
Setelah menyelesaikan laga kontra Real Sociedad di ajang La Liga dan para pemain mendapatkan libur pada hari Minggu dari Guardiola, hari Senin kemarin seluruh pemain Barcelona kembali menjalani latihan guna menghadapi laga semifinal leg 2 pada semifinal Copa del Rey 2011-2012, leg 1 di Mestalla berakhir dengan skor imbang (1-1).
Guardiola kembali memanggil beberapa pemain muda untuk menjalani latihan dan melapis beberapa pemain tim utama yang masih menjalani pemulihan cedera. Nama pemain muda yang sebelumnya tidak mengikuti pemanggilan bersama tim utama ketika akan melawan Sociedad dan kini dipanggil untuk latihan persiapan menghadapi Valencia adalah Gerard Deulofeu.
Kabar terbaru yang di dapat adalah kembalinya Pedro Rodriguez dan Andres Iniesta berlatih kembali bersama dengan tim utama, namun belum dipastikan apakah kedua pemain tersebut akan dimasukkan ke dalam daftar pemain untuk laga yang akan dilangsungkan di Camp Nou pada hari Kamis pagi WIBB.

Hasil imbang diperoleh Barca ketika pagi hari tadi bertandang ke Mestalla Valencia dalam menjalani laga semifinal leg 1 Piala Raja 2011-2012. Barca terhindar dari kekalahan setelah kapten tim Carles Puyol menyumbangkan satu-satunya gol bagi Barca setelah sempat tertinggal dari tuan rumah.
Pertandingan antara Valencia dan Barca berjalan alot sejak menit awal bergulir. Valencia yang berusaha memanfaatkan laga di kandang kerap memberi ancaman kepada pertahanan Barca dan gawang yang dijaga oleh Pinto.
Barcelona sendiri turun tanpa playmaker utama Xavi Hernandez dikarenakan rotasi yang dilakukan Guardiola, demikian hal nya dengan Iniesta yang masih cedera, namun Cesc dan Thiago yang diturunkan sejak awal mampu menjalani tugasnya dengan baik di lapangan. Meskipun mampu mengontrol jalannya pertandingan dan meredam serangan-serangan berbahaya Valencia Barca justru harus tertinggal lebih dulu, ketika Jonas yang menerima bola dari Jeremy Mathieu tidak terjaga dengan baik oleh pemain bertahan Barca, tendangan keras Jonas tidak dapat diantisipasi Pinto, gawang Barca bergetar menit 27′, 1-0 tuan rumah unggul.
Barca dapat menyamakan kedudukan setelah sebelumnya tendangan Alexis Sanchez berhasil dipatahkan Diego Alves yang menjaga mistar Valencia. Tendangan penjuru yang dilakukan Cesc Fabregas disambut dengan heading Puyol yang tidak terjaga, 1-1 menit 35′ dan skor imbang dibabak pertama.
Dibabak kedua pertandingan tetap berjalan ketat kedua tim sama-sama memiliki peluang berbahaya bagi lawannya. Barca sebenarnya memperoleh keuntungan ketika Thiago dijatuhkan di kotak terlarang pada menit 56′, tetapi eksekusi Messi dapat digagalkan kiper Diego Alves yang berhasil membaca arah bola sepakan Messi.
Sebuah peluang emas juga diperoleh Dani Alves melalui kerja sama satu-dua dengan Messi, Alves yang tinggal berhadapan dengan Diego juga gagal menambah keunggulan Barca, bola hanya membentur tiang. Hingga laga berakhir skor tidak berubah dan leg 2 akan dilangsungkan pekan depan di Camp Nou.

Setelah sukses menghentikan el Real di babak 8 besar Piala Raja dan pada akhir minggu lalu menuai hasil kurang memuaskan di Primera saat ditahan imbang Villarreal tanpa gol di Madrigal, Barca kini mempersiapkan diri guna menghadapi laga semifinal leg 1 Copa del Rey melawan Valencia di Mestalla.
Latihan persiapan telah dimulai sejak hari Senin pagi kemarin, 14 pemain dari tim utama ditambah 8 pemain dari Barca B yaitu Cuenca, Dos Santos, Cristian Tello, Sergi Roberto, Rosell, Espinosa, Balliu dan Sergi Gomez.
Beberapa pemain yang masih dalam masa pemulihan seperti Pedro, Iniesta, Afellay dan David Villa tampak berlatih terpisah dan lebih banyak menghabiskan waktu di Gym. Hari Selasa ini sesi latihan dibagi menjadi 2 tahap, pagi dan sore hari. Latihan pada sore hari merupakan latihan akhir para pemain dan akan dilakukan tertutup.
Rombongan akan berangkat menuju Valencia pada hari Rabu pagi, laga melawan Valencia akan kick-off pada Rabu malam 1 Februari 2012 pukul 21.00 waktu setempat.

Hari ini akan menjadi hari spesial dalam El Clasico buat Xavi Hernandez, pemain bola kelahiran Terrassa, Barcelona 25 januari 1980. Hari ini ia genap berusia 32 tahun.
Siapa yang tidak kenal Xavier Hernandez i Creus atau yang lebih dikenal dengan nama pendek Xavi adalah pemain sepak bola yang berposisi sebagai playmaker telah lebih dari 70 kali memperkuat Spanyol, turut membawa Tim Matador menjuarai Piala Eropa 2008, dan dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Eropa 2008.
Xavi merupakan produk asli akademi sepak bola Barcelona dan telah bermain di Nou Camp sejak berusia 11 tahun. Debut Xavi di tim senior Barcelona adalah pada 18 Agustus 1998 pada pertandingan final Piala Super Spanyol dan langsung mencetak gol ke gawang Mallorca.
Pada musim berikutnya, Xavi menjadi salah satu pemain kunci pada tim asuhan Louis Van Gaal. Meski kerap bermain di sektor gelandang tengah dan playmaker, Xavi juga piawai bermain di sektor gelandang bertahan dan disebut-sebut sebagai pemain dengan tipikal seperti Josep “Pep” Guardiola, mantan gelandang Barcelona yang kini menjadi pelatih.
Pada 11 Januari 2009, Xavi mencetak gol dalam penampilannya yang ke 300 di La Liga saat Barcelona menghadapi Osasuna. Di tim nasional Spanyol, Xavi melakukan debutnya pada 15 November 2000 saat Tim Matador bertanding menghadapi Belanda. Puncak penampilan Xavi bersama Spanyol adalah saat menjuarai Piala Eropa 2008. Xavi juga terpilih sebagai pemain terbaik pada turnamen tersebut. Pada periode 2010-2011 Xavi bersama FC Barcelona meraih kemenangan dalam Piala UCL.
Happy Birthday Xavi semoga dalam laga Hari ini dapat kado terindah dengan kemenangan melawan Madrid.
Prestasi Xavi hingga saat ini:
Barcelona
Spanish League (6): 1998–99, 2004–05, 2005–06, 2008–09, 2009–10, 2010–11
Spanish Cup (1): 2008–09; Runner-up 2010–11
Spanish Supercup (5): 2005, 2006, 2009, 2010, 2011
UEFA Champions League (3): 2005–06, 2008–09, 2010–11
UEFA Super Cup (2): 2009, 2011; Runner-up 2006
FIFA Club World Cup (2): 2009, 2011; Runner-up 2006
Timnas Spanyol
FIFA World Cup: 2010
UEFA European Football Championship: 2008
FIFA World Youth Championship: 1999
Summer Olympics: Silver medal 2000
FIFA Confederations Cup: Third-place 2009
Individual
FIFA Ballon d’Or Third place: 2010, 2011
Ballon d’Or Third place: 2009
FIFA World Player of the Year Third place: 2009
UEFA Best Player in Europe Award Second place: 2011
World Soccer Player of the Year: 2010
UEFA Champions League Midfielder of the Year: 2008–09
IFFHS World’s Best Playmaker: 2008, 2009, 2010, 2011
La Liga Breakthrough Player of the Year: 1999
La Liga Spanish Player of the Year: 2005
La Liga Midfielder of the Year: 2009, 2011
Trofeo Alfredo Di Stéfano Second place: 2010
UEFA Euro Player of the Tournament: 2008
UEFA Euro Team of the Tournament: 2008
FIFA World Cup All-Star Team: 2010
FIFA/FIFPro World XI: 2008, 2009, 2010, 2011
UEFA Team of the Year: 2008, 2009, 2010
ESM Team of the Year: 2008–09, 2010–11
UEFA Champions League Final Man of the Match: 2009
FIFA Club World Cup Bronze Ball: 2009
FIFA Club World Cup Silver Ball: 2011
Gold Medal of the Royal Order of Sporting Merit: 2010
Prince of Asturias Awards: 2010

Orang-orang dibalik kedua foto ini sama, yaitu: Carles Puyol, Xavi Hernandez, dan fotografer Miguel Ruiz. Si pencetak gol, pengeksekusi tendangan, dan yang mengabadikan momen-momen itu. Kedua foto diatas menjadi saksi grafis atas kesuksesan Pep Guardiola dan timnya di Santiago Bernabeu.
Sejarang berulang. Pendukung Barca menyaksikannya sekali lagi Kamis dini hari kemarin. Seperti yang terjadi di beberapa minggu lagu di La Liga saat Barca menag 1-3 atas Real Madrid, tim Guardiola terlebih dahulu tertinggal satu gol. Gol Cristiano Ronaldo tersebut mungkin sempat memberi harapan di hati para madridista, tetapi pada akhirnya pertandingan itu menjadi pertandingan ketujuh berturut-turut dimana Barcelona tidak pernah terkalahkan di Bernabeu.
Tiga tahun tak terkalahkan, dengan 18 gol dan hanya 7 kali kebobolan.
Kembali ke masa El Clasico Mei 2009, dimana untuk pertama kalinya Pep Guardiola bertandang sebagai entrenador Barcelona. Kala itu Barca berhasil membungkam Madrid dengan skor telak 6-2. Dan setelah masa itu, Barca sudah kembali sebanyak enam kali, dan tidak pernah kalah, dengan 5 kemenangan dan 2 kali seri. Ini merupakan kesuksesan yang tidak pernah diraih tim mana pun. Dengan total 18 gol ke gawang Madrid di Bernabeu, semua orang tahu jelas tim mana yang lebih unggul.
Hal menarik lainnya, ada deja vu dalam line up tim. Saat Barca menang 6-2 atas Madrid 2009 lalu, hanya ada 4 nama yang berubah dari line up kemarin malam. Mereka adalah Sergio Busquets yang menempati posisi Yaya Toure kala itu, Cesc Fabregas yang mencerminkan Thierry Henry, Alexis Sanchez di tempat dimana dahulu Samuel Eto’o biasa mengisi dan Pinto yang selalu menggantikan peran Valdes di bawah mistar untuk ajang ini. Pemain dengan posisi yang sama dan gaya yang sama. Itulah yang mengingatkan kita bahwa gol pertama kemarin malam merupakan cerminan dari pertandingan yang terdahulu, dengan Xavi mengeksekusi bola mati dan Puyol menanduknya hingga masuk dengan sempurna ke gawang Casillas. Sejarang berulang…