
Barcelona akan melakoni jornada 37 La Liga melawan Espanyol. Laga ini merupakan derby antar tim dari kota Catalan atau yang lebih dikenal dengan Derby Catalan. Pertandingan yang akan berlangsung pada Senin (27/5) dinihari WIB ini dihelat di Estadi Cornella-El Prat. Barca hanya memenangi satu dari tiga pertandingan di Stadion Cornella-El Prat tersebut.
Meskipun telah menjadi jawara La Liga musim ini, Barca masih tetap fokus kepada pertandingan sisa musim ini. Kemenangan tetap menjadi fokus utama anak-anak asuh Tito Vilanova untuk bisa meraih poin 100 di akhir musim. Pada putaran pertama lalu, Barca berhasil menghajar Espanyol dengan skor telak 4-0. Gol diciptakan oleh Xavi, Pedro (2), dan Messi.
Dari tim tuan rumah, Espanyol tentu akan memberikan tekanan kepada Barca untuk bisa memenangkan pertandingan (minimal meraih hasil seri). Ditambah lagi semangat untuk metraih tiket Liga Eropa dan faktor tuan rumah. Espanyol akan bermain dengan lebih tenang. Pasalnya, sejak manajer baru dari Mexico Javier Aguirre mengambil alih tim, Espanyol beranjak naik dari zona degradasi menuju tim yang bermimpi untuk main di Liga Eropa musim depan walaupun sulit untuk mencapainya.
Dari sisi pemain, pelatih Espanyol tidak dapat menurunkan Hector Moreno yang cedera dan pemain tengah Sergio Tejera yang kena sanksi. Begitu juga dengan Victor Alvarez yang baru saja melakukan operasi jantung Kamis kemarin.
Pada pertandingan yang akan kick-off beberapa jam lagi, Barca dipastikan tanpa mega bintang Lionel Messi, Carles Puyol, dan Eric Abidal yang absen karena cedera. Namun, kabar baiknya adalah Alves dan Adriano sudah mengikuti sesi latihan kemarin dan siap untuk pertandingan nanti. Dokter klub telah memberi lampu hijau kepada mereka yang telah selesai dari masa pemulihannya.
Untuk formasi Barca, Tito masih akan menerapkan pola 4-3-3. Di bawah mistar ada nama Valdes yang akan siap untuk beraksi. Di lini pertahanan, Alves-Pique-Mascherano-Alba kemungkinan akan diturunkan sebagai starter. Di lini tengah, Xavi-Busquets-Iniesta diprediksi akan turun dari awal. Untuk lini serang, Sanchez-Cesc-Pedro kemungkinan akan main dari menit pertama. Namun tidak menutup peluang bagi Tello dan Villa yang tampil sebagai starter. Semoga Barca bisa menang dalam Derby Catalan ini dan bisa mewujudkan rekor 100 poin nantinya. Visca Barca!
La Liga Jornada 37
Espanyol – FC Barcelona
Venue : Estadi Cornella-El Prat (40.500)
Wasit : Fernández Borbalan
Stasiun TV : Trans 7
Perkiraan formasi:
FC Barcelona (4-3-3) : Valdes, Alves-Pique-Mascherano-Alba, Xavi-Busquets-Iniesta, Sanchez-Cesc-Pedro

La Liga awal tahun 2013 langsung menyuguhkan laga sarat makna antara dua tim sekota, FC Barcelona dan RCD Espanyol. Rivalitas yang telah berlangsung puluhan tahun selalu saja menyajikan cerita menarik dibalik perjuangan masing-masing tim merengkuh tiga poin penuh.
Barca menutup tahun 2012 sebagai ‘juara musim dingin’ dengan koleksi 49 poin, jauh meninggalkan Espanyol yang hanya mampu mengemas 15 poin dan kini terancam terdegradasi karena masih bercokol di posisi 18 dari total 20 peserta kompetisi. Kalau hanya melihat selisih ini, mungkin para pencinta La Liga langsung menuding tak ada lagi serunya pertemuan kedua tim pada Minggu (6 Januari 2013) malam nanti waktu setempat. Apalagi dari total 44 pertemuan keduanya di liga, Barca tampak sangat dominan dengan memenangkan 21 laga dan hanya kalah di 4 pertandingan. Tapi tunggu dulu, mari kita perhatikan fakta di balik persiapan kedua tim ini.
Barca pada laga nanti tampaknya masih akan didampingi oleh asisten pelatih Jordi Roura. Terlalu dini melihat perbedaan gaya kepemimpinan antara Roura dan Francesc ‘Tito’ Villanova mengingat baru di satu laga saja Roura mendampingi Lionel Messi dan kawan-kawan. Namun kemenangan 3-1 di Stadion Jose Zorrilla, kandang Real Valladolid, pada 22 Desember 2012 lalu tentu mengamini keputusan manajemen Barca untuk tidak mencari pelatih baru selama Tito harus istirahat pasca operasi.

Roura terlihat cukup tenang memimpin Barca pada laga tersebut dan satu keputusan jitu berhasil dibuatnya, yakni dengan memasukkan Cristian Tello menggantikan Andres Iniesta pada menit ke-89. Selanjutnya, yang seperti kita sudah ketahui, Tello mencetak gol penutup Barca pada injury time menit ke-94. Maka, sekalipun berita baik bahwa Tito sudah mendampingi anak asuhnya dalam sesi latihan pekan ini tidak berlanjut pada pendampingannya langsung pada saat laga, telah terdapat harapan bahwa Roura dapat dipercaya memberikan instruksi bagi para pemain Barca di sepanjang laga nanti.
Menghadapi Espanyol nanti, tidak ada faktor cedera baru yang menghimpit skuad Barca. Yang perlu diwaspadai adalah efek psikologis terkait rumor kepergian striker David Villa yang semakin kencang beredar. Memang sejak Tito memimpin skuad Barca, faktor keunggulan fisik berupa kecepatan lari dan kemampuan duel satu lawan satu menjadi keutamaan bagi para striker, yang justru mulai luntur dari Villa sejak sembuh dari cedera. Maka, berdasarkan kondisi tersebut, besar kemungkinan trio lini depan yang dijadikan Roura sebagai starter akan terdiri dari Pedro-Messi-Alexis.

Barca justru akan dipusingkan dengan pemilihan pemain di lini tengah. Cesc Fabregas, yang cedera urat lutut (hamstring) kiri sejak laga melawan Real Betis pada 9 November 2012 lalu sudah mulai ikut sesi latihan lagi. Ditambah sembuhnya Adriano Correia dari cedera paha kanan dan Alexandre Song dari cedera lutut kiri, maka banyak alternatif yang tersedia untuk dipilih nantinya. Bila pertimbangan istirahat sekembali dari cedera menjadi yang utama, maka kembali ke kombinasi Xavi – Busquets – Iniesta di sektor gelandang akan menjadi pilihan masuk akal bagi Barca.
Di lini belakang, formasi empat pilar Dani Alves – Gerard Pique – Javier Mascherano – Jordi Alba yang tampil pada laga kontra Valladolid dapat kembali dipertahankan. Namun dengan aroma Catalan yang kental, bisa jadi pada laga tim sesama provinsi Catalonia ini kapten Carles Puyol dan Martin Montoya akan bermain lebih awal sebagai bek tengah dan bek kanan Barca. Bagaimanapun kombinasinya, tampaknya punggawa lini pertahanan Barca harus waspada dengan resep pelatih anyar Espanyol, Javier Aguirre, agar gawang Victor Valdes aman dari serangan berbahaya lawan.

Di kubu Espanyol, jornada ke-18 ini merupakan laga ke-5 bagi Aguirre. Pelatih berkebangsaan Meksiko ini bertugas melatih Espanyol sejak 28 November 2012 menggantikan Mauricio Pochettino. Hasilnya cukup positif. Dari empat laga yang sudah dipimpinnya, Espanyol tak pernah kalah. Tiga hasil seri, dimana salah satunya saat dijamu Real Madrid, dan satu kemenangan cukup membuktikan bahwa perlahan tapi pasti Aguirre sudah membawa angin perubahan bagi Espanyol.
Secara formasi, tidak ada yang berbeda dari Aguirre. Ia tetap melanjutkan pola 4-2-3-1 yang sudah sering diterapkan oleh Pochettino. Hanya, seperti yang disebutkan oleh Javier Mascherano dalam sebuah wawancara dengan Barca TV, kedatangan Aguirre telah mengubah dinamika dalam tubuh Espanyol yang membuatnya semakin sulit ditaklukkan. Dan tentu saja, Aguirre sendiri sadar betul bahwa mengais poin, minimal satu saja, dari laga derby ini akan menjadi bagian perjuangannya menjauhkan Espanyol dari zona degradasi.
Partai kontra Espanyol sendiri selalu menghadirkan kengototan bagi kedua tim. Bila ditotal sejak mendampingi Josep ‘Pep’ Guardiola di tahun 2008, Tito sudah menyaksikan anak asuhnya diganjar 27 kartu kuning dan 1 kartu merah dalam 10 laga, sementara bagi pihak lawan dikeluarkan 45 kartu kuning dan 3 kartu merah. Betapa kerasnya laga antara kedua tim setidaknya juga dapat tergambar dari 2 gol Messi yang berasal dari titik putih untuk menggenapi kemenangan empat gol tanpa balas saat menjamu Espanyol di pertemuan terakhir mereka musim lalu.

Maka, dapat dipastikan, apapun kondisi teknis terakhir kedua tim sebelum memasuki lapangan nanti, gambaran kerasnya rivalitas dua tim sekota ini pasti akan berlangsung selama 90 menit penuh. Barca akan memulai awal tahun dengan target memangkas poin-poin yang tersedia di depan mata. Lebih cepat poin tersebut dikumpulkan, lebih awal pula nantinya gelar La Liga dipastikan. Sementara khusus bagi Lionel Messi, dengan rekor gol sebanyak 91 pada tahun kalender kemarin, ini menjadi kesempatan awal untuk mulai memecahkan rekornya sendiri di tahun 2013 ini. Seperti yang sudah sering disematkan rekan-rekan dan pelatihnya sendiri, Messi adalah pemecah rekornya sendiri. Semoga bisa terjadi.
Visca Barca!

Empat gol Lionel messi membawa Barcelona memetik kemenangan telak atas Espanyol dengan skor 4-0. Dan 4 gol ini membuat messi mencetak 50 gol di La Liga dari 72 gol yang messi cetak di seluruh kompetisi.
Laga yang digelar di Camp now Dalam melawan Espanyol Minggu 6 Mei 2012 dinihari WIB, Messi membuka keunggulan Barca di menit ke-12,64,74,79.
Pemain Barcelona tengah termotivasi untuk bisa memberikan hasil manis di laga terakhir bersama Josep Guardiola.
Sejak dari peluit pertama laga di mulai Barca Meguasai jalannya pertandingan,Gol pertama pada menit ke-12 lewat kaki Lionel Messi.Dari sebuah tendangan bebas yang terukur, Messi berhasil membuat bola melewati pagar betis Espanyol dan meluncur menembus jala gawang Alvarez
Barca terus menekan dan mengontrol jalannya pertandingan, Espanyol hanya berusaha memaksimalkan serangan balik. La Blaugrana kembali mendapat peluang dari Lionel Messi. Striker asal Argentina ini tampil apik dengan melewati beberapa pemain lawan, namun sayangnya gagal berbuah gol ketika sudah mendekati kotak penalti lawan
Pada babak kedua, Barca tampil semakin menggila, dengan menambah penguasaan bola, pasukan Pep Guardiola ini berusaha mencari gol tambahan. Barca akhir berhasil memperbesar keunggulan melalui tendangan penalti Lionel Messi di menit ke-64.
Pada menit ke-74, Lionel Messi kembali menghukum pertahanan buruk tim tamu dengan mencetak gol ketiganya di pertandingan ini. Usai lepas dari pengawalan lawan, Messi menggiring bola ke dalam kotak penalti kemudian melepas tembakan yang tak dapat dibendung oleh Alvarez.
Unggul 3 gol tidak membuat Barca mengendurkan serangan, malah sebaliknya, La Blaugarana seakan lebih bernafsu untuk mencetak gol. Pada menit ke-79, Barca kembali mendapat hadiah penalti setelah Busquets dilanggar di kotak terlarang. Lionel Messi yang kembali dipercaya menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk membawa Barca unggul 4-0.
Pada menit akhir pertandingan, Messi hampir saja mencetak gol kelimanya di laga ini. Sayangnya penyelesaian yang kurang sempurna usai menerima umpan Thiago membuat Messi gagal menaklukkan Alvarez.
Kemenangan ini membuat Barca bertahan tetap di posisi ke dua klasemen dengan perolehan angka menjadi 90 poin. Sementara Espanyol tertahan di posisi 13 dengan 45 poin.
Susunan Pemain
Barca: Pinto, Montoya, Puyol, Mascherano, Adriano (Tello 78′), Keita (Fabregas 66′), Busquets, Thiago, Iniesta (Xavi 79′), Messi, Pedro
Espanyol: Cristian Alvarez, R.Rodriguez, Forlin, H.Moreno, Didac, J.Lopez (Gomez 60′), V.Sanchez, Verdu (Rui Fonte 80′), Baena, Weiss, Alvaro (Coutinho 66′

Derbi Barcelona akhirnya berhasil dimenangkan Barca atas tamunya Espanyol di Camp Nou. Laga yang sukses diraih Barca tersebut berkat gol-gol yang dicetak oleh Andres Iniesta dan pemain bertahan Gerard Pique.
Espanyol yang turun dengan tanpa diperkuat beberapa pemain utamanya bermain tertutup dan lebih banyak berkonsentrasi dengan pertahanannya tetapi Barca yang banyak melakukan serangan juga kesulitan menembus pertahanan berlapis Espanyol.
Barca baru berhasil memecah kebuntuan ketika pertandingan berjalan setengah jam, Iniesta yang melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan pada akhirnya mampu menaklukkan kiper Espanyol Kameni, meskipun terkepung oleh empat pemain lawan tendangan dengan akurasi tinggi pemain Barca ini tidak mampu dipatahkan Kameni, Barca unggul sebuah gol sampai turun minum.
Memasuki babak kedua pertandingan tidak jauh berbeda dari babak pertama, beberapa kali usaha serangan yang dilakukan Villa, Pedro dan Messi tidak berhasil menemui sasaran. Gol kedua tercipta melalui sepak pojok yang dilakukan Xavi, Pique yang membantu serangan berhasil melakukan heading, Kameni terlambat bereaksi dan pemain Espanyol lainnya gagal mengantisipasi datangnya Pique 2-0 menit 48′. Pertandingan tidak membuahkan gol lagi bagi kedua tim sampai usai.
Dengan kemenangan ini Barca meraih total poin 91 dan hanya memerlukan tambahan satu poin lagi dari tiga pertandingan sisa, karena nilai maksimum bagi el Real adalah 92 dan secara head to head Barca unggul atas sang rival.

Setelah berhasil melangkah menuju final liga Champion 2010-2011 di Wembley dan akan bertemu klub Inggris Manchester United, Barca kembali berkonsentrasi untuk menghadapi lanjutan Primera Liga di Jornada 35.
Lawan yang akan dihadapi adalah rival sekota Barcelona, Espanyol. Laga yang bertajuk el Derbi Barceloni ini juga bisa menentukan apakah Barca akhirnya bisa lebih cepat meraih titel Primera, namun hal tersebut juga bergantung pada hasil laga di Andalusia antara Sevilla dan Real Madrid.
Madrid kini memiliki nilai 80 dan Barca 88, bila Sevilla mampu menahan draw el Real, maka kemenangan Barca atas Espanyol akan sekaligus memberikan gelar bagi Barca karena secara head to head Barca unggul atas Madrid (5-0, 1-1), bila Sevilla sampai mampu mengalahkan el Real maka Barca hanya cukup bermain draw dengan Espanyol untuk menjadi juara musim 2010-2011.
Meskipun demikian laga kontra Espanyol tidak akan memberikan kemudahan bagi Barca, Espanyol dipastikan akan sekuat mungkin menunda pesta bagi Barcelona, sudah rahasia umum Espanyol sebagai rival se-kota Barca lebih menyenangi Real Madrid yang meraih titel juara dan menghambat laju Barca di Camp Nou adalah sukses besar untuk Espanyol. Laga diperkirakan akan berlangsung keras, anak-anak asuh Guardiola akan menghadapi salah satu laga terberat meskipun bermain di Camp Nou.