MEMBERSHIP Pendaftaran membership FC Barcelona Indonesia secara online, disini. Tanya-tanya bisa langsung melalui forum di sini.        Barcelona dan Hleb sepakat untuk mengakhiri kontrak yang seharusnya berakhir 30 Juni 2012.        Sampai pekan ke-21, Barcelona tertinggal 7 poin dari Real Madrid.        Next Match - Liga: Osasuna vs FC Barcelona, Minggu-12 Februari 2012, pukul 02.00 WIB        Last Match - CDR: FC Barcelona 2-0 Valencia. Gol oleh Fabregas 16' dan Xavi 81'.        Barca akan bertemu Athletic Bilbao di final CDR.        Isaac Cuenca resmi menandatangani kontrak baru bersama FC Barcelona, dan menjadi bagian dari tim utama (tidak bisa kembali ke Barca B).        Gathering Nasional FC Barcelona Indonesia ke-2, akan dilaksanakan pada bulan juni 2012 di Surabaya. Untuk informasi lebih lengkap silahkan klik disini. Buruan, tempat terbatas.        Kritik, saran, dan keluhan dapat disalurkan melalui forum disini.

Kategori Pemain :

Xavi dan Puyol masuk nominasi Golden Foot
Andy - Kamis, 9 Juni 2011 - 14:16

Dua pemain Barcelona yaitu Xavi Hernandez dan Carles Puyol masuk dalam nominasi sebagai calon peraih penghargaan Golden Foot Award 2011. Penghargaan ini diberikan kepada pemain yang telah berusia 29 tahun keatas berkat prestasi mereka dalam berkarir sebagai pemain. Cetakan kaki pemenang penghargaan ini akan dipajang pada ‘football walk of fame’ kota Monte Carlo, Monako.

Pemilihan nominasi dilakukan oleh 58 jurnalis yang mewakili cabang olah raga dari berbagai negara, sedangkan pemenang ditentukan oleh para penggemar sepakbola dari seluruh dunia. Nama-nama yang masuk nominasi pada tahun ini adalah Xavi, Puyol, Raul Gonzalez, Casillas, David Beckham, Eto’o, Gianluigi Buffon, Drogba, Ryan Giggs dan Javier Zanetti.

Pada tahun lalu penghargaan Golden Foot ini diraih oleh ikon AS.Roma, Francesco Totti.

Feliz Cumple, Mascherano!
ellazefa - Rabu, 8 Juni 2011 - 7:58

Javier Mascherano, bagi para penggemar Barcelona pasti sudah mengenai nama pemain yang satu ini. Javier Mascherano, adalah pemain yang baru didatangkan oleh pelatih Pep Guardiola dari Liverpool. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini, kerap dijadikan sebagai Bek Tengah menggantikan posisi Puyol. Rajin membantu serangan dan menjaga pertahanan adalah kelebihan dari Pemain asal Argentina ini. Ia di datangkan dari Liverpool pada tanggal 28 Agustus 2010, ia menyetujui persyaratan kontrak selama empat tahun dengan Barcelona seharga £ 22 juta. Pemain yang memiliki nama lengkap  Javier Alejandro Mascherano ini, lahir di San Lorenzo, Santa Fe, 8 Juni 1984. Sehingga tepat hari ini dia berusia 27 Tahun . * I Feliz cumpleanos! *

Javier Alejandro Mascherano adalah pemain tengah Argentina yang bertinggi badan 171 cm dan pernah bermain di West Ham United di Liga Utama Inggris, saat ini bermain bersama Liverpool. Pada awalnya dia bergabung bersama Liverpool hanya sebagai pemain pinjaman dari Media Sports Investments pada Januari 2007 dan setahun kemudian, tepatnya Februari 2008 dia dikontrak secara permanen. karena memiliki darah Itali, Mascherano juga memegang pasport Itali. Posisinya adalah gelandang bertahan. Ia sering dijuluki El jefe (“Ketua”) atau Jefecito. Hingga 30 Juni 2006, ia telah tampil sebanyak 20 kali bersama Argentina. Mascherano adalah pemegang dua medali emas sepak bola olimpiade, dia adalah pemain sepak bola laki-laki pertama yang memenangi dua gelar tersebut sejak 1928.

Pada September 2001, Mascherano menjadi bagian dari tim Argentina yang meraih posisi keempat pada kejuaraan dunia junior dibawah usia 17 tahun 2001. Karena permainannya yang menawan pada tim junior Argentina membuat dia dipanggil untuk bermain di tim senior sebelum memulai debutnya bersama River Plate. Itu terjadi saat Argentina berhadapan dengan Uruguay dalam sebuah pertandingan persahabatan pada 16 Juli 2003.

Di pertengahan Kejuaraan Apertura 2003 -2004, Mascherano kembali dipanggil untuk mengikuti Kejuaraan dunia junior tahun 2003. Tim Argentina U 20 kembali meraih posisi keempat. Saat itu Argentina bermain sangat menawan dengan Mascherano didalamnya. Namun Mascherano dilarang bermain pada perebutan posisi ketiga karena akumulasi kartu.

Januari 2004, Mascherano dipanggil untuk bergabung bersama tim Argentina U 23 dalam Turnamen Pra Olimpiade Amerika Selatan di Chili. Saat itu Argentina berhasil memenangkan turnamen.

Pada akhir musim 2003-2004 Mascherano termasuk dalam skuad tim Argentina untuk Copa América 2004. Argentina kalah dari Brasil pada babak final melalui adu penalti, namun penampilan impresif Mascherano membuat dia terpilih sebagai pemain terbaik Argentina dalam turnamen tersebut ats pilihan rekan setimnya.

Agustus 2004, Mascherano kembali menjadi bagian tim Argentina pada Olimpiade Athena 2004 dimana saat itu Argentina berhasil menjuarai cabang sepak bola dan meraih medali emas.

Juni 2005, Mascherano masuk dalam skuad Argentina untuk Piala Konfederasi 2005 di Jerman. Argentina kembali bertemu Brazil di final dan kalah 4-1.

Pada Piala Dunia 2006, Mascherano bermain secara penuh di semua pertandingan yang dilakoni Argentina. Dia menerima kartu merah saat Argentina bermain melawan Amerika Serikat dalam sebuah partai persahabatan di Giants Stadium karena pelanggarannya terhadap Freddy Adu pada menit ke 87.

Pada Juli 2007, Masche mencetak gol pertamanya bersama tim Argentina pada Copa América 2007 dan terpilih sebagai pemain terbaik Argentina dalam tim yang dipenuhi bintang tersebut.

Pada 2008 Mascherano terpilih untuk mewakili Argentina pada Olimpiade Beijing sebagai salah satu pemain dengan usia diatas 23 tahun bersama Juan Román Riquelme dan Nicolás Pareja. Mascherano sangat tersanjung dang berkata “Adalah sangat penting bagi setiap atlet untuk mempertahankan medali emas. Mungkin saya akan jadi satu-satunya orang Argentina yang pernah melakukan itu dan akan tercatat dalam sejarah.” Argentina berhasil mempertahankan medali emas dan membuat Mascherano menjadi olahragawan pertama Argentina yang meraih dua medali emas olimpiade.

Pada Piala Dunia 2010, Argentina dikapteni oleh Mascherano, sampai ke perempat final dimana mereka dikalahkan 4-0 oleh Jerman.

Kemudian di awal musim 2010-2011 ia memutuskan untuk hijrah ke La Liga, tepatnya bergabung ke raksasa Catalunya Barcelona.

Karier senior

Tahun                         Tim                              Tampil             (Gol)
2003–2005      River Plate                 46                    (0)
2005–2006      Corinthians                17                    (0)
2006–2007      West Ham United     5                      (0)
2007–2010      Liverpool                   94                    (3)
2010-               Barcelona                 21                    (0)

Tim nasional

2003–              Argentina                  66                    (2)

Messi raih Trofeo Alfredo Di Stefano 2011
Andy - Kamis, 2 Juni 2011 - 12:05

Pemain bintang Barcelona Lionel Messi hari Rabu malam kemarin dikabarkan akan meraih penghargaan Trofeo Alfredo di Stefano edisi musim 2010-2011.

Penghargaan yang menggunakan nama legenda el Real, Alfredo di Stefano ini baru diadakan sejak 4 tahun lalu dan di sponsori oleh media pro Madrid, Marca. Alfredo sendiri saat ini masih aktif mendampingi pemain baru yang dibeli oleh Real Madrid pada saat melakukan perkenalan dan jumpa pers perdana di Stadion Bernabeu.

Meskipun sudah uzur dan legenda paling di hormati oleh kubu Madrid, Stefano tidak segan berkomentar pedas terhadap klub nya sendiri, dia pernah berkata Messi adalah pemain terbaik dan dia tidak peduli bila Madridista tidak menyukai pendapatnya. Di musim ini bahkan lebih menyengat telinga, setelah Madrid dikalahkan 5-0 di el Clasico pertama di Camp Nou pada akhir wawancara dia berkomentar, Barcelona main seperti singa dan Madrid bagaikan tikus.

Raul Gonzales merupakan pemain pertama yang meraih penghargaan ini di tahun 2008, dan Messi meraih lagi di tahun ini sehingga Messi menciptakan hatrik, 2009, 2010, 2011. Trofeo ini merupakan penghargaan individu untuk pemain terbaik liga Spanyol di musim yang baru berlalu dan Stefano sendiri yang menyerahkan piala tersebut kepada pemenang.

Beberapa juri untuk penghargaan edisi tahun ini terdapat nama-nama Emilio Butragueno, Fernando Hierro, Fabio Capello. Koran Marca akan menjadikan hal ini menjadi berita utama pada edisi Kamis 2 Juni 2011.

Sejarah terulang di Wembley (Barca 3-1 M.U)
Andy - Senin, 30 Mei 2011 - 0:23

Barcelona akhirnya berhasil meraih piala Liga Champion 2010-2011 di Wembley setelah pada laga final mengalahkan Manchester United dengan skor meyakinkan 3-1.

Laga diawali dengan tekanan tinggi dari para pemain Manchester United pada pertahanan Barca, dengan mengandalkan permainan cepat dan langsung menusuk ke pertahanan Barca, United mampu mengendalikan permainan hingga sepuluh menit awal, Barca terlihat tertekan dan tidak dapat menampilkan permainan seperti biasa.

Perlahan namun pasti pemain-pemain Barca dapat kembali menyajikan karakter sesungguhnya, namun saling serang terus terjadi diantara kedua finalis. Barca akhirnya menembus kebuntuan di menit 27′ ketika umpan motor serangan Barca Xavi dapat diterima Pedro yang kemudian menggetarkan jala United yang dijaga kiper Edwin Van der Sar. Keunggulan Barca tidak berlangsung lama, lewat serangannya United pun membalas pada menit 33′ melalui Wayne Rooney yang memanfaatkan kelengahan pemain belakang Barca, kedudukan sama kuat 1-1 sampai babak pertama usai.

Di babak kedua Barca tidak memberikan kesempatan pada pemain Manchester United untuk mengendalikan permainan seperti diawal babak pertama, tekanan yang diberikan Barca semakin sering mengganggu pemain bertahan lawan, gol kedua Barca tercipta oleh Lionel Messi, Messi yang menggiring bola di pertahanan United secara tiba-tiba langsung menendang bola mengarah ke gawang Van der Sar, terlambat mengantisipasi kiper United ini dipaksa menerima gol kedua kalinya di menit 54′.

Barca semakin dominan, serangan United terlihat tidak setajam saat kedudukan masih imbang. Barca kemudian kembali mendapat gol melalui David Villa di menit 68′, tendangan melengkung ke sisi pojok atas gawang United tidak dapat diselamatkan Van der Sar. Barca unggul meyakinkan sampai pertandingan dinyatakan berakhir oleh wasit Viktor Kassai, Barca pulang ke Barcelona dengan gelar Champion-nya yang ke empat.

Abidal: Kini Hidup Saya Berubah
candra - Jum`at, 20 Mei 2011 - 11:33

Tulisan ini adalah intisari wawancara dengan Eric Abidal pada sesi latihan 18 Mei 2011.

Sekarang saya melihat kehidupan dalam cara yang berbeda. Banyak hal yang saya pikir berguna atau penting, sekarang mereka tidak. Oleh karena itu saya telah menjual semua mobil saya.

Bila Anda mengalami masalah seperti saya, mobil-mobil tidak ada gunanya. Itu sebabnya saya menjualnya dan uang itu saya gunakan untuk melawan penyakit dengan beberapa asosiasi yang telah saya hubungi. (baca: Abidal menjual mobilnya untuk menyumbang ke beberapa asosiasi yg bergerak di bidang penyembuhan penyakit)

Saya pikir saya tidak akan pernah bisa bermain lagi. Pikiran itu pasti langsung terlintas setelah mereka mendeteksi tumor saya, anda pasti berpikir kemungkinan yang terburuk dan hal pertama yang saya tanya dokter adalah “Apakah saya tidak akan bisa bermain lagi?”

Ada banyak orang yang berjuang melawan penyakitnya. Ketika kita pergi ke rumah sakit untuk mengunjungi anak-anak, pidato yang kita katakan adalah hal yang sama yang saya katakan untuk diriku sendiri: hal yang paling penting adalah keluarga dan kita harus berjuang sampai akhir.

Saya sedang berusaha untuk siap dimainkan. Saya tidak tahu apakah saya siap untuk bermain 90 menit atau kurang. Saya tahu bahwa sangat sulit untuk kembali ke penampilan saya sebelum sakit, tetapi dengan keinginan yang saya miliki dan bantuan fisioterapi dan pelatih, saya akan mencoba untuk melakukan yang terbaik.

Wembley adalah stadion yang sangat besar dan mengesankan. Stadion itu tercatat dalam sejarah Barcelona dan saya berharap bahwa kita akan menulis baris lain dalam buku-buku sejarah Barcelona. Di sana saya telah menulis catatan yang mengatakan bahwa klub akan bermain di final. Saya berharap bahwa catatan masih ada. (Abidal pernah meninggalkan catatan bahwa Barca akan bermain di stadion Wembley saat final UCL musim ini saat Abi membela Perancis di stadion Wembley.

Setelah gantung sepatu, saya akan tinggal di sini, sebab saya suka tinggal di Barca. Saya selalu ingin bermain untuk Barca meskipun telah hidup bertahun-tahun di Perancis, terutama di Lyon. Hidup di sini sangat spektakuler. Kami memiliki itu semua, penduduk yang sangat baik. Ada matahari, pantai, resor ski yang sangat dekat untuk anak-anak. Saya pikir ini kehidupan yang saya inginkan untuk keluarga saya dan saya sendiri.

#