
Pemerintah kota Barcelona memberikan penghargaan individu kepada pemain Barcelona, Xavi Hernandez.
Penghargaan Premio sport cultura de Barcelona tahun ini adalah edisi ke enam sejak diadakan oleh otoritas pemerintahan di kota Barcelona. Penghargaan Premio sport cultura de Barcelona ini diberikan pada organisasi ataupun individu yang telah mempromosikan olahraga dan budaya secara luar biasa dalam perjalanan karir penerimanya.
Penghargaan ini telah diberikan pada hari Senin kemarin tetapi karena Xavi tidak dapat menerimanya secara pribadi karena mempersiapkan diri bersama tim untuk berangkat menuju kota Borisov dalam laga lanjutan liga Champion, penghargaan ini diterima langsung oleh ayahnya Xavi, Joaquim Hernandez yang di dampingi oleh presiden Barcelona Sandro Rosell dan direktur olah raga Barca Zubizarreta.

Barcelona kembali berpesta gol di Camp Nou dinihari tadi setelah menang telak 5-0 (3-0) atas tim tamu Atletico Madrid.
Menghadapi tim tangguh yang datang dengan kepercayaan diri tinggi ke Camp Nou tidak membuat Barcelona terbebani, target meraih poin penuh karena bermain di kandang sendiri Barcelona mampu dengan baik meredam upaya para pemain Atleti untuk menyulitkan pertahanan Barca.
Sejak pertandingan dimulai Barca langsung menguasai permainan, namun sebuah peluang berbahaya dari Atleti pada menit 5′ melalui Tiago hanya menerpa mistar atas Victor Valdes. Barca dominan menguasai laga, serangan dengan gencar dilakukan ke pertahanan Atletico. Gol akhirnya tercipta pada menit 9′, David Villa berhasil merobek gawang Thibaut Courtois. Pada menit 15′ Barca kemudian mampu memperbesar keunggulan, serbuan Pedro dan Messi di dalam kotak pertahanan Atletico memaksa pemain bertahan Joao Miranda melakukan bunuh diri, ketika bola rebound Messi justru membentur kaki Miranda dan menyebabkan bola masuk ke gawangnya sendiri. Unggul dua gol membuat anak-anak asuh Guardiola semakin dapat mengembangkan permainannya, Atletico dipaksa bertahan dan kesulitan untuk bermain menyerang, pada menit 26′ Messi akhirnya membuat gol ketiga bagi Barca, aksi individu dari sayap kanan dan setelah berhasil melewati hadangan pemain lawan Messi dengan baik mampu menaklukkan Courtois. Barca unggul 3 gol di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Barca sedikit menurunkan tempo permainan tetapi para pemain Atletico tetap tidak dapat menampilkan performa terbaiknya, Barca semakin mudah mengontrol jalannya laga dan para pemain bertahan juga mampu mempersulit serangan yang dimotori oleh Diego Ribas dan Falcao. Aksi individu Messi pada menit 78′ kembali menjebol gawang Atletico, 4-0.
Tertinggal empat buah gol membuat Atletico berkonsentrasi pada pertahanannya untuk mencegah gol lebih banyak lagi, saat pertandingan memasuki menit-menit akhir upaya anak-anak asuh Gregorio Manzano untuk lebih bertahan terlihat akan berhasil, tetapi Barca yang terus menekan pertahanan lawan akhirnya kembali menambah jumlah gol, permainan satu dua Villa dan Messi diselesaikan Messi dengan kaki kirinya, Messi mencetak hatrik pada menit 91′, Barca unggul telak atas tamunya lima gol tanpa balas.

Setelah memperoleh hasil seri di laga tengah minggu melawan Valencia, Barcelona kini menghadapi tantangan lain di kandang sendiri. Pagi hari nanti klub tangguh Atletico Madrid akan menjadi lawan Barcelona di Camp Nou.
Atleti yang telah ditinggalkan 2 pemain kuncinya yaitu Diego Forlan dan Sergio Aguerro kini juga telah mendapatkan pengganti yang sepadan yaitu Diego Ribas dan Radamel Falcao. Meskipun diperkirakan akan mendapatkan perlawanan sengit dari Atletico, Guardiola tentu berupaya Barca tidak kehilangan poin di pertandingan dinihari nanti, mengingat pada laga away yang telah dijalankan Barca sejak awal musim, Barca hanya mendulang 2 angka.
Selain berita cederanya Ibrahim Afellay pada tengah minggu lalu Barca juga mendapat kabar baik dengan pulihnya pemain bertahan Gerard Pique. Pique kemungkinan belum menjadi starting line-up pada laga nanti tetapi diperkirakan Guardiola akan memberikannya kesempatan tampil pada babak kedua. Kabar terakhir yang juga beredar Cesc Fabregas akan di istirahatkan oleh Guardiola namun apakah dia tetap dimasukkan ke dalam daftar pemain cadangan atau tidak hal tersebut belum diketahui.

Kabar buruk diterima dari pusat latihan Barcelona di Ciutat Esportiva Joan Despi, Ibrahim Afellay mengalami cedera lutut ketika berlatih bersama rekan-rekannya pada hari Kamis kemarin.
Ibi yang merupakan panggilan akrab Afellay harus kembali masuk ruang perawatan untuk menjalani penyembuhan. Cedera yang di derita Afellay kali ini lebih buruk dari cedera hamstring yang dialaminya pada pramusim kemarin, Afellay menderita Anterior Cruciate Ligament pada lutut kirinya dan hari Jumat operasi akan dilakukan namun dipastikan Ibi akan absen minimal 6 bulan ke depan.

Barcelona gagal membawa poin penuh dari stadion Mestalla kandang Valencia setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 (2-1) kemarin. Turun dengan formasi mengejutkan dengan kembali mengandalkan tiga pemain belakang dengan pola 3-4-3 Barcelona dipaksa bekerja keras sejak menit awal pertandingan di mulai.
Valencia yang memimpin klasemen menunjukkan bahwa mereka di musim ini juga merupakan pesaing tangguh dalam kancah Primera Liga. Gawang Barca sudah harus bergetar di menit 11′ setelah tendangan Jeremy Mathieu yang diantisipasi oleh Valdes justru berbelok arah karena upaya Erik Abidal menghalau bola mengubah arah bola ke gawang Barcelona. Barca bereaksi setelah tertinggal, selang dua menit Pedro yang menerima bola dari Lionel Messi sukses menaklukkan Guaita, pertandingan di 15 menit pertama laga sudah menghasilkan 2 buah gol.
Setelah menyamakan kedudukan pertandingan berlangsung semakin seru tetapi Valencia terlihat bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan membuat Barcelona kesulitan mengembangkan pola terbaiknya. Gawang Valdes akhirnya kembali bobol pada menit 23′ antisipasi serangan Valencia tidak dapat dihadang para pemain belakang Barca yang terlambat menutup pertahanan, Pablo berhasil membuat Valencia unggul 2-1 sampai babak pertama usai.
Di babak kedua Guardiola mengubah kembali pola permainan menjadi 4-3-3, hasilnya meskipun perlawanan tim tuan rumah tetap sengit namun perlahan Barca mulai kembali menemukan permainan ‘rutinnya’, beberapa kali peluang gol diperoleh oleh para pemain Barcelona, baru pada menit 77′ Barcelona berhasil menyamakan kedudukan. Umpan Lionel Messi kepada Cesc Fabregas mampu diselesaikan dengan baik oleh Cesc.
Barca sebenarnya mampu berbalik unggul ketika David Villa sudah berhadapan langsung dengan Guaita dua menit sebelum laga usai, tetapi Guaita yang tampil cemerlang malam itu berhasil menggagalkan tendangan Villa. Laga derbi Katalan di Mestalla berakhir dengan skor sama kuat 2-2.