![]()
Bertandang ke kota Pamplona dan dengan misi meraih kemenangan di kandang Osasuna di ajang Primera Liga 2011-2012 Barca justru harus menelan kekalahan dan kehilangan 3 poin penting dalam perburuan gelar La Liga. Osasuna berhasil membalas kekalahan mereka di paruh musim pertama dan gagalnya mereka di Piala Raja oleh Barca, tim tuan rumah unggul tipis 3-2 atas Barca.
Padatnya jadwal dengan sejumlah pemain yang cedera dan demi menjaga kebugaran pemain memaksa Guardiola melakukan rotasi terutama di lapangan tengah dengan tidak memainkan Xavi, Iniesta dan Cesc Fabregas. Namun hal ini berakibat fatal dengan tidak berjalannya alur permainan Barca seperti biasa, Pep menduetkan Thiago Alcantara dengan Sergi Roberto sejak awal dan tidak berjalan sesuai skema yang di inginkan Guardiola.
Laga yang baru berjalan lima menit gawang Victor Valdes sudah harus bobol akibat umpan Raul Garcia ke Lekic, Lekic sukses mencetak gol pertama Osasuna. Tertinggal di awal laga memaksa Barca keluar menyerang dan berusaha menekan tim tuan rumah tetapi serangan demi serangan Barca tidak berhasil dengan maksimal. Barca bahkan harus tertinggal 2 gol di menit 23′, Lekic kembali menjebol gawang Barca setelah serangan Alvaro kembali dengan baik diselesaikan oleh Lekic, Barca tertinggal dua buah gol di babak pertama.
Di babak kedua upaya para pemain Barca berhasil menipiskan skor, Isaac Cuenca yang memberikan bola pada Alexis berhasil menggetarkan gawang Osasuna skor berubah 2-1 menit 50′.
Petaka terjadi ketika Valdes tidak berhati-hati mengarahkan bola, Nino pemain Osasuna yang berhasil mendapatkan bola sukses membuat pertahanan Barca panik dan Raul Garcia memanfaatkan keadaan tersebut, skor 3-1 menit 56′ untuk tuan rumah. Barca berusaha menekan dengan memasukkan Cesc Fabregas, Cesc mampu meningkatkan daya gedor Barca, umpannya ke Cristian Tello mampu membuat gol kedua Barca, 3-2 skor pada menit 73′.
Defisit satu gol Barca mampu menekan perlawanan Osasuna, beberapa peluang tercipta tetapi gagal menghindarkan Barca dari kekalahan, Barca harus menerima kenyataan kalah dan kembali kehilangan poin di kandang lawan.
Dengan hasil ini perjuangan Barca bersama Pep Guardiola akan sangat berat untuk mempertahankan gelar, el Real yang dalam kondisi bugar dan baru bermain Senin dinihari WIBB diyakini akan memperlebar jarak dengan Barca di Primera.
Barca kembali akan tampil tengah pekan depan melawan Bayer Leverkusen di ajang liga Champion.

Barcelona sukses melakukan laga tandangnya ke Malaga dengan meraih kemenangan telak atas tuan rumah dengan skor 1-4.
Pergi ke Malaga dengan misi tidak boleh kehilangan poin dalam bersaing dengan el Real di klasemen Primera Barca berhasil mendominasi laga sejak babak pertama dimulai hingga pertandingan usai.
Sejak pertandingan di mulai anak-anak asuh Guardiola berusaha memegang kendali permainan meskipun turun tanpa kekuatan terbaiknya karena Xavi, Puyol dan Fabregas hanya duduk di bangku cadangan.
Serangan-serangan ke pertahanan Malaga dilakukan sejak awal namun para pemain Barca baru berhasil memecah kebuntuan setelah laga berjalan 30 menit. Umpan Adriano ke kotak pertahanan Malaga disambar Messi dengan sundulannya dan berhasil menciptakan gol pertama Barca di menit 33′, Caballero harus melihat jalanya bergetar.
Barca baru berhasil menambah gol di menit 48′ ketika Alexis Sanchez berhasil membobol gawang Malaga dari jarak dekat menyusul kemelut yang terjadi sebelumnya, 0-2. Tidak membutuhkan waktu lama Barca kembali menambah gol, Messi yang mendribble bola kembali membuat barca unggul tiga gol pada menit 51′. Malaga kian sulit mengembangkan permainannya, gol terakhir Barca tercipta kembali oleh Messi yang akhirnya mencatatkan hatrik pada laga ini, aksi solo-run Messi tidak dapat dicegah pemain-pemain Malaga, 0-4 menit 81′.
Malaga akhirnya dapat mencetak sebuah gol di menit 85′, setelah Rondo berhasil memanfaatkan bola rebound recio, 1-4. Skor tidak berubah hingga wasit Undiano Mallenco meniupkan peluit akhir.
Barca kini bersiap untuk melakukan laga tengah minggu di ajang Piala Raja melawan Real Madrid di Camp Nou pada hari Kamis pagi, sementara ini Barca telah unggul agregat 2-1 atas rivalnya tersebut.

Barcelona sukses menuju babak 8 besar pada ajang Copa del Rey atau Piala Raja musim 2011-2012 setelah dalam leg 2 yang dilangsungkan di kandang Osasuna pagi hari tadi berhasil mengalahkan tim tuan rumah dengan skor tipis 1-2. Dengan demikian anak-anak asuh Guardiola secara total unggul agregat 6-1 atas Osasuna dan akan menantang juara musim lalu, Real Madrid.
Barca dalam pertandingan dinihari tadi justru tertinggal terlebih dahulu pada menit 41′ setelah Dejan Lekic berhasil menjebol gawang Barca yang dikawal oleh Pinto. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Osasuna.
Barca berhasil menyamakan kedudukan selang babak kedua berjalan tiga menit, Alexis Sanchez yang menerima umpan silang dari Adriano berhasil menggetarkan gawang Osasuna dengan headingnya, Riesgo harus memungut bola dari gawangnya menit 48′. Sukses menyamakan kedudukan Barca berhasil mendominasi laga meskipun Osasuna juga sesekali mampu menerobos pertahanan Barca namun tidak menemui hasil maksimal.
Barca menambah gol setelah Messi yang masuk menggantikan Alexis berhasil memberikan bola pada pemain muda Barca Atletic, Sergi Roberto membuat Barca unggul pada menit 73′ hingga pertandingan usai.
Namun kabar kurang menggembirakan harus diterima Barca, pemain bertahan Andreu Fontas mengalami cedera lutut seperti yang dialami oleh Ibrahim Afellay, Fontas dikabarkan harus menjalani operasi pemulihan cederanya dan diperkirakan akan absen hingga akhir musim.
Seorang pemain yang juga menderita cedera namun tidak terlalu parah adalah Pedro Rodriguez dan diperkirakan juga akan absen saat Barca harus melakukan laga tandang pada leg 1 babak 8 besar Copa del Rey hari Rabu minggu depan melawan Real Madrid.

Barca akhirnya sukses menjalani laga terberatnya di Primera Liga 2011-2012 paruh musim dengan memenangi duel el Clasico jilid I di Santiago Bernabeu dengan skor telak 1-3 hari Minggu dini hari kemarin.
Meskipun harus turun ke lapangan dengan beban cukup berat guna memperkecil selisih poin dengan el Real anak-anak asuh Guardiola mampu memberikan perlawanan kepada tuan rumah, tampil sebagaimana mustinya dan sekaligus sukses mengalahkan Madrid.
Pada pertandingan yang berlangsung panas dan cepat, tim tuan rumah berhasil unggul terlebih dulu. Bermula dari serangan Madrid di menit awal, kiper Victor Valdes melakukan blunder akibat salah memberikan bola yang dikuasainya kepada Angel di Maria, di Maria kemudian memberikan bola liar tersebut kepada Benzema yang berdiri bebas. Gawang Valdes bergetar saat laga belum memasuki menit kedua. Tertinggal dengan gol cepat Barca tetap berhasil menjaga kondisi mentalnya di lapangan.
Serangan silih berganti terjadi. Barca berhasil menyamakan kedudukan ketika Lionel Messi dengan sangat baik mampu memberikan umpan kepada Alexis, Alexis kemudian mengarahkan bola ke kanan gawang Madrid, Casillas tidak mampu menghalau, 1-1 menit 30′. Babak pertama berakhir seri.
Babak kedua tempo pertandingan tetap ketat antara kedua tim. Menit ke 53′ Barca sukses unggul, kali ini berkat tendangan Xavi yang mengarah ke gawang Casillas, bola yang sebenarnya on target justru membentur kaki Marcelo, Casillas yang semula berhasil mengantisipasi arah bola Xavi justru mati langkah, gol kedua bagi Barca terjadi. 1-2 kedudukan berubah tujuh menit setelah jeda.
Barca tidak mengendorkan serangan dan permainan, Real Madrid yang berusaha menyamakan kedudukan mulai kembali bermain keras untuk merusak irama permainan Barca.
Barca kembali mencetak gol ketiganya berawal dari upaya messi mendekati pertahanan Madrid, Messi memberikan bola pada Dani Alves, pemain belakang andalan Barca ini kemudian meneruskan bola ke tiang jauh, Cesc Fabregas dengan brilian berhasil memenangi duel perebutan bola dengan Coentrao, Iker Casillas harus kembali memungut bola dari gawangnya di menit 65′.
Madrid berusaha untuk memperkecil selisih gol dengan melakukan serangan-serangan balik yang cukup berbahaya karena setelah unggul 1-3 Barca mampu mendominasi permainan, namun upaya tuan rumah tidak menemui hasil hingga laga usai.
Barca sukses menjungkalkan el Real pada el Clasico pertama musim ini.

Barcelona yang melakukan laga tandang pertamanya di Primera Liga musim 2011-2012 harus puas hanya mendapatkan satu poin setelah ditahan imbang tuan rumah Real Sociedad 2-2 (0-2).
Sociedad yang selalu menyulitkan Barca pada awalnya terlihat akan menerima kekalahan telak dari Barca setelah sejak awal Barca dengan mudah mendominasi laga. Gol pertama Barca sudah tercipta ketika pertandingan baru berjalan 10 menit, Xavi berhasil menaklukkan Raul Bravo, selang satu menit setelah gol pertama Xavi, giliran Fabregas yang sukses menggetarkan gawang Sociedad.
Pertandingan belum berjalan limabelas menit Barca sudah unggul 2 gol. Perlahan namun pasti pemain-pemain Sociedad mulai menemukan irama permainannya, Barca mulai kesulitan menyerang dan sesekali serangan cepat dan berbahaya harus dihadapi lini pertahanan Barca. Barca mulai kehilangan kendali permainan saat Alexis Sanchez yang kerap menyulitkan pemain belakang Sociedad harus keluar karena cedera hamstring, babak pertama Barca tetap unggul.
Memasuki babak kedua dominasi permainan Barca terlihat menurun, sementara para pemain Sociedad semakin sering menyulitkan pertahanan Barca yang bermain tidak sebaik di babak pertama. Gol akhirnya tercipta di menit 59′ untuk tim tuan rumah Agirretxe sukses menaklukkan Valdes. Barca yang dimenit awal memberikan kejutan dengan unggul 2 gol cepat kini pun harus menerima hal yang sama, selang dua menit dari gol pertama Sociedad, Valdes kembali harus mengambil bola dari gawangnya, bermula dari back-pass blunder yang dilakukan David Villa, bola justru terlalu jauh hingga terjadi kepanikan di pertahanan Barca, Griezmann kemudian mengubah kedudukan menjadi 2-2 di menit 61′.
Pertandingan berjalan semakin ketat, peluang demi peluang berhasil di dapatkan kedua tim namun tidak terjadi lagi gol sampai pertandingan berakhir.
Barca harus menerima hasil imbang pertamanya di Primera Liga 2011-2012 di San Sebastian, tempat yang selalu menyulitkan Barca.