
Ibrahim Afellay akhirnya menjejakkan kakinya di Camp Nou pada tanggal 23 Desember 2010 dan melakukan penanda-tanganan kontrak sebagai pemain Barcelona.
Sehari menjelang perayaan Natal Afellay resmi memasuki stadion dengan menggunakan seragam Barca yang akan dikenakannya mulai 1 Januari 2011, Afellay mendapatkan jersey dengan nomor punggung 20 yang sebelumnya digunakan oleh Dani Alves.
Secara official penerimaan Afellay di Camp Nou merupakan kegiatan resmi terakhir Barca di tahun 2010 setelah sebelumnya menjamu Athletic Bilbao di leg 1 Piala Raja yang berakhir dengan sama kuat 0-0.

Barcelona menutup laga terakhirnya di penyisihan grup D Liga Champion musim 2010-2011 dengan kemenangan atas Rubin Kazan. Barca yang telah memastikan lolos menuju babak 16 besar memilih menurunkan banyak pelapis reguler dan juga para pemain muda, antara lain Thiago, Nolito, Fontas, Vazques dan Bartra.
Meskipun demikian para pemain yang diturunkan tahu benar bahwa kemenangan tetap merupakan harga mati bagi Barca, mengingat Rubin Kazan selalu menyulitkan Barca, Barca belum pernah menang bila bertanding di Kazan bahkan pada musim lalu di ajang yang sama Barca dipermalukan 1-2 di kandang.
Gol-gol bagi Barca dicetak seluruhnya oleh para pemain muda dan baru di babak kedua Barca mampu mencetak skor, Fontas di menit 51′ dan Vazques di menit 83′. Barca kini menanti undian untuk mengetahui siapakah calon lawan di babak 16 besar, undian tersebut akan dilakukan UEFA di akhir minggu ini.

Misi yang diusung oleh Guardiola dan para pemain untuk tetap mempertahankan posisi teratas klasemen sementara Liga Spanyol berhasil dilakukan. Para rombongan yang melakukan perjalanan darat menuju kandang Osasuna sempat mendapatkan gangguan lalu-lintas dan baru tiba di stadion 45 menit menjelang kick-off.
Namun meskipun demikian Barca yang mendapat perlawanan ketat dari tim tuan rumah tetap dapat bermain seperti biasanya, Barca berhasil unggul di babak pertama berkat Pedro di menit 26′ setelah mendapatkan umpan Messi, Ricardo yang menjaga gawang Osasuna dipaksa memungut bola dari gawangnya dan Barca tetap unggul sampai menit 45′.
Di babak kedua 2 gol tambahan sukses diciptakan oleh Lionel Messi di menit 64′ dan 82′, beberapa peluang juga dipeoleh oleh David Villa tetapi gagal menambah keunggulan, skor tidak berubah 0-3 untuk anak-anak asuh Guardiola.
Barca kini mempersiapkan diri menghadapi laga terakhir di penyisihan grup Liga Champion dan akan menjamu Rubin Kazan di Camp Nou pada hari Selasa 7 Desember 2010.

Duel el Clasico pertama musim kompetisi 2010-2011 di stadion Camp Nou antara Barcelona dan Real Madrid diberitakan ditunggu oleh lebih dari 400 juta penonton di seluruh dunia.
Jumlah tersebut diperkirakan merupakan jumlah tertinggi penonton duel klasik dalam beberapa tahun terakhir, laga yang akan berlangsung hari Senin 29 November 2010 (Selasa pagi WIBB) dan selalu dinanti oleh banyak penggemar sepakbola tersebut kali ini diperkirakan akan menjadi pertarungan sengit bagi kedua tim, Barca yang sementara ini tertinggal satu poin akan berusaha mengambil alih pimpinan klasemen yang beberapa minggu terakhir ditempati oleh el Real. Di seluruh Spanyol sendiri dikabarkan 73 bioskop akan menyiarkan secara live, 40 lokasi di seluruh Spanyol juga akan menyediakan layar lebar dengan total lebih dari 80 screen.
Barca akan menyambut tim tamu di Camp Nou dengan mosaik merah biru dan warna bendera katalan merah kuning dengan tulisan T’ ESTIMO yang berarti cinta Barca tepat di depan lorong keluar pemain.

Barcelona kembali berhasil meraih kemenangan atas tamunya Villareal dengan skor meyakinkan 3-1 (1-1).
Villareal yang merupakan salah satu tim tersulit untuk dihadapi Barca bila bermain di Camp Nou kali ini juga datang dengan kepercayaan diri yang tinggi, karena setelah melalui beberapa pertandingan di Liga Spanyol berhasil menduduki peringkat ketiga dan selalu membayangi perolehan nilai el Real dan Barca untuk bersaing di posisi puncak klasemen.
Barca berhasil unggul terlebih dahulu setelah David Villa berhasil menjebol gawang Diego Lopez setelah melalui kerja sama Villa, Xavi dan Iniesta, Iniesta yang dengan jeli kembali memberikan assist terobosan pada Villa dan tidak di sia-siakan el Guaje untuk memberi keunggulan pada Barca, 1-0 (22′).
Pertandingan berlangsung relatif seimbang dengan terciptanya peluang bagi kedua tim. Nilmar kemudian berhasil menyamakan kedudukan di menit 26′ setelah tendangannya terlebih dahulu membentur tiang gawang. Kedudukan tidak berubah di babak pertama, kedua tim bermain imbang. Di babak kedua Barca menciptakan dua gol yang seluruhnya diborong oleh Lionel Messi di menit 58′ dan 83′, peluang demi peluang tetap terjadi diantara kedua tim namun tidak merubah keadaan sampai akhir.
Dengan hasil ini Barca sementara bisa menambah jarak dari Villareal dan tetap memberikan saingan ketat terhadap Madrid yang baru akan bermain hari ini.