurasi yang dilangsungkan di taman depan La Masia, Laporta mengucapkan semoga kesuksesan tinggi dapat diraih oleh Sandro Rosell beserta jajaran direksinya.
Sandro Rosell juga menyatakan agar kesuksesan yang diraih selama enam tahun lalu dapat menjadi awal era ke-emasan bagi Barcelona. Rosell merupakan presiden Barca yang ke 39 dan pernah sukses mendatangkan bintang Barca Ronaldinho dari Paris Saint Germain ketika menjabat sebagai direksi dibawah Joan Laporta.

Barcelona akhirnya memiliki presiden baru setelah Sandro Rosell memenangkan pemilihan presiden untuk masa tugas 6 tahun kedepan menggantikan posisi Joan Laporta.
Sandro Rosell seperti telah diperkirakan sebelumnya berhasil meraih 61,35% suara mengungguli kandidat lainnya seperti Agusti Benedito, Marc Ingla dan Jaume Ferrer yang menjadi calon dari kubu Laporta. Sandro Rosell akan mulai bertugas pada 1 Juli 2010 mendatang.
Dengan terpilihnya Rosell, berita tentang kepindahan Cesc Fabregas kembali mencuat ke permukaan, meskipun beberapa minggu terakhir Laporta ingin mengembalikan Fabregas ke Barca sebagai ‘misi terakhir’ di masa ke presidenannya, Sandro Rosell merupakan orang pertama yang mencanangkan wacana tentang kembalinya Cesc ke Camp Nou.
Dari London Inggris telah terdengar isu bahwa manajemen Arsenal akhirnya dengan berat hati akan mengizinkan Fabregas pergi, disamping telah berterus-terangnya Fabregas tentang keinginannya bermain kembali bersama Barca.

Hari Kamis kemarin sekitar jam 18.00 waktu setempat, David Villa yang menjadi pembelian pertama Barca di musim transfer 2010-2011 tiba di stadion Camp Nou.
Sebelum memasuki kantor klub sang pemain menyempatkan diri berfoto di lambang Barca seperti yang biasa dilakukan para pemain baru di depan para wartawan dan sekelompok fans pendukung.
Hari Jumat ini merupakan jadwal padat yang akan dilakukan sang pemain, pada pukul 10.30 Villa akan melakukan tes kesehatan dan bila tidak ada perubahan acara dan jam yang telah ditentukan, pada 12.30 siang penanda-tanganan kontrak akan dilakukan, kemudian untuk pertama kalinya el Guaje akan memasuki lapangan sekitar jam 13.00 dimana sambutan akan diberikan oleh para pendukung Barca di Camp Nou.
Para pemain lainnya saat ini telah memasuki masa liburan dan bersiap membela tim nasionalnya masing-masing pada kejuaraan Piala Dunia 2010, info terakhir mengenai laga pra-musim yang akan dilakoni Barca adalah pada 4 Agustus 2010 melawan K-League XI (Seleksi the best eleven pemain-pemain liga Korea) di Seoul.

Barcelona sukses mengakhiri musim kompetisi 2009-2010 pada jornada 38 sekaligus mempertahankan gelar juara Primera liga Spanyol setelah menang telak 4-0 atas tamunya Real Valladolid di Camp Nou.
Valladolid yang datang dengan misi untuk tidak terdegradasi ke divisi segunda memulai pertandingan dengan kepercayaan diri penuh dan sempat merepotkan pertahanan Barca diawal-awal laga.
Pelan tapi pasti tanpa diperkuat Xavi Hernandez Barca kemudian berhasil mengontrol jalannya pertandingan dan mampu mencetak gol pertama setelah bola tendangan dari Pedro Rodriguez ke gawang Valladolid justru membuat pemain Valladolid Luis Prieto melakukan bunuh diri di menit 27′. Berhasil membuka gol membuat Barca terus melakukan tekanan, dan berawal dari passing Yaya Toure ke Messi yang kemudian meneruskannya ke Pedro tidak di sia-siakan pemain muda Barca ini, Pedro berhasil menambah keunggulan dua gol di menit 31′.
Di babak kedua menit 62′ Lionel Messi sukses menggetarkan gawang Valladolid setelah tusukan dari Yaya Toure tidak mampu dihadang, kemudian mengarahkan bola ke depan gawang dimana Messi sudah berdiri bebas tanpa kawalan, Barca unggul tiga gol. Messi menambah pundi-pundi golnya di menit 75′ setelah berhasil melewati hadangan dua pemain bertahan Valladolid dan menaklukkan Manucho.
Gol kedua Messi sekaligus menobatkan dirinya menjadi Pichici liga Spanyol musim ini, dan Barca sukses mengukir rekor sebagai tim di Spanyol yang mampu mengakhiri musim dengan 99 angka.
Sementara di laga lainnya el Real hanya mampu bermain seri (1-1) melawan Malaga dan kembali mengakhiri musim tanpa gelar apapun, SALUDA AL CAMPEON.

Gagal. Mimpi barca untuk bermain final Liga Champions di Bernabeau. Para pemain dibuat frustasi oleh Mourinho. Meski bermain 10 orang, Inter tetap sabar dan bertahan total. Pemain Inter selalu membuang waktu setiap ada kesempatan. Beban di pundak pemain semakin menjadi 10 menit menjelang bubar. 2 gol atau tersingkir.
Meski tampil dengan susunan pemain yang tidak wajar, memasang Yaya sebagai bek tengah, dan Milito sebagai bek kiri. Mungkin ide ini untuk membuat pemain lebih tenang dalam menyerang karena pada dasarnya ada 2 bek tengah dan 1 pemain gelandang bertahan yang selalu ada di belakang.
Semua peluang di pertandingan ini dimiliki oleh Barca, bahkan beberapa kali peluang yang sangat besar menjadi gol masih gagal menemui sasaran. Tendangan pertama menuju sasaran dimiliki oleh Messi, yang di selamatkan dengan penyelamatan gemilang dari Cesar.
Di babak ke-2 permainan tetap berjalan monoton dengan Barca sebagai aktor tunggal, karena Inter tidak pernah melakukan penyerangan, hanya membuang bola ke depan dan memperlambat jalannya pertandingan. Penggantian Ibrahimovic dengan Bojan terlihat sangat efektif, tidak lama setelah masuk Bojan hampir berhasil menjebol gawang Inter dengan tandukannya.
Keputusan terakhir dari Pep adalah memajukan Pique di depan untuk membantu serangan. Hasilnya Pique berhasil mencetak gol lagi ke gawang Inter di musim ini, pada menit ke-84. 1-0.
Pada menit 92, Bojan mendapat bola liar yang sebelumnya mengenai Yaya, dan dengan berputar 360º, dia melakukan tendangan ke arah gawang, dan masuk. Sayangnya gol dianulir oleh wasit dengan asusmsi bola mengenai tangan Yaya. Jika mengikuti aturan yang berlaku, tangan yaya menyilang di dada, dan bola mengarah ke perut Yaya, maka tidak ada tindakan yang bisa dibilang Handball. Alhasil wasit berkata lain.
Skor 1-0 bertahan sampai akhir, Inter lolos menuju Final di Bernabeau.
Barça: Valdés 6.5; Alves 6, Toure 5.5, Piqué 8.5, G.Milito 5.5 (Maxwell 45′, 6); Xavi 6, Busquets 6.5 (Jeffren 63′, 6), Keita 6; Messi 6, Ibrahimovic 5 (Bojan 63′, 6), Pedro 7.
Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Zanetti; Motta, Cambiasso; Eto’o (Mariga 86′), Sneijder (Muntari 67′), Chivu; D.Milito (Cordoba 81′).
Goal: 84′ Piqué 1-0
Kartu kuning : 10′ Motta, 27′ Pedro, 35′ Julio Cesar, 43′ Chivu, 82′ Muntari, 82′ Lucio
Kartu merah : 28′ Motta
Penonton: 96,214