
Barca akhirnya mampu menaklukkan lawan berat dari ibukota Atletico Madrid, setelah tim tamu tersebut menerima hatrik bintang Barcelona Lionel Messi.
Pertandingan berjalan ketat meskipun Barca mampu mengendalikan permainan dan membendung serangan balik yang diterapkan Atletico. Dua gol Messi diciptakan pada babak pertama setelah melalui permainan satu dua dengan umpan-umpan pendek yang menjadi ciri khas Barca, Messi membobol gawang Atletico yang dijaga kiper muda David de Gea dimenit 17′ dan 29′, babak pertama Barca unggul 2 gol.
Messi kemudian melengkapi dua gol awalnya menjadi hatrik dimenit 79′ setelah menerima umpan David Villa, meskipun harus berduel memperebutkan bola di depan gawang Atletico dengan seorang pemain Atleti. Dengan hasil ini Barca berhasil menorehkan rekor baru di Primera Liga dengan 16 kemenangan beruntun dan mengalahkan rekor yang pernah diukir Alfredo di Stefano bersama el Real di tahun 1960.
Hal ini terasa istimewa bagi Messi karena dia dalam 2 tahun terakhir juga menerima Trofeo Di Stefano yang diadakan sejak tahun 2007-2008, Messi meraih penghargaan tersebut berturut-turut 2008-2009 dan 2009-2010 sebagai pemain terbaik liga Spanyol.

Barca kembali akan berlaga setelah pada tengah minggu beberapa hari yang lalu sukses melangkah ke final Copa del Rey 2010-2011.
Lawan yang akan dihadapi malam nanti adalah tim dari ibukota Atletico Madrid, di musim kali ini penampilan Atleti memang terlihat labil dan jarang menampilkan performa terbaik mereka di beberapa laga yang telah mereka lalui namun hal itu tidak akan mengurangi ancaman yang bisa diterima barisan pertahanan Barca karena tim ibukota tersebut bagaimanapun juga di isi oleh para pemain berkualitas.
Tim asuhan Guardiola sendiri dalam kondisi siap bertanding, hanya dua pemain yang belum dapat tampil karena masih cedera, kapten utama Carles Puyol dan Jeffren Suarez, sedangkan Iniesta telah pulih dan dikabarkan siap tampil. Di pertandingan ini Barca kembali memburu rekor di Primera Liga untuk dapat meraih kemenangan 16 kali berturut-turut.
Saat ini tim asuhan Guardiola telah menyamai rekor lama yang diciptakan oleh Madrid saat di zaman Alfredo de Stefano yaitu mampu meraih 15 kemenangan beruntun di musim kompetisi 1960-1961, bila meraih kemenangan atas Atleti maka Barca akan kembali menorehkan rekor baru di liga Spanyol, 16 kali bermain dengan meraih poin penuh. Terciptakah rekor baru tersebut ?
.jpg)
FC Barcelona menuntaskan laga kedua di semifinal Copa del Rey dengan mengalahkan Almeria di rumah mereka sendiri. Skor 3-0 mengantar anak asuh Pep Guardiola ke partai puncak kompetisi nomor dua di persepakbolaan Spanyol. Di final, El Barca akan berhadapan dengan musuh bebuyutan mereka, Real Madrid. Si putih sendiri menang 2-0 atas Sevilla.
Pada laga di Juegos, El Barca sebetulnya hanya membutuhkan hasil imbang mengingat di laga pertama sudah menang 5-0. Pep sendiri menurunkan pemain pelapis saja untuk melawan Almeria. Rotasi pemain juga dilakukan Pep, dengan menempatkan Sergio di lini belakang menemani Gabi Milito yang didaulat menjadi kapten malam itu, sementara posisi gelandang bertahan diisi oleh Mascherano. Pep juga memainkan Nolito dan Thiago dari Barca B mengisi tempat yang biasa dihuni David Villa dan Xavi Hernandez.
Namun, di luar ekspektasi, kombinasi pemain tua-muda Barca mampu mengalahkan Almeria dengan tiga gol tanpa balas. Menariknya, dua dari tiga gol di pertandingan ini adalah gol debut dari dua pemain Barca, Adriano dan Afellay. Sementara satu gol lagi dicetak Thiago Alcantara.
Adriano membuka gol di menit ke-35, ketika akselerasinya dari sayap kiri tak terbendung barisan pertahanan Almeria. Melakukan overlap dari lini belakang, bek sayap Brazil ini sukses melewati dua pemain lawan sebelum menaklukkan kiper Almeria dengan sepakan kaki kirinya.
Sementara gol kedua Barca lahir di babak kedua oleh kepala Thiago. Hanya berjarak sepuluh menit dari peluit babak kedua ditiup, Barca membangun skema serangan yang berbuah gol cantik. Kerjasama satu dua Thiago-Dani Alves berujung umpan lambung Alves yang disasar kepala Thiago dan menempatkan bola ke tiang jauh tanpa mampu digapai kiper Almeria, Esteban.
Gol ketiga lahir dari tendangan keras Afellay. Berselang sepuluh menit dari gol kedua, Seydou Keita melakukan penetrasi di sisi kiri pertahanan Almeria. Sukses mengecoh satu pemain belakang, gelandang Mali memberikan umpan tarik kepada Afellay yang bebas tak terkawal. Dengan sedikit sentuhan, Ibi melepaskan tembakan diagonal dan mengukir gol perdananya untuk Barcelona.
Sukses mengemas tiga gol, Barcelona mepertahankan kendali permainan dan skor tak berubah hinggal peluit panjang ditiup. Dengan demikian, resmilah Barca berhadapan dengan Real Madrid di laga pamungkas Copa del Rey. Laga final sendiri kemungkinan akan digelar 20 April 2011 atau sekitar 3 hari dari El Clasico yang sesungguhnya di liga, tanggal 17 April 2011. Belum diketahui stadion mana yang akan menggelar laga puncak ini. Namun dari beberapa kandidat, rumah “Sang Kelelawar” stadion Mestalla, banyak disebut orang sebagai calon kuat.

Lunas dan tuntas. Dua kata tadi adalah ungkapan paling tepat atas kemenangan Barcelona terhadap tuan rumah Hercules pagi tadi.
Barcelona berhasil mengalahkan Hercules dengan kemenangan tiga gol tanpa balas sekaligus berhasil mempertahankan hasil sempurna di laga tandang selama ini.
Pertandingan di Alicante berjalan cukup alot bagi Barca meskipun berhasil mengontrol jalannya pertandingan tetapi Hercules selalu menyulitkan serangan-serangan yang dilakukan Barca, Barca baru berhasil mencetak gol di menit 43′ setelah Pedro menerima umpan menyilang dari Xavi dan kemudian melakukan tendangan keras tanpa mampu digagalkan kiper Hercules Calatayud, babak pertama Barca memimpin 0-1.
Di babak kedua beberapa kali serangan balik Hercules membuat pertahanan Barca harus bekerja keras, Barca tetap mampu mengendalikan jalannya laga namun Hercules juga tetap mampu bertahan dengan baik. Petaka terjadi ketika Farinos harus menerima kartu kuning kedua yang mengakibatkan Hercules harus bermain dengan sepuluh orang, Barca tidak mensia-siakan keadaan setelah terus berupaya menekan akhirnya Messi mampu menambah gol di menit 87′ dan 89′ keduanya berkat jasa Dani Alves yang telah kembali bermain. Kedudukan akhir tetap 0-3 bagi Barca
Barca akan kembali berlaga tengah minggu ini di leg 2 semifinal Piala Raja melawan Almeria.

Barcelona kini mempersiapkan diri untuk melakukan laga tandang melawan Hercules di Alicante, Minggu dinihari nanti.
Hercules adalah satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Barca hingga saat ini di kompetisi Primera Liga, kejadian di luar dugaan itu terjadi pada Jornada 2 saat Barca melakoni laga perdana musim 2010-2011 di stadion Camp Nou. Meskipun saat ini performa Hercules jauh menurun dibandingkan pada awal musim, mereka bertekad untuk menjadi tim yang pertama mampu mengalahkan Barca home and away.
Barca mengusung misi untuk membalas kekalahan mengejutkan tersebut meskipun dirasakan Hercules akan mengeluarkan kemampuan mereka secara maksimal. Guardiola sendiri tidak terpancing untuk terlalu terlibat dalam masalah balas dendam tersebut tetapi secara rutin tetap mempersiapkan anak asuhnya untuk dapat meraih poin maksimal di kandang Hercules.
Anggota tim inti yang masih di dera problem cedera yaitu Puyol, Jeffren dan Bojan tidak masuk dalam daftar pemain yang dipersiapkan namun Dani Alves yang pemulihannya lebih cepat dari perkiraan akan berangkat bersama rombongan Sabtu ini. Berhasilkah Barca membalas Hercules ?