
Melawan timnas Skotlandia kemarin malam yang berakhir dengan kemenangan telak timnas Spanyol 3-1 atas Skotlandia, dalam laga pamungkas penyisihan Euro 2012 di Alicante Spanyol, pemain Barcelona yang juga penyerang Spanyol David Villa ikut serta menyumbangkan gol selain dua buah gol yang diciptakan rekannya yang kini bermain di Manchester City, David Silva.
Gol David Villa tersebut merupakan momen bersejarah bagi pemain Barcelona ini, kini Villa berhasil menambah pundi-pundi gol nya bersama La Furia Roja genap menjadi 50. David Villa kini mencetak 6 gol lebih banyak dibandingkan legenda Real Madrid Raul Gonzalez, Villa bermain sebanyak 80 kali dan mencetak 50 gol, Raul berhasil membukukan 44 gol dalam 102 penampilan.
Villa mencetak gol ketiga bagi Spanyol di babak kedua, setelah serangan yang dilakukan Santi Cazorla bekerja sama dengan Silva, Silva yang sudah berada dalam kotak pertahanan Skotlandia memberikan umpan matang kepada David Villa yang berdiri bebas tanpa terkawal pemain bertahan Skotlandia, Villa kemudian denngan tenang melakukan placing terarah dan tidak dapat dihalau kiper Skotlandia Alan Mc Gregor. Satu gol balasan dari Skotlandia dihasilkan melalui titik putih (66′) setelah pelanggaran Valdes terhadap pemain Skotlandia di depan gawang Spanyol.

Kamis 29 September dinihari WIB, FC Barcelona memetik kemenangan di Liga Champions usai menggulung BATE Borisov lima gol tanpa balas di Stadion Horodskiy dalam pertandingan Grup H Liga Champions.
Pada pertandingan melawan BATEyang merupakan laga perdana Barcelona melawan tim asal Belarusia memakai kostum away hitam-hitam dengan mengenakan pita putih di lengan sebagai tanda berkabung atas meninggalnya mantan pemain Barca, Chus Pereda.
Pada menit ke 19 Barca membuka keunggulan Gol berawal dari niat Dani Alves yang menusuk dari sektor kanan memberikan umpan kepada Messi di kotak penalti. Namun bola mengenai Aleksandr Volodko, dan mengarah ke gawang sendiri, sehingga membuat kiper Aleksandr Gutor tak berdaya. Gol bunuh diri ini mempengaruhi mental pemain BATE yang membuat mereka kehilangan konsentrasi, dan berhasil dimanfaatkan pemain tamu.
Barca cuma butuh tiga menit untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0. Kali ini Pedro Rodriguez yang menjebol gawang tuan rumah saat dia tak terkawal di tiang jauh dan menanduk bola yang dilepaskan David Villa yaitu pada menit ke 22.
BATE berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalannya. Laga berjalan setengah jam, BATE mengancam pertahanan Barcelona, dan membuat kiper Victor Valdez bekerja untuk menggagalkan peluang Mateja Kezman.
Lionel Messi memperbesar keunggulan Barca memanfaatkan blunder kiper BATE, Aleksandr Gutor. Bola lepas dari tangkapan Gutor dan dengan mudah diheading Messi ke gawang yang kosong. Skor 3-0 untuk keunggulan Los Cules bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, BATE masih belum bisa lepas dari tekanan yang diberikan Barcelona. Sempat mengimbangi di awal babak kedua, BATE akhirnya keteteran,
Pada menit ke 57 Barcelona mampu memperbesar keunggulannya. Messi mencatat namanya di papan skor untuk kali kedua setelah membobol gawang Gutor. Menerima umpan dari Alves, Messi tanpa ampun menendang bola yang bersarang di gawang BATE.
David Villa melengkapi kemenangan Barca menjadi 5-0 pada jelang akhir pertandingan ketika pemain belakang BATE kehilangan konsentrasi setelah pemain-pemain Barca terperangkap offside.
Kemenangan telak atas juara Belarusia ini membawa FC Barcelona ke puncak klasemen sementara Grup H dengan poin empat, unggul selisih gol atas AC Milan yang pada saat bersamaan menang 2-0 lawan Viktoria Plzen.
Susunan Pemain
BATE: Aleksandr Gutor, Marko Simic, Yegor Filipenko, Maksim Bordachev, Aliaksandr Valadzko, Filipp Rudik (’60 Kiryll Aleksiyan), Edgar Olekhnovich, Renan Bressan (’82 Vadim Kurlovich), Artem Kontsevoy, Mateja Kezman (’57 Maksim Skavysh), Dzmitry Baha
Barcelona: Victor Valdés, Carles Puyol, Javier Mascherano, Eric Abidal (’61 Adriano), Dani Alves, Thiago, Seydou Keita, Xavi (’59 Fabregas) , David Villa, Lionel Messi, Pedro (’69 Maxwell)

Rabu 14 September 2011 dinihari WIB Pertarungan dua klub besar terjadi di game perdana babak penyisihan grup Grup H Liga Champions. FC BARCELONA menjamu AC Milan berlangsung di stadion Nou Camp. Juara bertahan Barcelona gagal meraih poin penuh dilaga perdana pasukan Pep Guardiola hanya mampu bermain imbang 2-2. Milan unggul lewat gol cepat Alexandre Pato di detik 24. Dari bola kick off bola lantas diarahkan Antonio Nocerino ke Pato yang langsung berlari kencang membelah pertahanan Barca dan tanpa kesulitan menundukkan kiper Victor Valdez.
Kaget dengan gol cepat tersebut, Barca kemudian mengurung pertahanan Milan. Penguasaan dilini tengah tak menjadi kendala lantaran Barca memasang duet gelandang terbaik Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Namun saat hendak menembus jantung pertahanan tamunya, Barca nampak kesulitan lantaran bek-bek Milan terlihat sangat disiplin dan kuat.
Barca akhirnya sukses menyamakan kedudukan saat laga berjalan 36 menit. Gol berawal dari pergerakan luar biasa Lionel Messi yang menerobos 4 pemain lawan sebelum melepas umpan dari sisi kanan pertahanan Milan dan disambut dengan sontekan Pedro Rodriguez yang sukses menggetarkan gawang Milan
Dipenghujung babak pertama pelatih Pep Guardiola terpaksa menarik Iniesta lantaran cedera dan menggantinya dengan Cesc Fabregas. Keluarnya salah satu gelandang terbaik dunia itu tak membuat permainan cepat Barca mengendur lantaran penggantinya juga tidak kalah kelas. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Empat menit babak kedua berjalan, Barcelona sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui gol David Villa. Dari sebuah tendangan bebas di luar kotak penalti, Villa suskes mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Milan. Bola yang melaju deras tersebut gagal diblok kiper Abbiati
Kemenangan Barcelona yang sudah di depan mata akhirnya buyar di masa injury time. Gol Thiago Silva akhirnya memaksa Los Cules bermain imbang 2-2 dengan AC Milan.
Pemain veteran Clerance Seedorf yang maju mengambil tendangan tersebut, mengarahkan bola ke tengah kotak penalti. Bola lambung tersebut berhasil disambut tandukkan kepala Thiago Silva dan gagal diamankan Valdez. Kedudukan 2-2 bertahan hingga bubaran
Berikut Jalannya pertandingan
Baru 24 detik laga berjalan Milan sudah unggul. Dari bola kick off, Pato menguasai bola dan berlari membelah pertahanan Barca sebelum menceploskan bola melewati sela kaki Victor Valdes. Tersengat gol cepat itu Barca mulai mengurung pertahanan Milan dan menerapkan permainan tiki-taka.
Pada menit ke-12 David Villa mendapat bola hasil umpan sundulan Seydou Keita, di tiang jauh melepaskan tembakan sambil dibayangi Gianluca Zambrotta dan bola pun menyasar di sisi gawang Christian Abbiati.
Pada menit ke -13 giliran Lionel Messi yang mencoba peruntungannya. Tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti dilepaskan tapi bola berhasil ditepis Abbiati.
Pada menit ke -16 Pato kembali jadi momok bagi pertahanan Barca kala ia dikawal tiga pemain lawan. Melihat Kevin Prince Boateng bebas, Pato mengumpan dan Boateng mengeksekusi bola tersebut namun sayang melayang jauh di atas mistar.
Pada menit 30 kerjasama Messi dan Alves berhasil menembus pertahanan Milan. Messi melepaskan tembakan ke sudut sempit gawang namun Abbiati bisa menepisnya.
Pada menit ke -36 Pedro akhirnya sukses mencetak gol penyama kedudukan bagi Barca . Diawali kerja keras Messi melewati hadangan 3-4 pemain Milan dan begitu memasuki kotak penalti, dikirimkan bola ke tiang jauh dan dengan mudah Pedro menyontek bola ke jala Abbiati.
Xavi di penghujung babak pertama mencoba lewat sepakan jarak jauh tapi masih melebar di sisi gawang Milan.
Pada menit 47 tembakan keras Xavi dari jarak jauh masih bisa ditepis Abbiati
pada menit 50 Barca mendapat free kick dari jarak 25 yard dan Villa dengan dingin melepaskan bola ke pojok kanan atas gawang Abbiati. Barca berbalik unggul 2-1.
Setelahnya Barca beberapa kali menciptakan peluang namun masih mentah di barisan pertahanan Milan.
Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar setelah pada masa injury time ketika korner Clarence Seedorf disambut tandukan Silva yang menjebol gawang Valdes.
Skor akhir laga ini 2-2.
Susunan pemain
Barcelona: Valdes; D Alves, Mascherano, Busquets, Abidal; Keita (Puyol 67), Xavi, Iniesta (Fabregas 39); Villa (Afellay 83), Messi, Pedro
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Nocerino, Van Bommel (Aquilani 77), Seedorf; Boateng (Ambrosini 33); Cassano (Emanuelson 61), Pato

Kembali FC Barcelona secara dramatis memenangkan trofi Supercopa dengan skor tipis 3-2 menundukkan Real Madrid di Nou Camp, Kamis 18 Agustus 2011. Bertindak sebagai tuan rumah Barcelona seakan menemukan kembali bentuk permainan mereka. Permainan tiki-taka yang menjadi ciri khas Barca perlahan mulai terlihat.
Pada menit ke-14 lewat umpan cerdik Lionel Messi kepada Andres Iniesta yang lolos dari jebakan offside berhasil menjebol gawang Casillas. Madrid memilih untuk tidak panik dan terus menekan pertahanan Barca walau tertinggal satu Gol. Usaha tersebut berhasil karrena kesalahan Pique yang terlalu lama menahan bola memberikan Madrid peluang sepak pojok Ozil yg dimanfaatkan oleh Benzema untuk mengirimkan bola kepada Cristiano Ronaldo yang berada di depan Valdes. Tanpa kesulitan bintang asal Portugal ini membawa timnya menyamakan skor di menit ke-20
Pada menit ke 43 Barca kembali memimpin berkat gol yang di cetak MESSI yang bermain satu-dua dengan Pique dan berhasil melewati Casillas.
Awal babak kedua diwarnai dengan perselisihan yang melibatkan Marcelo dan Messi. Kaki Marcelo terlihat sengaja menendang Messi yang berada di sebelahnya ketika pemain Brasil tersebut melompat menyundul bola. Kedua kubu bersitegang memaksa wasit mengeluarkan 3 kartu kuning, 2 diantaranya untuk pemain Madrid.
Dan Permainanpun semakin memanas, pada menit ke 81 Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Karim Benzema Sepak pojok Kaka menimbulkan kemelut di depan gawang Valdes yang kemudian dimanfaatkan Benzema untuk mencetak gol dari jarak dekat.
Namun pada menit ke 87 Fans Barcelona mendadak bergemuruh ketika Lionel Messi kembali membawa timnya unggul. Skema permainan cantik Barcelona berhasil menempatkan Adriano di sisi kanan untuk kemudian mengirim bola yang diselesaikan dengan tendangan voli Messi menembus jala Casilas.
Pada perpanjangan waktu babak kedua kembali terjadi insiden. Marcelo melakukan tackling keras ke pada Cesc Fabregas yang masuk pada menit 80, sehingga wasit memberikan kartu merah langsung, sehingga menyebabkan kedua kubu bersitegang dan pertandingan terhenti sementara.
Setaelah sempat terhenti wasit melanjutkan pertandingan namun tidak merubah jumlah gol. Barcelona meraih Trofi Supercopa ke tiga kalinya di bawah komando Pep Guardiola, mengalahkan Madrid dengan skor 3-2.
Susunan Pemain
Barcelona: Valdés; Alves, Piqué, Mascherano, Abidal; Busquets (Keita ’85), Xavi, Iniesta; Pedro (Fabregas ’82), Villa (Adriano ’73), Messi
Real Madrid: Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Coentrao; Di María (Higuain ’64), Alonso, Khedira (Marcelo ’46); Benzema, Oezil (Kaka ’78), Ronaldo

Jika ada lawan yang tahu bagaimana cara menghadapi Barca di era Pep, dialah Valencia-nya Unai Emery. Bagaimanapun situasinya, Valencia selalu susah dan melawan penguasaan bola, bermain dengan kecepatan tinggi, dan tekanan di seluruh lini. Kadang-kadang Barca bisa menang, dan kadang-kadang seri, terutama di Mestalla. Ya, ini memang tidak mudah.
Xavi dikabarkan telah siap kembali ke line up, dia sendiri yang membuat pernyataan itu. Lalu Pinto kemungkinan masih akan mengisi posisi diantara tiang gawang, dan Puyol yang masih belum fit. Walau Xavi sudah siap, kita masih ragu dia akan dipaksakan karena ada partai penting lagi minggu depan lawan Arsenal. Sementara itu, Alves sudah kembali ke pertahanan setelah hukuman akumulasi kartu.
Dari kubu Valencia, Emery juga punya masalah di tim utamanya, terutama di bagian pertahanan. Bruno dan Stankevicious masih belum pasti. Miguel keluar dari tim karena seringnya ikut pesta di luar, Topal juga diragukan mengisi lini tengah, dan Abelda cidera untuk satu minggu. Dan jika benar kondisinya, Aduriz juga tidak bisa main. Tapi Valencia masih punya banyak penyerang lain di lini depan. Seperti yang kita tahu, walau masalah Valencia ada di pertahanan, tapi serangan mereka masih tidak bisa dianggap remeh. Mereka tim yang menyerang, penuh dengan kecepatan, bakat, dan strategi yang matang.
Di pertemuan pertama, Valdes menjadi kunci kemenangan kita, sebelum berakhirnya babak pertama dengan skor 0-1 untuk Valencia, Valdes dua kali menyelamatkan peluang satu lawan satu. Jika pada saat itu gagal, tidak menutup kemungkinan akan menjadi kekalahan ke-2 Barca di liga, dan di kandang sendiri. Pinto harus bekerja keras kali ini, tidak seperti lawan-lawan sebelumnya.
Ini adalah pertandingan untuk mengetuk palu, bahwa kita punya kekuatan untuk menjadi juara La Liga lagi. Kalah disini memang tidak membuat Barca down. Tapi jika menang, ini merupakan ancaman yang sangat serius untuk tim ibukota bahwa Barca tidak mudah menyerah dan keunggulan minimal 7 poin sudah ditangan.
Perkiraan pemain utama :
Pinto, Alves, Pique, Abidal, Maxwell, Busquets, Iniesta, Keita, Villa, Messi, Pedro.
Visca Barca