
Barcelona memulai kompetisi Primera liga Spanyol 2011-2012 dengan hasil positif atas tamunya Villarreal di Camp Nou Selasa dinihari tadi.
Turun dengan diliputi rasa khawatir karena banyaknya pemain belakang yang cedera dan hanya menyisakan Eric Abidal sebagai pemain belakang reguler di tim utama Guardiola dengan berani menyiasatinya dengan merubah pola baku Barca yang selama ini 4-3-3 menjadi 3-4-3. Pertandingan berlangsung cukup sengit sejak menit-menit awal tetapi dengan strategi Guardiola untuk memegang kendali permainan di lapangan tengah dengan memainkan Thiago, Cesc, Iniesta, Alexis Sanchez, Pedro, Messi secara bersamaan terbukti mampu meredam perlawanan Villarreal.
Pesta Gol dimulai saat laga memasuki menit 25′, Thiago Alcantara berhasil menjebol gawang Diego Lopez meskipun terkepung 4 pemain Villarreal yang berusaha menghentikannya. Gol kedua lahir di penghujung babak pertama, umpan terobosan Messi pada Fabregas juga tidak di sia-siakan Cesc, setelah berhasil mengecoh Diego Lopez Cesc membuat Barca unggul 2-0.
Gol ketiga tercipta pada awal babak kedua, Alexis Sanchez yang mendapatkan bola di sisi kiri pertahanan Villarreal dengan baik mengeksekusi bola ke gawang Villarreal tanpa mampu digagalkan Lopez, gol ini merupakan gol perdana Alexis Sanchez untuk Barcelona.
Unggul 3 gol membuat Villarreal semakin tidak mampu mengembangkan permainan terbaiknya, Lionel Messi kemudian memborong dua gol bagi Barca di menit 52′ dan 75′ dan menggenapkan keunggulan Barca atas Villarreal lima gol tanpa balas, Manita Golazo kembali tersaji di Camp Nou.

Barcelona akhirnya sukses meraih gelar juara Piala Super Eropa 2011 setelah dalam pertandingan hari Sabtu dinihari tadi menang atas FC.Porto peraih gelar juara liga Eropa 2010-2011 dengan skor meyakinkan 2-0.
Laga yang berlangsung cukup ketat sejak awal menyajikan pertarungan menarik antara kedua tim. Porto dengan berani melakukan laga terbuka dan berusaha membuat para pemain Barcelona agar tidak dapat mengembangkan permainan terbaiknya.
Beberapa peluang di dapat Porto dan membahayakan gawang Victor Valdes, namun tidak menemui sasarannya. Barca baru berhasil unggul di menit 39′ setelah Rolando melakukan blunder fatal, bola sodoran darinya justru diterima Lionel Messi yang sedang berdiri bebas sendirian di wilayah pertahanan Porto, Messi akhirnya mampu mengecoh penjaga gawang FC.Porto Helton untuk membawa Barca unggul 1-0 sebelum jeda.
Di babak kedua pertandingan berlangsung tetap seperti babak pertama, tetapi perlahan Barca akhirnya berhasil mendominasi laga. beberapa kali peluang Barca tetap tidak berhasil menambah gol, demikian halnya dengan Porto sendiri.
Petaka muncul bagi Porto setelah Rolando mendapatkan kartu merah dari wasit setelah mengganjal keras Messi. Barca semakin dominan, Cesc Fabregas yang masuk menggantikan Pedro berhasil menjebol gawang Helton, setelah umpan matang dari Messi berhasil dimaksimalkan menjadi gol, Barca unggul 2 gol di menit 80′. Skor bertahan hingga usai, Barca berhak atas gelar juara Super Eropa 2011.

Lionel Messi akhirnya meraih penghargaan sebagai pemain terbaik Eropa 2010-2011, pengumuman dan penyerahan penghargaan tersebut dilakukan sesaat setelah pembagian grup liga Champion musim 2011-2012 usai dilaksanakan.
Presiden UEFA, Platini menyerahkan penghargaan tersebut kepada Messi dimana kandidat 3 besar lainnya juga berada diatas panggung. 3 Besar untuk edisi tahun ini adalah Lionel Messi, Xavi Hernandez dan Cristiano Ronaldo, dari 53 jurnalis yang memberikan hak suaranya Messi unggul jauh dengan 38 suara, Xavi menempati urutan kedua dengan 11 vote dan Ronaldo hanya dipilih oleh 3 jurnalis.
Messi seperti biasa dalam sambutannya tidak pernah lupa mendedikasikan penghargaan tersebut bagi rekan-rekan se-tim nya, juga terima kasih secara khusus diberikan Messi kepada para jurnalis yang telah memilihnya.
Dalam pembagian grup liga Champion 2011-2012 Barca berada di grup H, yang terdiri dari AC.Milan, BATE Borisov dan klub Rumania Viktoria Plzen.

Kembali FC Barcelona secara dramatis memenangkan trofi Supercopa dengan skor tipis 3-2 menundukkan Real Madrid di Nou Camp, Kamis 18 Agustus 2011. Bertindak sebagai tuan rumah Barcelona seakan menemukan kembali bentuk permainan mereka. Permainan tiki-taka yang menjadi ciri khas Barca perlahan mulai terlihat.
Pada menit ke-14 lewat umpan cerdik Lionel Messi kepada Andres Iniesta yang lolos dari jebakan offside berhasil menjebol gawang Casillas. Madrid memilih untuk tidak panik dan terus menekan pertahanan Barca walau tertinggal satu Gol. Usaha tersebut berhasil karrena kesalahan Pique yang terlalu lama menahan bola memberikan Madrid peluang sepak pojok Ozil yg dimanfaatkan oleh Benzema untuk mengirimkan bola kepada Cristiano Ronaldo yang berada di depan Valdes. Tanpa kesulitan bintang asal Portugal ini membawa timnya menyamakan skor di menit ke-20
Pada menit ke 43 Barca kembali memimpin berkat gol yang di cetak MESSI yang bermain satu-dua dengan Pique dan berhasil melewati Casillas.
Awal babak kedua diwarnai dengan perselisihan yang melibatkan Marcelo dan Messi. Kaki Marcelo terlihat sengaja menendang Messi yang berada di sebelahnya ketika pemain Brasil tersebut melompat menyundul bola. Kedua kubu bersitegang memaksa wasit mengeluarkan 3 kartu kuning, 2 diantaranya untuk pemain Madrid.
Dan Permainanpun semakin memanas, pada menit ke 81 Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Karim Benzema Sepak pojok Kaka menimbulkan kemelut di depan gawang Valdes yang kemudian dimanfaatkan Benzema untuk mencetak gol dari jarak dekat.
Namun pada menit ke 87 Fans Barcelona mendadak bergemuruh ketika Lionel Messi kembali membawa timnya unggul. Skema permainan cantik Barcelona berhasil menempatkan Adriano di sisi kanan untuk kemudian mengirim bola yang diselesaikan dengan tendangan voli Messi menembus jala Casilas.
Pada perpanjangan waktu babak kedua kembali terjadi insiden. Marcelo melakukan tackling keras ke pada Cesc Fabregas yang masuk pada menit 80, sehingga wasit memberikan kartu merah langsung, sehingga menyebabkan kedua kubu bersitegang dan pertandingan terhenti sementara.
Setaelah sempat terhenti wasit melanjutkan pertandingan namun tidak merubah jumlah gol. Barcelona meraih Trofi Supercopa ke tiga kalinya di bawah komando Pep Guardiola, mengalahkan Madrid dengan skor 3-2.
Susunan Pemain
Barcelona: Valdés; Alves, Piqué, Mascherano, Abidal; Busquets (Keita ’85), Xavi, Iniesta; Pedro (Fabregas ’82), Villa (Adriano ’73), Messi
Real Madrid: Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Coentrao; Di María (Higuain ’64), Alonso, Khedira (Marcelo ’46); Benzema, Oezil (Kaka ’78), Ronaldo

Seluruh pemain Barcelona kini bersiap untuk menantikan laga leg kedua melawan el Real yang akan dilangsungkan pada Kamis dinihari 18 Agustus 2011 di Camp Nou.
Laga pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu skor akhir berkesudahan imbang 2-2, gol bagi Barca dicetak oleh David Villa dan Lionel Messi. Sejak kepulangan rombongan dari Madrid latihan berlangsung intensif sejak hari Senin lalu, Cesc Fabregas yang telah resmi kembali ke Barcelona juga langsung bergabung berlatih dengan seluruh anggota tim, Senin sore setelah mendapatkan sambutan dari ribuan pendukung Barcelona di stadion Camp Nou, Cesc terlihat tiba bersama Carles Puyol dan langsung menuju ruang ganti di New La Masia untuk bertemu dengan seluruh pemain yang telah menantinya disana kemudian langsung menuju lapangan untuk berlatih.
Kesuksesan Barcelona menahan imbang Madrid dengan 2 gol away akan menjadikan keuntungan tersendiri bagi Barcelona yang kali ini menjadi tuan rumah, siapa yang akan meraih piala Super Spanyol 2011 ? Barcelona tentu tidak ingin melihat rival abadinya berpesta di Camp Nou.