Barcelona meraih hasil maksimal di jornada ke-24 La Liga, dini hari tadi dengan mengalahkan Athletic Bilbao di Camp Nou dengan skor 2-1. Gol kemenangan diciptakan oleh David Villa di menit ke-4 dan Messi di menit ke-78. Sementara gol balasan dari Bilbao dicetak oleh Iraola melalui titik penalti.
Bermain melawan salah satu tim tangguh La Liga, Barca harus kembali tak diperkuat sang kapten Carles Puyol yang masih dibelit cedera. Posisinya dalam starting line-up digantikan oleh Sergio Busquets mendampingi Gerard Pique. Sementara peran Busquets sebagai gelandang bertahan dipercayakan kepada Javier Mascherano. Barca juga harus kehilangan Victor Valdes yang mengalami cedera lutu ketika latihan dan harus absen sekitar enam pekan. Tugas Valdes kini beralih kepada Jose Pinto.
Pertandingan berlangsung alot. Belum lama pertandingan dimulai, penonton bersorak ketika David Villa mencetak gol di menit ke-4 memanfaatkan umpan tarik dari Dani Alves. Sebuah catatan tersendiri untuk Villa, karena ini adalah golnya yang kesebelas ke gawang Bilbao sepanjang karirnya.
Skor 1-0 ini membuat pertandingan panas secara cepat. Sampai pertanding babak pertama berakhir, tiga kartu kuning dikeluarkan wasit Rafael Dominguez untuk kedua tim. Meskipun duel berlangsung imbang, namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua dimulai, giliran Bilbao membuat skor. Sergio yang didapuk menjadi bek tengah melakukan pelanggaran terhadap Llorente. Iraiola yang mengkesekusi tendangan, berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Namun di menit ke 78, Messi menunjukkan skill-nya sebagai pemain terbaik dunia dengan mengonversi umpan Dani Alves ke sudut sempit gawang kiper Bilbao. Ini adalah gol ke-25 Messi musim ini. Catatan yang cukup spesial karena bertepatan dengan penampilannya ke 250 bersama Blaugrana. 2-1 untuk Barcelona.
Sampai peluit panjang ditiup wasit, skor tak berubah. Tiga poin ada di tangan Barcelona, membuat jarak dengan posisi kedua klasemen tetap lima poin.

Ini adalah saat penentuan bagi Barca. Dengam menyisakan 4 pertandingan berat berturut-turut, maka partai melawan Bilbao di kandang ini dalah kuncinya. Jika gagal, bisa jadi semuanya luluh lantah sebelum terjadi. Bilbao memang bukan lawan mudah untuk Barca. 2 pertandingan terakhir hanya mampu bermain imbang, bahkan di Camp Nou, hasil 0-0 adalah kemampuan terbaik Barca. Hampir semua pemain inti turun disana karena menjelang libur akhir tahun kemaren.
Dengan menantinya Mallorca dan Valencia di partai away berikutnya berturut-turut dan masih harus lepas dari beban Arsenal di UCL setelahnya, maka pertandingan ini adalah kunci bagi Barca. Kebangkitan harus dimulai dari Camp Nou.
Lelahnya pemain jadi faktor krusial, 2 minggu dengan jadwal penuh pasti berpengaruh ke pemain-pemain utama. Apalagi dengan semakin padatnya jadwal di depan, maka ramuan rotasilah yang harus diterapkan dengan cerdik oleh Pep. Tekanan di tiap pertandingan sudah mulai besar, fokus di setiap saat dan memberi motivasi pada diri pemain sangat dibutuhkan saat ini. Atau semua akan selesai disini.
Dan semua itu bukan hal yang mudah, Bilbao jelas bukan lawan mudah untuk Barca. Mereka sangat berbahaya, serangan balik, pertahanan, dan kekompakan tim sudah teruji dengan baik. Llorente tidak butuh banyak peluang untuk berhasil membobol gawang lawan, Javi Martinez sangat berbahaya untuk membangun serangan balik mereka.
Mari bangkit dari luka ini. Waspada dan fokus Barca.
VISCA BARCA!!!

Laju anak-anak asuh Pep Guardiola akhirnya tertahan oleh Sporting Gijon, setelah laga yang digelar pada Sabtu malam waktu setempat berakhir dengan skor imbang 1-1.
Hal ini mengakhiri rekor 16 kali kemenangan beruntun yang berhasil dilakukan Barca sebagai rekor baru di liga Spanyol. Guardiola pada laga di Molinon tersebut tidak menyertakan Sergi Busquet, Abidal dan Pedro pada starting line-up, sedangkan Puyol masih menjalani pemulihan cedera.
Gijon yang bertekad mengalahkan Barca diluar dugaan mampu melakukan tekanan sejak awal pada lini pertahanan Barca dan sebisa mungkin menutup pergerakan para pemain depan Barca bila menerima serangan. Hal tersebut memberikan dampak positif di saat Barca belum mampu menampilkan permainan yang padu, David Moral berhasil menggetarkan gawang Valdes melalui serangan balik cepat, 1-0 Gijon memimpin sampai babak pertama usai.
Di babak kedua Barca tetap mengalami kesulitan, Gijon yang telah unggul sebuah gol mampu terus menutup pertahanannya dan sesekali melakukan serangan balasan. Lionel Messi akhirnya menjadi pembuka peluang, setelah berhasil melewati hadangan beberapa pemain Gijon, Messi dengan akurat memberikan bola pada David Villa yang dengan akurasi tinggi berhasil melakukan bola lob melewati kiper Gijon Ivan Pichu, Barca akhirnya menyamakan kedudukan 1-1 di menit 80′.
Barca kemudian dapat menekan pertahanan Gijon, seluruh pemain lawan dipaksa untuk bertahan tetapi tidak ada penambahan gol bagi Barca, kiper Gijon Pichu juga menjadi pahlawan bagi timnya setlah melakukan total lima penyelamatan bagi gawangnya. Gol Villa ke mantan klubnya di masa junior menyelamatkan Barca dari kekalahan.
Fokus berikutnya adalah melawan Arsenal di babak 16 besar liga Champion, latihan langsung dilaksanakan sebelum berangkat ke London pada hari Selasa.

Setelah melakukan laga persahabatan di tim nasional negara masing-masing kini para pemain telah kembali berkumpul dan berlatih bersama sejak hari Kamis kemarin.
Sejak ditinggal para pemain Guardiola dan staf kepelatihan hanya melakukan latihan dengan beberapa pemain dari tim Barca Atletic beserta anggota tim reguler yang masih cedera Puyol dan Jeffren. Di awal latihan kemarin Guardiola diberikan selamat oleh seluruh pemain berkaitan dengan perpanjangan kontraknya bersama Barca hingga 2012, Pep dipastikan melakukan tanda tangan secara resmi pada 22 Februari 2011 mendatang.
Para pemain kini memfokuskan latihan untuk menghadapi laga tandang melawan Sporting Gijon dalam lanjutan liga Spanyol di el Molinon, Gijon.

Barca akhirnya mampu menaklukkan lawan berat dari ibukota Atletico Madrid, setelah tim tamu tersebut menerima hatrik bintang Barcelona Lionel Messi.
Pertandingan berjalan ketat meskipun Barca mampu mengendalikan permainan dan membendung serangan balik yang diterapkan Atletico. Dua gol Messi diciptakan pada babak pertama setelah melalui permainan satu dua dengan umpan-umpan pendek yang menjadi ciri khas Barca, Messi membobol gawang Atletico yang dijaga kiper muda David de Gea dimenit 17′ dan 29′, babak pertama Barca unggul 2 gol.
Messi kemudian melengkapi dua gol awalnya menjadi hatrik dimenit 79′ setelah menerima umpan David Villa, meskipun harus berduel memperebutkan bola di depan gawang Atletico dengan seorang pemain Atleti. Dengan hasil ini Barca berhasil menorehkan rekor baru di Primera Liga dengan 16 kemenangan beruntun dan mengalahkan rekor yang pernah diukir Alfredo di Stefano bersama el Real di tahun 1960.
Hal ini terasa istimewa bagi Messi karena dia dalam 2 tahun terakhir juga menerima Trofeo Di Stefano yang diadakan sejak tahun 2007-2008, Messi meraih penghargaan tersebut berturut-turut 2008-2009 dan 2009-2010 sebagai pemain terbaik liga Spanyol.