
Barcelona gagal membawa poin penuh dari stadion Mestalla kandang Valencia setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 (2-1) kemarin. Turun dengan formasi mengejutkan dengan kembali mengandalkan tiga pemain belakang dengan pola 3-4-3 Barcelona dipaksa bekerja keras sejak menit awal pertandingan di mulai.
Valencia yang memimpin klasemen menunjukkan bahwa mereka di musim ini juga merupakan pesaing tangguh dalam kancah Primera Liga. Gawang Barca sudah harus bergetar di menit 11′ setelah tendangan Jeremy Mathieu yang diantisipasi oleh Valdes justru berbelok arah karena upaya Erik Abidal menghalau bola mengubah arah bola ke gawang Barcelona. Barca bereaksi setelah tertinggal, selang dua menit Pedro yang menerima bola dari Lionel Messi sukses menaklukkan Guaita, pertandingan di 15 menit pertama laga sudah menghasilkan 2 buah gol.
Setelah menyamakan kedudukan pertandingan berlangsung semakin seru tetapi Valencia terlihat bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan membuat Barcelona kesulitan mengembangkan pola terbaiknya. Gawang Valdes akhirnya kembali bobol pada menit 23′ antisipasi serangan Valencia tidak dapat dihadang para pemain belakang Barca yang terlambat menutup pertahanan, Pablo berhasil membuat Valencia unggul 2-1 sampai babak pertama usai.
Di babak kedua Guardiola mengubah kembali pola permainan menjadi 4-3-3, hasilnya meskipun perlawanan tim tuan rumah tetap sengit namun perlahan Barca mulai kembali menemukan permainan ‘rutinnya’, beberapa kali peluang gol diperoleh oleh para pemain Barcelona, baru pada menit 77′ Barcelona berhasil menyamakan kedudukan. Umpan Lionel Messi kepada Cesc Fabregas mampu diselesaikan dengan baik oleh Cesc.
Barca sebenarnya mampu berbalik unggul ketika David Villa sudah berhadapan langsung dengan Guaita dua menit sebelum laga usai, tetapi Guaita yang tampil cemerlang malam itu berhasil menggagalkan tendangan Villa. Laga derbi Katalan di Mestalla berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Kabar baik diterima dari pusat latihan Barcelona di Joan Despi, pemain bertahan Gerard Pique yang beberapa minggu menderita cedera dan menjalani terapi penyembuhan kini telah kembali pulih. Pique juga sudah menjalani latihan secara normal dengan rekan-rekannya di tim reguler sejak dua hari yang lalu.
Absennya Pique dan Puyol selama ini cukup mengkhawatirkan skema lini pertahanan Barca yang mengikuti jalannya musim kompetisi 2011-2012. Guardiola bahkan sempat mengubah pola permainan dari 4-3-3 menjadi 3-4-3 ketika Barcelona berhadapan dengan Villarreal di Jornada pertama. Dengan bergabungnya Pique kembali bersama para pemain lainnya kini hanya terdapat dua pemain Barca yang sedang menjalani perawatan yaitu Alexis Sanchez dan Iniesta.
Barcelona akan melakukan laga tandang pada tengah minggu ini melawan Valencia di Mestalla Rabu 21 September 2011 atau Kamis dinihari waktu Indonesia, laga ini diperkirakan akan berjalan ketat, mengingat Valencia kini merupakan pimpinan klasemen sementara Primera Liga setelah mampu meraih tiga kemenangan sejak bergulirnya kompetisi musim 2011-2012.

Barcelona sukses mengalahkan tamunya Osasuna Minggu dinihari tadi dengan delapan gol tanpa balas. Hal ini juga menjawab keraguan yang timbul dikarenakan hasil seri berturut-turut yang dialami anak-anak asuh Guardiola, setelah hasil draw saat melawan Sociedad dan AC.Milan di liga Champion pekan lalu.
Barcelona tidak memberikan ruang gerak yang leluasa pada Osasuna sejak menit pertama dimulai, penguasaan bola langsung dipegang Barca dan sejak awal berusaha menekan barisan pertahanan Osasuna. Gol pertama tercipta ketika Dani Alves berhasil mengumpan Messi di depan gawang Osasuna yang dikawal kiper Andres Fernandez, Barca unggul 1-0 menit 4′, tanpa menunggu lama pada menit 12′ Barca kembali mencetak gol, kerja sama Messi dan Fabregas membuat Fabregas berhasil mencetak gol kedua bagi Barca.
Eric Abidal juga memberikan andil bagi terciptanya gol ketiga, sodoran bolanya kepada Villa tidak disia-siakan el Guaje, setelah menggiring bola mendekati gawang Osasuna Villa mencetak gol ketiga Barca menit 33′. Villa kemudian sukses membuat Barca kembali unggul, usahanya melewati Fernandez dan melakukan tembakan ke gawang lawan justru membuat pemain belakang Osasuna melakukan bunuh diri, Roversio menciptakan gol ke empat untuk Barca di menit 40′. Semenit setelahnya, Fabregas yang memberikan bola pada Messi akhirnya membuat Barca unggul 5 gol di menit 41′.
Di babak kedua Barca tidak mengendurkan serangan, Osasuna yang sudah tertinggal lima buah gol tidak mampu meladeni gempuran yang terus dilakukan anak-anak asuh Guardiola, Xavi yang menerima umpan brilian Messi akhirnya menambah gol ke enam pada menit 57′.
Barca semakin mendominasi laga, menit 76′ Villa kembali mencetak gol, tiga menit berselang Lionel Messi mencetak hatrik pertamanya di Primera liga musim ini, Barca unggul telak 8-0 hingga pertandingan yang dipimpin wasit Muniz Fernandez usai.

Setelah mendapatkan hasil seri di matchday 1 liga Champion saat menjamu AC.Milan di Camp Nou, Barcelona tidak melakukan libur pemulihan kondisi. Guardiola dan para pemain langsung menjalani latihan ringan pada hari Rabu pagi dan terus berlanjut hingga Jumat kemarin.
18 Pemain tim utama dan ditambah dengan tiga pemain dari Barca Atletic, Espinosa, Lobato serta Marc Muniesa terus menjalani latihan intensif dalam persiapan laga melawan Osasuna. Osasuna sendiri saat ini memiliki poin sama dengan Barcelona (4 poin) karena mereka mampu menahan imbang Atletico dan menang atas Sporting Gijon.
Barcelona yang berturut-turut mendapatkan hasil imbang di dua laga terakhirnya kini memfokuskan diri untuk kembali ke jalur kemenangan. Saat ini tiga pemain inti dipastikan absen karena menjalani pemulihan, Pique, Iniesta dan Alexis masing-masing menjalani terapi terpisah dengan para pemain lainnya.
Laga kontra Osasuna menjadi cukup penting bagi Barca untuk menambah jumlah poin di Primera liga karena pada tengah minggu nanti dan akhir pekan depan, dua lawan yang cukup tangguh sudah harus di hadapi Barca di laga-laga awal musim yaitu Valencia dan Atletico Madrid.

Rabu 14 September 2011 dinihari WIB Pertarungan dua klub besar terjadi di game perdana babak penyisihan grup Grup H Liga Champions. FC BARCELONA menjamu AC Milan berlangsung di stadion Nou Camp. Juara bertahan Barcelona gagal meraih poin penuh dilaga perdana pasukan Pep Guardiola hanya mampu bermain imbang 2-2. Milan unggul lewat gol cepat Alexandre Pato di detik 24. Dari bola kick off bola lantas diarahkan Antonio Nocerino ke Pato yang langsung berlari kencang membelah pertahanan Barca dan tanpa kesulitan menundukkan kiper Victor Valdez.
Kaget dengan gol cepat tersebut, Barca kemudian mengurung pertahanan Milan. Penguasaan dilini tengah tak menjadi kendala lantaran Barca memasang duet gelandang terbaik Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Namun saat hendak menembus jantung pertahanan tamunya, Barca nampak kesulitan lantaran bek-bek Milan terlihat sangat disiplin dan kuat.
Barca akhirnya sukses menyamakan kedudukan saat laga berjalan 36 menit. Gol berawal dari pergerakan luar biasa Lionel Messi yang menerobos 4 pemain lawan sebelum melepas umpan dari sisi kanan pertahanan Milan dan disambut dengan sontekan Pedro Rodriguez yang sukses menggetarkan gawang Milan
Dipenghujung babak pertama pelatih Pep Guardiola terpaksa menarik Iniesta lantaran cedera dan menggantinya dengan Cesc Fabregas. Keluarnya salah satu gelandang terbaik dunia itu tak membuat permainan cepat Barca mengendur lantaran penggantinya juga tidak kalah kelas. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Empat menit babak kedua berjalan, Barcelona sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui gol David Villa. Dari sebuah tendangan bebas di luar kotak penalti, Villa suskes mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Milan. Bola yang melaju deras tersebut gagal diblok kiper Abbiati
Kemenangan Barcelona yang sudah di depan mata akhirnya buyar di masa injury time. Gol Thiago Silva akhirnya memaksa Los Cules bermain imbang 2-2 dengan AC Milan.
Pemain veteran Clerance Seedorf yang maju mengambil tendangan tersebut, mengarahkan bola ke tengah kotak penalti. Bola lambung tersebut berhasil disambut tandukkan kepala Thiago Silva dan gagal diamankan Valdez. Kedudukan 2-2 bertahan hingga bubaran
Berikut Jalannya pertandingan
Baru 24 detik laga berjalan Milan sudah unggul. Dari bola kick off, Pato menguasai bola dan berlari membelah pertahanan Barca sebelum menceploskan bola melewati sela kaki Victor Valdes. Tersengat gol cepat itu Barca mulai mengurung pertahanan Milan dan menerapkan permainan tiki-taka.
Pada menit ke-12 David Villa mendapat bola hasil umpan sundulan Seydou Keita, di tiang jauh melepaskan tembakan sambil dibayangi Gianluca Zambrotta dan bola pun menyasar di sisi gawang Christian Abbiati.
Pada menit ke -13 giliran Lionel Messi yang mencoba peruntungannya. Tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti dilepaskan tapi bola berhasil ditepis Abbiati.
Pada menit ke -16 Pato kembali jadi momok bagi pertahanan Barca kala ia dikawal tiga pemain lawan. Melihat Kevin Prince Boateng bebas, Pato mengumpan dan Boateng mengeksekusi bola tersebut namun sayang melayang jauh di atas mistar.
Pada menit 30 kerjasama Messi dan Alves berhasil menembus pertahanan Milan. Messi melepaskan tembakan ke sudut sempit gawang namun Abbiati bisa menepisnya.
Pada menit ke -36 Pedro akhirnya sukses mencetak gol penyama kedudukan bagi Barca . Diawali kerja keras Messi melewati hadangan 3-4 pemain Milan dan begitu memasuki kotak penalti, dikirimkan bola ke tiang jauh dan dengan mudah Pedro menyontek bola ke jala Abbiati.
Xavi di penghujung babak pertama mencoba lewat sepakan jarak jauh tapi masih melebar di sisi gawang Milan.
Pada menit 47 tembakan keras Xavi dari jarak jauh masih bisa ditepis Abbiati
pada menit 50 Barca mendapat free kick dari jarak 25 yard dan Villa dengan dingin melepaskan bola ke pojok kanan atas gawang Abbiati. Barca berbalik unggul 2-1.
Setelahnya Barca beberapa kali menciptakan peluang namun masih mentah di barisan pertahanan Milan.
Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar setelah pada masa injury time ketika korner Clarence Seedorf disambut tandukan Silva yang menjebol gawang Valdes.
Skor akhir laga ini 2-2.
Susunan pemain
Barcelona: Valdes; D Alves, Mascherano, Busquets, Abidal; Keita (Puyol 67), Xavi, Iniesta (Fabregas 39); Villa (Afellay 83), Messi, Pedro
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Nocerino, Van Bommel (Aquilani 77), Seedorf; Boateng (Ambrosini 33); Cassano (Emanuelson 61), Pato