
Barcelona akan menjalani laga terakhirnya di kompetisi liga Spanyol musim 2011-2012 pada hari Sabtu (Minggu dinihari waktu Indonesia).
Pertandingan terakhir Barca dan juga kiprah Pep Guardiola di Primera Liga sebagai pelatih Barca akan dilangsungkan di Sevilla kota tempat klub Real Betis bermarkas. Latihan persiapan telah berlangsung sejak tengah pekan ini dan rombongan akan berangkat ke wilayah Andalusia Sabtu siang.
Hingga kini tercatat beberapa pemain Barca masih menjalani pemulihan cedera antara lain, David Villa, Alexis Sanchez, Fontas, Puyol yang harus menjalani operasi lutut, Abidal yang masih menjalani pemulihan pasca operasi hati, dan kabar terakhir adalah Pinto yang mencerita cedera lutut ketika berlatih.
Setelah pertandingan kontra Real Betis Barca akan menjalani satu pertandingan lagi di final Piala Raja 2011-2012 yang akan berlangsung di markas Atletico Madrid melawan Bilbao.

Barcelona akhirnya mengumumkan pengunduran diri pelatih Barca Josep Guardiola pada hari Jumat siang 27 April 2012.
Teka-teki masa jabatan Guardiola kini telah resmi di rilis melalui konferensi pers yang dihadiri oleh Sandro Rosell selaku presiden Barca, Zubizarreta yang menjabat direktur olah raga dan Guardiola sendiri. Beberapa pemain tampak hadir antara lain Carles Puyol, Xavi, Victor Valdes, Iniesta, Fabregas dan Gerard Pique.
Meskipun telah resmi diumumkan ke publik Guardiola baru akan resmi meninggalkan Barca setelah perhelatan final Piala Raja pada akhir Mei mendatang, dengan demikian hingga sisa laga di liga Spanyol Guardiola akan masih mendampingi tim. Alasan pribadi menjadi alasan Pep mengapa dia memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama Barca yang telah berjalan 4 tahun, salah satunya adalah Guardiola tidak menginginkan Barca menjadi ketergantungan pada dirinya hingga waktu yang lama.
Di masa kepelatihannya Pep telah memberi Barca 13 gelar dari kemungkinan 18 gelar selama empat tahun membesut Barca, 2 diantaranya sebagai juara liga Champion Eropa, 3 gelar Primera dan 2 gelar juara dunia antar klub FIFA.
Sebagai gantinya Barca telah menunjuk Tito Vilanova yang selama ini menjadi asisten Pep di tim utama dan Tito akan resmi bertugas pada 1 Juli 2012. Gracias Pep, Muchas Gracias Sant Pedor.

Barcelona gagal menembus final liga Champion di musim 2011-2012 setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan wakil Inggris, Chelsea.
Striker Chelsea dan anggota timnas Spanyol Fernando Torres membuat Barca harus melepas gelar juara Eropa dengan gol nya di menit-menit akhir pertandingan yang membuat Chelsea unggul agregat 3-2 atas Barca. Hal ini membuat hasil laga kemarin menjadi pukulan beruntun yang harus diterima Barca, setelah juga mengalami kekalahan di duel el Clasico atas el Real 1-2 di akhir pekan lalu.
Dua hasil laga Barca terakhir membuat Barca gagal di dua ajang kompetisi. Kekalahan atas Madrid membuat jarak poin melebar hingga 7 poin dan dengan sisa laga Primera yang hanya tinggal 4 Jornada peluang Barca bisa dibilang tertutup di kompetisi Primera. Demikian halnya di kompetisi Eropa, hasil imbang dinihari tadi membuat Barca harus merelakan Chelsea menuju Allianz Arena di akhir Mei nanti.
Satu-satunya peluang Barca meraih gelar dan piala kini hanya di ajang Piala Raja yang pada final bulan Mei mendatang Barca akan bertemu Athletic Bilbao.

Setelah mengalami kekalahan tipis 1-0 pada laga semifinal leg 1 di Stamford Bridge melawan Chelsea kini Barcelona mempersiapkan diri untuk laga el Clasico kontra Real Madrid yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu malam waktu setempat atau Minggu pagi 22 April 2012 di Indonesia.
Sejak kedatangan kembali dari London skuat Barca telah melakukan latihan persiapan Clasico dan akan mengakhiri sesi latihan pada Sabtu pagi. Kabar cedera pemain datang dari Alexis Sanches, pemain yang juga anggota timnas Chile ini dipastikan tidak dapat memperkuat rekan-rekannya saat el Clasico karena cedera yang dialaminya karena benturan yang terjadi dengan John Terry tengah pekan ini.
Laga Clasico kali ini juga menjadi penentu persaingan memperebutkan titel juara Primera 2011-2012 bagi kedua tim. Barca kini terpaut 4 poin dari Madrid, kemenangan bagi Barca akan sangat berharga dan mempengaruhi peta persaingan hingga akhir musim dan akan memberikan tekanan lebih berat bagi Madrid karena laga-laga keras masih menanti Madrid setelah Clasico ini.
El Clasico di Primera liga adalah panggung utama liga Spanyol dan juga merupakan el Clasico “yang sebenarnya” bagi kedua tim dibandingkan pertemuan el Clasico di ajang lainnya, pameo dan slogan “Boleh kalah dari tim lain tapi tidak kalah dari mereka” juga lahir dari ajang pertemuan kedua tim ini di liga Spanyol. VISCA BARCA !

Barca berhasil meraih kemenangan penting dalam laga tandangnya ke kota Valencia di kandang Levante pagi hari tadi dengan kemenangan tipis 1-2 (1-0).
Dua gol Messi membuat Barca bisa menghindari kekalahan setelah tertinggal satu gol di babak pertama.
Sejak pertandingan dimulai Barca terlihat kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya. Tekanan mental yang diterima anak-anak asuh Guardiola sedikit banyaknya terlihat karena sang rival telah berhasil memenangkan laga di Santiago Bernabeu beberapa saat sebelum Barca berlaga. Alur serangan yang dibangun para pemain Barca selalu berhasil dipatahkan para pemain Levante yang bermain ekstra bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik cepat dan sporadis ke pertahanan Barca bila mereka mempunyai kesempatan.
Tuan rumah akhirnya berhasil memaksimalkan taktik mereka saat serangan yang dilakukan ke pertahanan Barca membuat Sergio Busquets dianggap melakukan handsball di menit 23′, Barkero yang menjadi eksekutor mampu menaklukkan Valdes yang salah mengantisipasi arah bola. Keunggulan Levante bertahan hingga jeda.
Di babak kedua Barca mencoba lebih berani keluar menyerang guna mengejar defisit satu gol. Serangan terus dilakukan para pemain Barca hingga menemui hasilnya pada menit 64′, kerja sama satu dua antara Messi dan Alexis dituntaskan Messi secara brilian, tendangan kaki kirinya menghunjam gawang Levante tanpa mampu dihalau kiper Munua.
Barca akhirnya menambah gol dari titik putih setelah Cuenca dijatuhkan dalam kotak pinalti. Messi yang menjadi eksekutor kembali mencetak gol sekaligus membawa Barca unggul di menit 71′. Barca unggul 1-2 atas tuan rumah hingga pertandingan selesai.
Tambahan dua gol Messi membuatnya menjadi pemain yang telah mencetak 63 gol semusim di semua ajang, hal ini membuat Messi diyakini akan menyamai bahkan memecahkan rekor seorang legenda sepakbola dari Jerman yaitu Gerd Mueller yang mampu mencetak 67 gol dalam semusim, Messi hanya terpaut 4 gol saja dari Mueller.
Setelah berhasil meraih poin penuh di kandang Levante, kini Barca bersiap melakukan laga tandang ke Inggris untuk menghadapi Chelsea di leg 1 semifinal liga Champion 2011-2012 tengah pekan depan.