
Barcelona bersiap diri menghadapi Sevilla di leg kedua Piala Super Spanyol 2010 di Camp Nou pada akhir minggu ini. Pada laga pertama di kandang Sevilla, Barca yang bermaterikan sebagian besar pemain muda gagal memperoleh kemenangan dan harus mengakui keunggulan Sevilla 3-1, satu-satunya gol Barca dicetak oleh Ibrahimovic yang membuat Barca unggul terlebih dahulu atas Sevilla, namun akhirnya tetap harus takluk dari tuan rumah.
Saat ini anggota tim utama telah bergabung seluruhnya, dan telah memulai latihan bersama sejak hari Rabu lalu. Diberitakan juga lima pemain muda anggota Barca Atletic hingga saat ini tetap berlatih dengan para seniornya, mereka adalah Ruben Mino, Sergi Gomez, Thiago, Jonathan dos Santos dan Romeu, besar kemungkinan mereka akan mendapatkan promosi menjadi anggota tim utama di musim depan.
Di leg 2 nanti Barca membutuhkan kemenangan dengan selisih dua gol atau lebih bila ingin membalikkan keadaan dan mempertahankan Piala Super.
Dalam pertandingan laga pertama Piala Super Spanyol dini hari tadi, tuan rumah Sevilla menghantam Barcelona dengan skor cukup telak, 3-1. Barcelona tampil tanpa sejumlah pemain inti dan menggunakan formasi yang sedikit berbeda, 4-4-2, dengan menempatkan duet penyerang Bojan – Ibrahimovic di depan serta menugaskan Maxwell berperan sebagai gelandang kiri. Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Ruben Mino, lini belakang diisi oleh Dani Alves, Gabi Milito, Sergi Gomez, dan Eric Abidal. Sementara itu, Jonathan Dos Santos disokong Seydou Keita dan Oriol Romeu menemani Maxwell di lini tengah.
Barcelona memimpin terlebih dahulu melalui gol dari Zlatan Ibrahimovic di dua puluh menit babak pertama. Menerima umpan dari Maxwell, Ibra menaklukkan kiper Andres Palop dan mengubah skor menjadi 0-1. Namun, pada babak kedua Sevilla dengan Luis Fabiano-nya menyamakan kedudukan. Menerima bola sodoran di kotak penalti, Fabiano dengan tenang menceploskan bola melewati kedua kaki kiper muda Blaugrana, Mino di menit 60.
Dengan skor yang sama kuat, Sevilla semakin percaya diri. Messi yang masuk menggantikan Ibrahimovic di menit awal babak kedua menjadi tumpuan Barcelona dalam membongkar pertahanan Sevilla. Namun usahanya kerap membentuk pertahanan Sevilla yang digalang oleh Julian Escude. Malah petaka bagi Los Cules datang di menit 72. Berawal dari kerjasama satu-dua dengan Perotti, Alvaro Negredo berhasil melewati Eric Abidal dan memberi umpan kepada Frederic Kanoute yang lantas melepaskan tendangan yang merobek jala Barca.
Pertandingan semakin sengit di 15 menit terakhir. Adriano yang masuk menggantikan Gabi Milito menjadikan posisi Abidal digeser menjadi bek tengah. Namun masuknya Adriano belum terhitung efektif. Malah kelengahan lini belakang Barca kembali berbuah petaka. Kanoute menjadi biangnya. Pemain muslim asal Mali itu mencetak gol keduanya di laga ini setelah memanfaatkan operan hasil kerja sama satu-dua Perotti dan Navas. Barca nyaris memperkecil ketinggalan setelah Bojan mencetak gol di menit 90. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena si pemain dianggap berada dalam posisi offside.
Sevilla memang memenangkan laga pertama ini. Namun peluang Barca untuk juara masih terbuka karena masih ada leg kedua yang akan digelar 21 Agustus 2010 di Camp Nou, dengan catatan Barca mampu menang minimal 2-0. Semoga saja laga kedua nanti disiarkan oleh tvOne sehingga dukungan dari seluruh anggota FCBI dapat mengalir ke Camp Nou dan berbuah kemenangan, sehingga pada akhirnya Piala Super Spanyol tetap berada di Barcelona.

Gagal. Mimpi barca untuk bermain final Liga Champions di Bernabeau. Para pemain dibuat frustasi oleh Mourinho. Meski bermain 10 orang, Inter tetap sabar dan bertahan total. Pemain Inter selalu membuang waktu setiap ada kesempatan. Beban di pundak pemain semakin menjadi 10 menit menjelang bubar. 2 gol atau tersingkir.
Meski tampil dengan susunan pemain yang tidak wajar, memasang Yaya sebagai bek tengah, dan Milito sebagai bek kiri. Mungkin ide ini untuk membuat pemain lebih tenang dalam menyerang karena pada dasarnya ada 2 bek tengah dan 1 pemain gelandang bertahan yang selalu ada di belakang.
Semua peluang di pertandingan ini dimiliki oleh Barca, bahkan beberapa kali peluang yang sangat besar menjadi gol masih gagal menemui sasaran. Tendangan pertama menuju sasaran dimiliki oleh Messi, yang di selamatkan dengan penyelamatan gemilang dari Cesar.
Di babak ke-2 permainan tetap berjalan monoton dengan Barca sebagai aktor tunggal, karena Inter tidak pernah melakukan penyerangan, hanya membuang bola ke depan dan memperlambat jalannya pertandingan. Penggantian Ibrahimovic dengan Bojan terlihat sangat efektif, tidak lama setelah masuk Bojan hampir berhasil menjebol gawang Inter dengan tandukannya.
Keputusan terakhir dari Pep adalah memajukan Pique di depan untuk membantu serangan. Hasilnya Pique berhasil mencetak gol lagi ke gawang Inter di musim ini, pada menit ke-84. 1-0.
Pada menit 92, Bojan mendapat bola liar yang sebelumnya mengenai Yaya, dan dengan berputar 360º, dia melakukan tendangan ke arah gawang, dan masuk. Sayangnya gol dianulir oleh wasit dengan asusmsi bola mengenai tangan Yaya. Jika mengikuti aturan yang berlaku, tangan yaya menyilang di dada, dan bola mengarah ke perut Yaya, maka tidak ada tindakan yang bisa dibilang Handball. Alhasil wasit berkata lain.
Skor 1-0 bertahan sampai akhir, Inter lolos menuju Final di Bernabeau.
Barça: Valdés 6.5; Alves 6, Toure 5.5, Piqué 8.5, G.Milito 5.5 (Maxwell 45′, 6); Xavi 6, Busquets 6.5 (Jeffren 63′, 6), Keita 6; Messi 6, Ibrahimovic 5 (Bojan 63′, 6), Pedro 7.
Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Zanetti; Motta, Cambiasso; Eto’o (Mariga 86′), Sneijder (Muntari 67′), Chivu; D.Milito (Cordoba 81′).
Goal: 84′ Piqué 1-0
Kartu kuning : 10′ Motta, 27′ Pedro, 35′ Julio Cesar, 43′ Chivu, 82′ Muntari, 82′ Lucio
Kartu merah : 28′ Motta
Penonton: 96,214

Bermain dengan kondisi lapangan yang buruk dan beberapa pemain tidak dalam kondisi fit, Barcelona berhasil menahan imbang tuan rumah Vfb Stuttgart di Mercedes Benz Arena dinihari tadi.
Tidak seratus persennya kondisi Yaya Toure, Ibrahimovic, Xavi Hernandez dan keadaan lapangan yang diguyur hujan sebelumnya membuat Barcelona kesulitan menampilkan permainannya secara normal, Barca bahkan terpaksa mengalami keadaan tertinggal satu gol oleh heading pilar inti Stuttgart asal Brazil Cacau dimenit 25′ ketika lolos dari perhatian Carlos Puyol dan gagalnya Victor Valdes menghalau bola.
Barca baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, saat laga memasuki menit 52′, Ibrahimovic sukses menaklukkan kiper Stuttgart Jens Lehmann dan kedudukan tidak berubah hingga laga usai. Secara keseluruhan penampilan Barca semalam bisa dibilang dibawah standar(below par) dari permainan yang biasa diperlihatkan, namun keunggulan gol tandang yang berhasil dilakukan oleh Ibra adalah modal penting untuk dapat lolos ke 8 besar saat melakukan partai home di bulan Maret.
Hari Rabu pagi rombongan direncanakan kembali ke Spanyol dan akan melakukan persiapan melawan Malaga di Camp Nou.

Bermain stadion Camp Nou, Barca sebagai tuan rumah terlalu kuat bagi tamunya Real Zaragoza. Seolah melupakan kekalahan menyakitkan di penyisihan grup Liga Champion Rabu lalu, para pemain Barca menunjukkan bahwa semangat mereka tidak terganggu dengan hasil di tengah minggu lalu.
Seydou Keita yang kembali menemukan form terbaiknya di musim ini mencetak hatrik bagi Barca di menit 24′, 41′, 86′ sekaligus menjadikan pemain Barca yang mencetak hatrik pertama di musim 09/10. Striker Barca Ibrahimovic mencetak 2 gol di menit 29′ dan 56′, sebuah gol disumbangkan Lionel Messi di menit 80′. Gol satu-satunya bagi Zaragoza dicetak oleh J.Lopez 78′.
Dengan hasil ini Barca tetap memimpin klasemen dengan poin 22 dan posisi kedua ditempati oleh el Real dengan 19 poin dari hasil seri melawan Gijon di hari Sabtu.