MEMBERSHIP Pendaftaran membership FC Barcelona Indonesia secara online, disini. Tanya-tanya bisa langsung melalui forum di sini.        Next Match - Liga: FC Barcelona vs Real Valladolid. Senin, 20 Mei 2013, pukul 02:00 WIB.        Last Match - Liga: Atletico Madrid 1-2 FC Barcelona. Gol oleh Alexis 72', Fernandez 80' (OG).        Barcelona menjuarai La Liga dengan menyisakan 3 pertandingan lagi.        Kritik, saran, dan keluhan dapat disalurkan melalui forum disini.
Prakata
by Admin

Visca Barca,

Selamat datang di web FC.Barcelona Indonesia bagi pecinta sepakbola khususnya para penggemar Barcelona. Maksud dan tujuan website ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan sesama pendukung Barcelona dalam berinteraksi, berbagi info dan berdiskusi mengenai berbagai hal menyangkut klub kebanggaan kita bersama. Forum yang ada juga kami upayakan agar bisa menjadi sarana one stop shopping bagi para pendukung untuk mengakses berbagai macam hal mengenai FC.Barcelona, kami menyadari masih banyak kekurangan dan berbagai perbaikan yang mungkin masih perlu dilakukan demi penyempurnaan website kita bersama ini, saran dan kritikan akan kami terima untuk kebaikan website ini.

Semoga website ini bermanfaat bagi kita sesama para penggemar Barcelona dan kecintaan kita terhadap sepakbola. Sekian dan terima kasih.

FIDELITAT BLAUGRANA SENSE LIMITS, SOMOS LOS MEJORES, VISCA BARCA.

Perang Bintang PSG VS FC BARCELONA Berakhir 2 – 2
ellazefa - Rabu, 3 April 2013 - 10:02.


Rabu 3 April 2013  leg pertama babak perempatfinal di Parc des Prince,Laga antara Paris Saint Germain dengan Barcelona di leg pertama babak delapan besar Liga Champions tak menghasilkan pemenang. Berlabel perang bintang dan Bermain di depan publik sendiri memberikan suntikan semangat bagi Les Rouge-et-Bleu. Terbukti di awal pertandingan anak asuh Carlo Ancelotti tersebut beberapa kali mengancam gawang Victor Valdes. Dua gol yang tercipta di menit akhir laga membuat kedua tim berimbang 2-2.
Barcelona lebih dulu membuka keunggulan melalui Lionel Messi di menit 38. Namun Zlatan Ibrahimovic kemudian menyamakan kedudukan lewat rebound-nya di menit 79.
Xavi Hernandes sepertinya akan menjadi pahlawan Barca saat dia dengan sempurna mengeksekusi penalti di menit 89. Namun di periode injury time tuan rumah mampu mencetak gol penyama melalui tendangan Blaise Matuidi.
Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim untuk lolos ke fase berikutnya masih terbuka lebar. Namun Barca dianggap lebih diuntungkan karena pertandingan kedua itu akan digelar di kandang sendiri, stadion Camp Nou, pekan depan.
Hasil imbang setelah sempat unggul hingga injury time bukan satu-satunya kabar buruk buat skuat besutan Tito Vilanova. Mereka kini juga menanti kabar dari Lionel Messi yang mengalami cedera hamstring dan ditarik keluar di jeda babak pertama. Barca Juga Kehilangan Mascherano akan istirahat slm 6 minggu :( .
Jalannya Pertandingan
Pada menit ke 4  PSG mendapatkan peluang matang membuka keunggulan. Dapat bola di kotak penalti, Ezequiel Lavezzi berhasil memperdaya Gerard Pique yang melakukan tekel sambil menjatuhakn diri. Bola yang disepak pemain Argentina itu gagal dijangkau Victor Valdes namun gagal masuk gawang karena mental terkena tiang.
Pada menit ke 9  Andres Iniesta nyaris menjebol gawang tuan rumah. Namun dia kurang cepat saat menyambar umpan David Villa, dan bola keburu disergap oleh kiper Salvatore Sirigu.
Pada menit ke 15 PSG kembali mengancam melalui Pastore disaat tendangan jarak jauhnya ditepis Valdes sambil menjatuhkan diri. Semenit berselang gantian Iniesta membuat jantung fans tuan rumah bergedup kencang saat dia berupaya mengarahkan bola ke tiang jauh namun arahnya terlalu melebar.
Pada menit ke 19 pelanggaran Pique terhadap Zlatan Ibrahimovic di muka kotak penalti, PSG punya kesempatan besar membuka keunggulan. Maju sendiri sebagai eksekutor tendangan bebas, bola sepakan Ibra dengan sigap dihalau Valdes.
Pada menit 25 serangan balik tuan rumah yang dibangun Lucas Moura juga gagal berujung gol. Meski berhasil melewati beberapa pemain Barca, Ibra yang dapat sodoran bola terakhir sepakannya masih melebar di sisi kiri gawang Valdes.
Pada menit ke 38 Messi gol..!  Barcelona akhirnya membuka keunggulan. Gol tersebut berawal dari kejelian Alves yang melihat pergerakan Messi menusuk masuk ke dalam kotak penalti dari sisi kiri. Umpan yang dilepas Alves dari tengah lapangan jatuh ke kaki Messi. Dengan satu sentuhan kaki kiri, sepakan pemain terbaik dunia itu menjebol gawang tuan rumah. Barcelona unggul 1-0.
Pada babak berdua Barcelona melakukan pergantian di babak kedua dengan menarik Messi dan menggantinya dengan Cecs Fabregas. Messi dikabarkan mengalami cedera hamstring di kaki kanannya.
Pada menit ke 67 Alexis Sanchez dapat umpan terukur dari Alves di muka gawang. Namun pemain depan asal Chile itu gagal menguasai bola dengan sempurna dan keburu dikepung pemain bertahan PSG. Tak lama berselang Alexis kembali punya kesempatan, kali ini sepakan first time-nya dari dalam kotak penalti masih mudah ditangkap Siriglu.
Pada menit 79 PSG berhasil menyamakan kedudukan melalui Ibra. Gol tersebut bermula dari skenario tendangan bebas di mana bola berhasil ditanduk Thiago Silva dan membentur tiang gawang. Ibra dengan cepat menyongsong si kulit bundar dan melesakkannya ke dalam gawang, meski dalam tayangan ulang dia terlihat berada dalam posisi offside.
Pada menit ke 89 Xavi Hernandez mematahkan kegembiraan pendukung PSG tak bertahan lama karena wasit memberi Barcelona penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Siriglu pada Alexis. Maju sebagai eksekutor, tendangan Xavi membuat Barca unggul 2-1.
Pada menit ke 93  PSG berhasil menyamakan kedudukan. Tendangan keras Blaise Matuidi yang sedikit berbelok arah gagal dijangkau Valdes. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2.
Susunan Pemain
PSG: Sirigu, Silva, Alex, Maxwell, Jallet, Matuidi, Pastore (’76 Kevin Gameiro), Lucas, Beckham (’70 Marco Verratti), Lavezzi (’66 Jeremy Menez), Ibrahimovic
Barcelona: Valdes, Alves, Pique, Mascherano (’84 Marc Bartra), Alba, Iniesta, Xavi, Busquets, Villa (’81 Cristian Tello), Sanchez, Messi (’46 Cesc Fabregas

Rabu 3 Maret 2013  leg pertama babak perempatfinal di Parc des Prince,Laga antara Paris Saint Germain dengan Barcelona di leg pertama babak delapan besar Liga Champions tak menghasilkan pemenang. Berlabel perang bintang dan Bermain di depan publik sendiri memberikan suntikan semangat bagi Les Rouge-et-Bleu. Terbukti di awal pertandingan anak asuh Carlo Ancelotti tersebut beberapa kali mengancam gawang Victor Valdes. Dua gol yang tercipta di menit akhir laga membuat kedua tim berimbang 2-2.
Barcelona lebih dulu membuka keunggulan melalui Lionel Messi di menit 38. Namun Zlatan Ibrahimovic kemudian menyamakan kedudukan lewat rebound-nya di menit 79.
Xavi Hernandes sepertinya akan menjadi pahlawan Barca saat dia dengan sempurna mengeksekusi penalti di menit 89. Namun di periode injury time tuan rumah mampu mencetak gol penyama melalui tendangan Blaise Matuidi.
Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim untuk lolos ke fase berikutnya masih terbuka lebar. Namun Barca dianggap lebih diuntungkan karena pertandingan kedua itu akan digelar di kandang sendiri, stadion Camp Nou, pekan depan.
Hasil imbang setelah sempat unggul hingga injury time bukan satu-satunya kabar buruk buat skuat besutan Tito Vilanova. Mereka kini juga menanti kabar dari Lionel Messi yang mengalami cedera hamstring dan ditarik keluar di jeda babak pertama. Barca Juga Kehilangan Mascherano akan istirahat slm 6 minggu :(
Jalannya Pertandingan
Pada menit ke 4  PSG mendapatkan peluang matang membuka keunggulan. Dapat bola di kotak penalti, Ezequiel Lavezzi berhasil memperdaya Gerard Pique yang melakukan tekel sambil menjatuhakn diri. Bola yang disepak pemain Argentina itu gagal dijangkau Victor Valdes namun gagal masuk gawang karena mental terkena tiang.
Pada menit ke 9  Andres Iniesta nyaris menjebol gawang tuan rumah. Namun dia kurang cepat saat menyambar umpan David Villa, dan bola keburu disergap oleh kiper Salvatore Sirigu.
Pada menit ke 15 PSG kembali mengancam melalui Pastore disaat tendangan jarak jauhnya ditepis Valdes sambil menjatuhkan diri. Semenit berselang gantian Iniesta membuat jantung fans tuan rumah bergedup kencang saat dia berupaya mengarahkan bola ke tiang jauh namun arahnya terlalu melebar.
Pada menit ke 19 pelanggaran Pique terhadap Zlatan Ibrahimovic di muka kotak penalti, PSG punya kesempatan besar membuka keunggulan. Maju sendiri sebagai eksekutor tendangan bebas, bola sepakan Ibra dengan sigap dihalau Valdes. 
Pada menit 25 serangan balik tuan rumah yang dibangun Lucas Moura juga gagal berujung gol. Meski berhasil melewati beberapa pemain Barca, Ibra yang dapat sodoran bola terakhir sepakannya masih melebar di sisi kiri gawang Valdes.
Pada menit ke 38 Messi gol..!  Barcelona akhirnya membuka keunggulan. Gol tersebut berawal dari kejelian Alves yang melihat pergerakan Messi menusuk masuk ke dalam kotak penalti dari sisi kiri. Umpan yang dilepas Alves dari tengah lapangan jatuh ke kaki Messi. Dengan satu sentuhan kaki kiri, sepakan pemain terbaik dunia itu menjebol gawang tuan rumah. Barcelona unggul 1-0.
Pada babak berdua Barcelona melakukan pergantian di babak kedua dengan menarik Messi dan menggantinya dengan Cecs Fabregas. Messi dikabarkan mengalami cedera hamstring di kaki kanannya.
Pada menit ke 67 Alexis Sanchez dapat umpan terukur dari Alves di muka gawang. Namun pemain depan asal Chile itu gagal menguasai bola dengan sempurna dan keburu dikepung pemain bertahan PSG. Tak lama berselang Alexis kembali punya kesempatan, kali ini sepakan first time-nya dari dalam kotak penalti masih mudah ditangkap Siriglu.
Pada menit 79 PSG berhasil menyamakan kedudukan melalui Ibra. Gol tersebut bermula dari skenario tendangan bebas di mana bola berhasil ditanduk Thiago Silva dan membentur tiang gawang. Ibra dengan cepat menyongsong si kulit bundar dan melesakkannya ke dalam gawang, meski dalam tayangan ulang dia terlihat berada dalam posisi offside.
Pada menit ke 89 Xavi Hernandez mematahkan kegembiraan pendukung PSG tak bertahan lama karena wasit memberi Barcelona penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Siriglu pada Alexis. Maju sebagai eksekutor, tendangan Xavi membuat Barca unggul 2-1.
Pada menit ke 93  PSG berhasil menyamakan kedudukan. Tendangan keras Blaise Matuidi yang sedikit berbelok arah gagal dijangkau Valdes. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2.
Susunan Pemain
PSG: Sirigu, Silva, Alex, Maxwell, Jallet, Matuidi, Pastore (’76 Kevin Gameiro), Lucas, Beckham (’70 Marco Verratti), Lavezzi (’66 Jeremy Menez), Ibrahimovic
Barcelona: Valdes, Alves, Pique, Mascherano (’84 Marc Bartra), Alba, Iniesta, Xavi, Busquets, Villa (’81 Cristian Tello), Sanchez, Messi (’46 Cesc Fabregas

Kata kunci: , , , ,

PSG, Rute Non-Historis Barca di Eropa
primsa - Selasa, 2 April 2013 - 20:48.

messi

Undian babak 8 besar Liga Champions 2012/13 mempertemukan FC Barcelona dan Paris Saint-Germain FC, atau yang biasa disingkat PSG. Laga antara keduanya di Stadion Parc des Princes, Paris, pada Selasa 2 April 2013 malam nanti merupakan yang pertama kali setelah 15 Maret 1995, dimana hasil agregat 3-2 mengantarkan sebuah tiket semifinal bagi PSG di ajang yang sama.

PSG bukanlah kontestan ‘wajib’ Liga Champions. Terakhir kali mereka masuk ajang ini lewat tiket juara Ligue 1 adalah musim 1994/95, persis pada musim dimana mereka bertemu Barca. Setelah gelar juara liga 1993/94, prestasi mereka naik turun tak menentu. Lima kali meraih posisi runner-up, namun bukan hal yang jarang mereka nyaris terdegradasi. Sebut saja raihan peringkat 15 dan 16 di Ligue 1 pada musim 2006/07 dan 2007/08. Maka jangan heran bila kita melihat riwayat Les Parisiens di tiap musimnya, nama mereka muncul bergantian di kancah Liga Champions, Piala UEFA atau tidak ikut turnamen apapun di benua biru tersebut.

Prestasi tim terlihat mulai stabil lagi setelah datangnya injeksi modal oleh Qatar Investment Authority (QIA) pada musim panas 2011 dengan membeli mayoritas saham klub sebanyak 70%. Klub mulai berbelanja, dari level pemain, pelatih hingga manajemen klub. Javier Pastore, gelandang serang Argentina yang bersinar di Palermo, Italia, digaet untuk menyambut musim 2011/12. Saat jendela transfer tengah musim dibuka, trio pemain bertahan berdarah Brasil diangkut dari tiga klub berbeda, Maxwell dari Barca, Alex dari Chelsea, dan Thiago Motta dari Inter Milan. Dua pemain pertama kini menjadi pemain andalan PSG di lini belakang.

Selain membenahi kualitas pemain di lapangan, investor baru juga mempermak komposisi manajemen dan pelatih. Leonardo Nascimento do Araujo atau yang biasa kita kenal dengan Leonardo, yang masih terikat kontrak sebagai pelatih di Inter Milan pada pertengahan 2011, dibajak oleh PSG. Namun ia bukan bertindak sebagai pelatih di klub barunya tersebut, melainkan direktur sepakbola. Di posisi pelatih, PSG kemudian melanjutkan pembenahannya dengan merekrut Carlo Ancelotti pada 30 Desember 2011. Tak tanggung-tanggung, sebuah nama besar juga turut hadir di dalam tim kepelatihannya, yakni Claude Makalele, si petarung tangguh di lini tengah Real Madrid dan Chelsea pada era saat dia masih bermain.

Seperti umumnya terjadi, kepindahan pelatih diikuti oleh pemain, maka kedatangan Don Carletto ke PSG juga diikuti oleh transfer mahal atas mantan pemainnya di AC Milan, Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic. Mereka ditargetkan oleh QIA untuk menjadi pemutus mata rantai yang hilang dari misi ‘menjajah’ sepakbola Eropa. Ambisi ini semakin terlihat dengan keputusan QIA membeli 30% saham minoritas klub pada 2012, hingga mereka sah menjadi pemilik tunggal PSG.

leo messi

Maka seperti inilah gambaran singkat tim yang akan dilawat Si Biru Merah pada malam nanti. Bermodalkan dana melimpah dari Qatar, bermanajemenkan mantan pelatih dan pemain AC Milan, diarsiteki mantan pelatih AC Milan, dan didominasi mantan pemain Serie A ataupun yang berdarah Latin.

Di PSG, Don Carletto mengusung dua pola yang hampir sama seringnya ia terapkan, yakni 4-3-3 dan 4-4-2. Walau terkesan pola yang disebut pertama menempatkan lebih banyak pemain bernaluri serang, di tangan Ancelotti pola tersebut justru lebih defensif karena memainkan tiga gelandang bertahan sekaligus. Namun mengingat laga putaran pertama ini akan dilangsungkan di Paris, Ancelotti tampaknya akan lebih berani untuk memilih 4-4-2, dimana serangan balik akan ditargetkan pada duet penyerang Ezequiel Lavezzi dan Ibrahimovic. Apalagi dengan kehadiran sayap lincah baru, Lucas Moura, yang baru didaratkan PSG pada bulan Januari lalu, maka terdapat alasan rasional memaksimalkan serangan bagi tim tuan rumah pada laga ini.

Mistar gawang PSG akan dijaga oleh kiper berusia 26 tahun asal Italia, Salvatore Sirigu. Jangan remehkan kualitasnya. Dia adalah kiper ketiga tim nasional Italia di Euro 2012 yang lalu. Bila Barca punya bintang Lionel Messi yang tak henti mencetak gol di 19 laga La Liga secara beruntun, maka Sirigu berhasil menjaga clean-sheet gawang PSG dalam 8 laga berturut-turut sejak pekan ke-16 hingga ke-23.

Di depan Sirigu, berdiri kokoh duet bek berkewarganegaraan Brasil, Alex dan Thiago Silva. Mereka akan diapit oleh bek kiri Maxwell dan bek kanan Christophe Jallet. Bila di kompetisi lokal, kuartet ini menjadi kekuatan PSG hingga hanya mampu dibobol 20 kali oleh lawan-lawan mereka dalam 30 pekan Ligue 1, maka di level Eropa, lini belakang menyumbang nyaris 25% gol PSG dari 8 matchday yang sudah berlangsung. Maka Barca nantinya sangat perlu mewaspadai bila dalam situasi bola-bola mati, salah satu diantara duet Alex dan Thiago Silva sudah menyusup di dalam kotak penalti Barca.

Di tengah, Ancelotti mempercayakan jangkar permainan pada duet gelandang tim nasional Perancis, Blaise Matuidi dan Jeremy Menez. Dua gelandang ini akan berbagi peran menjaga wilayah pertahanan PSG sekaligus mengatur skenario serangan dari kedalaman area sendiri. Ditambah bek kanan Jallet, mereka adalah ‘perwakilan’ PSG dalam tim nasional Les Bleus yang ditekuk La Furia Roja Spanyol pada tengah pekan lalu. Maka, walaupun keduanya memiliki umpan terukur, Barca yang mendominasi komposisi tim nasional Spanyol pada laga kualifikasi Piala Dunia 2014 tersebut dengan menempatkan tujuh pemain sebagai starter, setidaknya sudah memiliki pengalaman untuk mengunci permainan duet Matuidi dan Menez sejak lapangan tengah.

Untuk mengoptimalkan potensi sayap, Ancelotti tidak akan lama untuk memutuskan menempatkan Moura di kanan dan Pastore di kiri. Moura, walaupun baru saja didatangkan dari Sao Paulo, namun telah menunjukkan adaptasi yang cepat dengan gaya permainan PSG. Bahkan dalam debutnya di Liga Champions, ia langsung mencatatkan sebuah assist bagi gol Pastore ke gawang Valencia pada putaran pertama babak 16 besar yang lalu. Ia pun nyaris mencetak sebuah gol kala tembakannya hanya membentur tiang gawang pada laga tersebut.

Kombinasi Pastore dan Moura idealnya akan menjadi ancaman serius bagi bek sayap Barca. Kelincahan keduanya dalam menggiring bola harus segera ditutup oleh barisan pertahanan Barca. Walaupun dalam duel satu lawan satu terhadap mereka masing-masing, Barca memiliki kualitas bertahan yang lebih baik pada bek sayapnya, namun jangan lupa bahwa ketika upaya mereka melakukan solo-run menyisir sisi sayap Barca gagal, maka pilihan langsung dengan mengirim bola lambung ke kotak penalti Barca juga sama berbahayanya bagi gawang Victor Valdes. Tentu saja karena ada penyerang jangkung Ibrahimovic yang sudah siap di sana dengan segala triknya dalam mencetak gol.

Satu hal yang harus sangat diantisipasi Barca adalah peran Ibrahimovic. Dia bisa menjadi penyelesai akhir, namun dia pun adalah pengumpan ulung. Statusnya sebagai top-scorer Ligue 1 dengan 25 gol dan top-assist Liga Champions dengan lima assists menunjukkan ia bisa menjadi bunglon tergantung situasi permainan yang tengah berlangsung. Namun satu hal yang dapat diantisipasi Barca adalah bahwa Ibrahimovic lebih berbahaya bila sedang menguasai bola. Maka bila memang nantinya dia diduetkan dengan top-scorer PSG di Liga Champions, Lavezzi, Barca harus berhati-hati dengan cara Ibrahimovic dan Lavezzi berbagi tugas sebagai pengumpan dan penyelesai akhir.

Dari sisi Barca, 4-3-3 akan tetap ditampilkan sebagai formasi utama. Hanya satu pertimbangan penting bagi Francesc ‘Tito’ Villanova ataupun Jordi Roura adalah jangan menempatkan lebih dari dua gelandang serang. Cukup memilih dua diantara Andres Iniesta, Cesc Fabregas, Thiago Alcantara dan Xavi Hernandez.

Boleh dibilang, sejujurnya sangat sedikit nuansa historis pada level klub pada pertemuan kedua tim malam ini. Yang akan terjadi justru percikan-percikan emosi karena persinggungan masa lalu antara beberapa komponen dari kedua tim saat berbendera tim lain, mulai dari barisan pemain hingga pelatih. Maka, pertemuan kedua tim adalah pertemuan tanpa nuansa historis antara sebuah klub yang sudah lama berjaya di Eropa dengan sebuah klub yang baru saja dicekoki limpahan lembaran Dollar untuk berjaya di kawasan yang sama. Siapa yang menang? Sekilas Barca unggul di segala lini, namun tak ada alasan untuk lengah, apalagi sampai kalah. Seperti kata David Villa, “Jangan lagi terulang kekalahan di Milan.”

psg vs barca

Perkiraan formasi:

PSG (4-4-2): Sirigu; Jallet, Alex, Thiago Silva, Maxwell; Moura, Menez, Matuidi, Pastore; Ibrahimovic, Lavezzi.

Barca (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Alba; Busquets, Xavi, Iniesta; Sanchez, Messi, Villa.

Visca Barca!

Kata kunci: ,

Review Celta – Barca: Tertahan di Balaidos
Hafis - Minggu, 31 Maret 2013 - 9:42.

tello

Bermain di Stadion Balaidos, markas dari Celta Vigo, Barcelona hanya mampu meraih hasil imbang 2-2. Gol telat dari tuan rumah di menit 88 membuyarkan mimpi Barca untuk membawa pulang poin penuh. Pada pertandingan yang berlangsung pada Minggu (31/3) dinihari WIB tadi, Barca mendominasi permainan walaupun sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Natxo Insa di menit 37.

Tertinggal 1 gol, pasukan Roura berusaha untuk membalas ketertinggalan. Alhasil setelah menggencarkan serangan demi serangan, Barca pun menciptakan gol penyama lewat kaki Cristian Tello lima menit pasca gol tuan rumah. Celta 1, Barca 1.

Usai turun minum, kedua tim saling melakukan jual beli serangan. Pada menit 71, Messi berhasil menyarangkan bola ke gawang tuan rumah yang dikawal oleh Varas setelah memanfaatkan umpan silang datar Tello di kotak penalti. 2-1 Barca unggul. Gol ini sekaligus mencatatkan Messi dibuku sejarah untuk menjadi pemain sepakbola pertama yang mencetak gol di 19 laga beruntun (19 pertandingan, 29 gol). Satu gol ke gawang Celta Vigo ini berarti Messi telah mencetak gol ke semua tim di La Liga pada musim 2012-13.

messi

Ketika kemenangan sudah di depan mata, Roura mencoba untuk memasukkan Busquets dengan menggantikan Fabregas, yang sebelumnya Iniesta dan Villa telah masuk menggantikan Thiago dan Alexis, guna menajamkan lini tengah tanpa mengesampingkan pertahanan. Tapi, petaka pun terjadi pada dua menit sebelum waktu normal berakhir. Gol dari Oubina melalui sundulan membuat tim nya berhasil mengantongi satu poin pada laga itu dan memaksa Barca pulang tidak dengan poin penuh.

Pada laga tadi, Eric Abidal yang masuk dalam daftar skuad mendapatkan standing ovation dari para fans di Balaidos. King Abi, yang melakukan masa pemulihan pasca operasi transplantasi hati di musim ini, masuk ke dalam tim utama untuk pertama kali setelah mendapat lampu hijau untuk kembali merumput sejak 21 Februari yang lalu. Walaupun belum mendapatkan waktu bermain pada laga melawan Celta Vigo beberapa jam yang lalu, penonton yang hadir di stadion tetap respect dan memberikan tepuk tangan kepada Abidal.

abidal

Setelah laga ini, Barca telah ditunggu oleh tuan rumah PSG pada leg 1 babak perempat final Liga Champions beberapa hari kedepan. Semoga Barca bisa meraih hasil memuaskan pada laga-laga selanjutnya.

Susunan Pemain:

Celta: Varas, Jonny, Demidov, Cabral, Lago, Pranjic (De Lucas 69′), Oubina, Natxo Insa (Madina 80′), Augusto, Orellana, Park (Bermejo 61′)
Cadangan: Jonathan Vila, Mario Bermejo, Bellvis, Toni, De Lucas, Blanco, Madinda

Barcelona: Pinto, Alves, Pique, Bartra, Montoya; Song, Thiago (Iniesta 64′), Fabregas (Busquets 83′), Alexis (Villa 68′), Messi, Tello
Cadangan: Villa, Iniesta, Mascherano, Busquets, Abidal, Deulofeu, Oier

Statistik Celta – Barcelona (via WhoScored.com)

Shots : 8 – 8
Shots on goal : 3 – 3
Penguasaan bola : 30% – 70%
Pelanggaran : 15 – 12
Corner : 5 – 9
Offside : 6 – 5
Kartu kuning : 4 – 3
Kartu merah : 0 – 0

Kata kunci: ,

Preview Celta – Barca: Laga Penting sebelum PSG
Hafis - Sabtu, 30 Maret 2013 - 18:32.

tito vilanova

Kembalinya Tito Vilanova ke tim menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain Barcelona. Setelah kurang lebih 2 bulan di Negeri Paman Sam, Tito kembali hadir di kota Barcelona. Walaupun Sang Entrenador belum bisa mendampingi Barca saat bertandang ke markas Celta Vigo dalam lanjutan La Liga jornada 29, namun kehadirannya kembali di tengah-tengah pemain sudah menjadi suntikan moral bagi para Jugadors Blaugrana. Mantan asisten pelatih dari Pep Guardiola ini kemungkinan akan mendampingi Barca saat melawan tuan rumah Paris Saint-Germain pada leg 1 babak 8 besar Liga Champions, tiga hari kemudian.

abidal

Kabar gembira juga datang ke kubu Barcelona bahwa Eric Abidal masuk dalam daftar skuad yang dibawa Jordi Roura ke kandang Celta Vigo. Ia berpeluang besar melakukan comeback pada pertandingan nanti malam. Di sisi lain dari kembalinya King Abi ke skuad, Barca harus kehilangan sejumlah pemain utama untuk laga nanti. Carles Puyol, Jordi Alba, Adriano, Pedro Rodriguez, dan Xavi Hernandez absen akibat cedera, sedangkan Valdes masih dalam larangan tampil. Pinto dipastikan akan menjadi kiper Barca pada pertandingan nanti dan sebagai cadangannya yaitu Oier. Berikut 19 pemain yang dibawa Roura ke Vigo: Pinto, Oier, Montoya, Alves, Pique, Mascherano, Bartra, Abidal, Busquets, Song, Dos Santos, Cesc, Thiago, Iniesta, Alexis, Messi, Villa, Deulofeu, dan Tello.

alba

Kini Barcelona berada di puncak klasemen La Liga dengan 74 poin, unggul 13 poin dari tim urutan kedua (Real Madrid). Raihan tiga poin saat melawan Celta Vigo nanti sangat penting bagi Barca demi memuluskan jalan menuju tangga juara. Semua pemain diharapkan fokus ke liga walupun tengah pekan depan Messi dkk. telah ditunggu oleh PSG. Celta Vigo sendiri kini berada di urutan ke-19 dengan koleksi 23 poin dari 28 pertandingan. Tim yang dibesut oleh Paco Herrera ini tidak akan diperkuat oleh top skor timnya yaitu Iago Aspas pada pertandingan yang hanya tinggal hitungan jam, namun ia kembali akan diperkuat oleh De Lucas dan Park Chu-Young yang akhir ini cedera. Saat Barca menjadi tuan rumah melawan Celta Vigo di pekan 10 La Liga, pasukan Tito Vilanova berhasil menang 3-1 lewat gol Adriano, Villa, dan Alba.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Balaidos nanti, Messi juga berpeluang untuk mencatatkan sejarah kembali. Apabila penyerang asal Argentina ini mampu mencetak gol ke gawang Celta Vigo, ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam 19 laga beruntun yang belum ada pesepakbola manapun melakukannya. Dari 18 laga beruntun ia mencetak gol, Messi telah mencatatkan namanya di papan skor sebanyak 28 kali.

busquets

Untuk formasi Barca sendiri, diprediksi Jordi Roura masih memainkan pola 4-3-3 yang biasa ia terapkan. Pada posisi penjaga gawang, nama Pinto jelas menjadi terdepan untuk mengisi posisi tersebut. Sebagai pelapis Pinto, Pique dan Mascherano kemungkinan akan tampil dari awal. Namun, Bartra mungkin saja tampil sebagai starter dengan opsi menyimpan satu dari dua bek sentral Barca tersebut mengingat laga melawan PSG 3 hari lagi. Untuk bek sayap, Alves dan Montoya akan dipasang oleh Roura dikarenakan cederanya Alba dan Adriano. Tapi, kehadiran Abidal di skuad menjadi pilihan lain bagi Roura. Di lini tengah, Thiago-Song-Cesc kemungkinan akan mengisi jantung permainan Barca. Song dimainkan dengan alasan mengistirahatkan Busquets, Cesc tampil dengan opsi menyimpan Sang Ilusionis, Andres Iniesta. Sedangkan Thiago, tampil memang untuk mengisi pos yang ditinggalkan Xavi karena cedera. Maju ke lini serang, Alexis-Villa-Tello diprediksi akan tampil guna menyimpan tenaga Messi. Namun, pemain nomor 10 itu bisa saja tampil bergantian dengan Villa. Semoga Barca bisa mengamankan raihan 3 poin untuk mendekatkan langkah menuju tahta juara liga. Visca Barca!

La Liga Jornada 29

Celta Vigo – FC Barcelona

Venue : Balaidos Stadium (31,800)

Wasit : Mateu Lahoz

Stasiun TV : Trans TV

Perkiraan formasi:

FC Barcelona (4-3-3) : Pinto, Alves-Pique-Mascherano-Montoya,  Thiago-Song-Cesc, Alexis-Villa-Tello

Kata kunci: ,

Terima Kasih Roura, Selamat Datang Kembali Tito
initialsatsat - Kamis, 28 Maret 2013 - 12:10.



Setelah sempat selama kurang lebih 2 bulan lamanya di New York, akhirnya Tito Vilanova kembali ke Barcelona selasa waktu setempat. Pemain, penggemar, klub dan bahkan insan dalam dunia sepakbola merasa bahagia atas kembalinya Tito. Tetapi kita sebagai penggemar Barca ada baiknya melihat kembali 2 bulan terakhir ini, siapakah sosok yang patut kita apresiasi selama Tito absen. Jordi Roura, ya siapa lagi kalau bukan asisten pelatih sekaligus caretaker Blaugrana dalam 2 bulan terakhir. Mari kita lihat kembali pro dan kontra atas kehadiran Roura dalam 2 bulan terakhir bersama tim. Karena dengan kembalinya Tito, apakah akhir pekan nanti sudah bisa mendampingi tim atau belum, pastinya “era” Jourdi Roura memimpin tim sepertinya akan segera berakhir.

Jordi Roura memang masih memiliki sedikit pengalaman dalam hal melatih sebuah tim. Dirinya “terpaksa” mengambil alih posisi Tito Vilanova sebagai pelatih tim utama tanpa persiapan sama sekali. Roura akhirnya diperkenalkan oleh “tekanan” luar biasa sebagai pelatih tim utama (apalagi ini tim Barcelona), dan harus bertanggung jawab penuh dengan tim. Oleh karena itu, kritik yang dialamatkan padanya dalam 2 bulan terakhir terasa tidak adil.

Saat menjadi caretaker Barca, Roura jelas terlihat belum siap menjadi pengganti Tito Vilanova. Saat tim membutuhkan suatu perubahan dalam suatu pertandingan, Roura kurang keberanian untuk melakukan perubahan dan pergantian yang diperlukan. Pergantian pemain yang dilakukannya terkadang juga tidak membawa kebaikan untuk tim, dan instruksinya dari pinggir lapangan juga patut dipertanyakan. Tetapi kita harus ingat, bahwa meski tidak ada Tito bersamanya, keputusan yang diambil Roura merupakan keputusan bersama Tito. Keduanya sering melakukan percakapan melalui aplikasi percakapan “Whatsapp”, pun pelatih kebugaran Barca sering terlihat melakukan percakapan dengan Tito melalui  telpon selularnya  saat pertandingan berlangsung.

Dalam perjalanannya, bulan februari memang selalu bukan bulan yang baik untuk Barca di tiap musimnya. Hasil kekalahan di partai Clasico dan laga penting melawan Milan langsung berimbas negatif untuk Roura. Saat Barca mengalami kekalahan (kehilangan trophy), Roura jadi target mudah atas hasil tersebut, dimana sebenarnya dirinya adalah seorang caretaker yang mencoba melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dalam tekanan yang luar biasa besar. Kecewa? pasti, tetapi bukan hanya dirinya yang kecewa, pemain juga kecewa, dan tanggung jawab tren negatif tersebut juga harus ditanggung bersama-sama. Faktor absennya Tito juga mempengaruhi moral pemain, klub, fans bahkan Roura sendiri.

Laga melawan AC Milan di leg kedua adalah titik balik bagi dirinya, baik sebagai caretaker ataupun sebagai pemain. Menjadi caretaker yang tidak pernah dibayangkannya mungkin tidak akan pernah dilupakan Roura, karena mimpi buruknya sebagai pemain saat melawan Milan, sudah lunas terbayar.  Menurut saya Jordi Roura sudah melakukan tugas yang cukup bagus selama 2 bulan terakhir ini. Klub bisa dibilang beruntung, tidak perlu bersusah payah mengeluarkan uang untuk menyewa pelatih baru. Beruntung mempunyai sosok Jordi Roura yang sudah mengenal Tito dan beberapa pemain Barca sendiri dengan sangat baik. Dan yang paling penting, bisa membuat Tito Vilanova fokus untuk menjalani pengobatan tanpa khawatir apa yang akan terjadi dengan anak didiknya.

Pada akhirnya Roura mungkin bisa sedikit lega dengan kembalinya Tito Vilanova, dirinya mampu sejenak melepaskan beban berat di pundaknya dalam 2 bulan terakhir ini.  Bagi kita fans Barca, kesembuhan Tito Vilanova mengajarkan bahwa ada hal-hal yang lebih penting daripada sepakbola itu sendiri. Dalam euforia kebahagiaan atas kembalinya Tito, fans Barca seluruh dunia juga harus tidak lupa untuk berterima kasih kepada Jordi Roura, yang mampu menarik FC Barcelona keluar dari keterpurukan.

Terima Kasih Roura! Dan Selamat datang kembali Tito! Som Un Equip.

Kata kunci: , ,

#