
Barcelona menutup laga terakhirnya di penyisihan grup D Liga Champion musim 2010-2011 dengan kemenangan atas Rubin Kazan. Barca yang telah memastikan lolos menuju babak 16 besar memilih menurunkan banyak pelapis reguler dan juga para pemain muda, antara lain Thiago, Nolito, Fontas, Vazques dan Bartra.
Meskipun demikian para pemain yang diturunkan tahu benar bahwa kemenangan tetap merupakan harga mati bagi Barca, mengingat Rubin Kazan selalu menyulitkan Barca, Barca belum pernah menang bila bertanding di Kazan bahkan pada musim lalu di ajang yang sama Barca dipermalukan 1-2 di kandang.
Gol-gol bagi Barca dicetak seluruhnya oleh para pemain muda dan baru di babak kedua Barca mampu mencetak skor, Fontas di menit 51′ dan Vazques di menit 83′. Barca kini menanti undian untuk mengetahui siapakah calon lawan di babak 16 besar, undian tersebut akan dilakukan UEFA di akhir minggu ini.

Misi yang diusung oleh Guardiola dan para pemain untuk tetap mempertahankan posisi teratas klasemen sementara Liga Spanyol berhasil dilakukan. Para rombongan yang melakukan perjalanan darat menuju kandang Osasuna sempat mendapatkan gangguan lalu-lintas dan baru tiba di stadion 45 menit menjelang kick-off.
Namun meskipun demikian Barca yang mendapat perlawanan ketat dari tim tuan rumah tetap dapat bermain seperti biasanya, Barca berhasil unggul di babak pertama berkat Pedro di menit 26′ setelah mendapatkan umpan Messi, Ricardo yang menjaga gawang Osasuna dipaksa memungut bola dari gawangnya dan Barca tetap unggul sampai menit 45′.
Di babak kedua 2 gol tambahan sukses diciptakan oleh Lionel Messi di menit 64′ dan 82′, beberapa peluang juga dipeoleh oleh David Villa tetapi gagal menambah keunggulan, skor tidak berubah 0-3 untuk anak-anak asuh Guardiola.
Barca kini mempersiapkan diri menghadapi laga terakhir di penyisihan grup Liga Champion dan akan menjamu Rubin Kazan di Camp Nou pada hari Selasa 7 Desember 2010.

Pekan ke-14 La Liga, FCBarcelona mendapatkan giliran bertamu ke Osasuna. Dalam pertandingan ini Pep Guardiola membawa 19 pemain ke Pamplona, termasuk striker Lionel Messi. Striker yang mendapat tekel yang cukup buruk dari Sergio Ramos dalam el Clasico pekan lalu dikabarkan hanya mendapat luka kecil dan siap untuk kembali tampil.
Pep juga menyertakan Thiago Alcantara dalam skuat untuk laga kandang ketujuh musim ini. Sementara Gabi Milito tidak disertakan dalam skuat karena masih dalam pemulihan, kendati sudah turut berlatih bersama rekan-rekan tim pada pertengahan pekan ini.
Jika Barcelona dapat membawa pulang tiga angka dari Pamplona, hasil tersebut akan menjadi kado yang manis untuk jugador Barcelona yang baru saja berulang tahun, David Villa. Seperti diketahui, el Guaje genap berusia 29 tahun pada 3 Desember kemarin. David sendiri sudah mendapat ucapan selamat dari seluruh skuat ketika mereka berlatih kemarin, seperti disitus dari web resmi FCBarcelona.
Laga melawan Osasuna akan dihelat pada Minggu 5 Desember 2010 pukul 02.00 WIB dinihari.

Barca sukses membungkam el Real dalam duel el Clasico jilid pertama musim kompetisi 2010-2011 di Camp Nou dengan kembali meraih kemenangan telak 5 gol tanpa balas dari tamunya.
Bermain dengan starting terbaik yang dimiliki Guardiola, para pemain Barca bermain seperti biasanya dengan berusaha lebih banyak memegang bola dan terus berusaha menekan sisi pertahanan Real. Saat laga berlangsung sembilan menit, Xavi Hernandez berhasil membuat Barca unggul setelah berhasil menggetarkan gawang Iker Casillas hasil umpan terobosan Iniesta.
Pedro menambah gol bagi Barca di menit 19′ setelah umpan Xavi ke Villa yang berada di sisi kanan pertahanan Madrid dan langsung menendang bola ke arah gawang Madrid disambut Pedro yang berdiri bebas di depan gawang.
Tertinggal 2 gol di babak pertama, membuat permainan Madrid menjadi semakin tidak berkembang, Messi yang mendapat kesempatan mengumpan pada Villa tidak di sia-siakan el Guaje, 3-0 (54′). Gol berikutnya kembali dilakukan David Villa, setelah Messi kembali memberikan assist, Casillas yang menghadang tidak mampu memblok tendangan Villa (58′).
Empat gol dengan sisa laga hampir 30 menit praktis membuat Madrid semakin berat melakukan perlawanan, Jeffren Suarez yang masuk bersama Bojan menggantikan Villa dan Xavi akhirnya menanbah gol kelima setelah Bojan dengan jeli memberikan bola yang sebenarnya sudah ditunggu Iniesta, namun bola yang lebih dahulu melewati Iniesta justru tepat diterima Jeffren yang langsung menjebol gawang Casillas untuk kelima kalinya.
Insiden terjadi di akhir laga setelah Sergio Ramos yang banyak melakukan kesalahan bagi terciptanya gol-gol Barca tidak dapat menahan emosinya, dorongan tangannya terhadap Xavi dan Puyol langsung diganjar kartu merah dari wasit, Bagi Mourinho sendiri inilah kekalahan terbesar yang di dapatnya selama menjadi pelatih dengan label kontroversial, Madrid gagal menang untuk kelima kali berturut-turut. VISCA BLAUGRANA !

Dalam wawancara menjelang dilangsungkannya laga el Clasico I musim 2010-2011 Carles Puyol mengatakan bahwa kali ini laga akan sangat berimbang dan berlangsung dengan ketat antara kedua rival.
“Peluang masing-masing 50:50 tetapi kami sedikit memiliki keuntungan karena bermain di kandang sendiri, saat ini mereka sangat cepat dalam melakukan serangan balik, Benzema, Higuain dan Ronaldo merupakan ancaman terbesar. Ini adalah laga antara Barca dan Madrid, bukan melawan Mourinho”, demikian komentar sang kapten. Puyol menambahkan bahwa seluruh pemain akan memberikan yang terbaik dalam duel tersebut dan bukan merupakan laga penentu siapa yang akan juara di akhir musim.
Para pemain Barcelona sendiri terus melakukan latihan persiapan dan hanya seorang saja yang dipastikan tidak akan berada di daftar pemain yang disiapkan Guardiola yaitu Gabriel Milito karena masih dalam proses pemulihan.