
Gagal. Mimpi barca untuk bermain final Liga Champions di Bernabeau. Para pemain dibuat frustasi oleh Mourinho. Meski bermain 10 orang, Inter tetap sabar dan bertahan total. Pemain Inter selalu membuang waktu setiap ada kesempatan. Beban di pundak pemain semakin menjadi 10 menit menjelang bubar. 2 gol atau tersingkir.
Meski tampil dengan susunan pemain yang tidak wajar, memasang Yaya sebagai bek tengah, dan Milito sebagai bek kiri. Mungkin ide ini untuk membuat pemain lebih tenang dalam menyerang karena pada dasarnya ada 2 bek tengah dan 1 pemain gelandang bertahan yang selalu ada di belakang.
Semua peluang di pertandingan ini dimiliki oleh Barca, bahkan beberapa kali peluang yang sangat besar menjadi gol masih gagal menemui sasaran. Tendangan pertama menuju sasaran dimiliki oleh Messi, yang di selamatkan dengan penyelamatan gemilang dari Cesar.
Di babak ke-2 permainan tetap berjalan monoton dengan Barca sebagai aktor tunggal, karena Inter tidak pernah melakukan penyerangan, hanya membuang bola ke depan dan memperlambat jalannya pertandingan. Penggantian Ibrahimovic dengan Bojan terlihat sangat efektif, tidak lama setelah masuk Bojan hampir berhasil menjebol gawang Inter dengan tandukannya.
Keputusan terakhir dari Pep adalah memajukan Pique di depan untuk membantu serangan. Hasilnya Pique berhasil mencetak gol lagi ke gawang Inter di musim ini, pada menit ke-84. 1-0.
Pada menit 92, Bojan mendapat bola liar yang sebelumnya mengenai Yaya, dan dengan berputar 360º, dia melakukan tendangan ke arah gawang, dan masuk. Sayangnya gol dianulir oleh wasit dengan asusmsi bola mengenai tangan Yaya. Jika mengikuti aturan yang berlaku, tangan yaya menyilang di dada, dan bola mengarah ke perut Yaya, maka tidak ada tindakan yang bisa dibilang Handball. Alhasil wasit berkata lain.
Skor 1-0 bertahan sampai akhir, Inter lolos menuju Final di Bernabeau.
Barça: Valdés 6.5; Alves 6, Toure 5.5, Piqué 8.5, G.Milito 5.5 (Maxwell 45′, 6); Xavi 6, Busquets 6.5 (Jeffren 63′, 6), Keita 6; Messi 6, Ibrahimovic 5 (Bojan 63′, 6), Pedro 7.
Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Zanetti; Motta, Cambiasso; Eto’o (Mariga 86′), Sneijder (Muntari 67′), Chivu; D.Milito (Cordoba 81′).
Goal: 84′ Piqué 1-0
Kartu kuning : 10′ Motta, 27′ Pedro, 35′ Julio Cesar, 43′ Chivu, 82′ Muntari, 82′ Lucio
Kartu merah : 28′ Motta
Penonton: 96,214

Barcelona berhasil mengalahkan juara serie-A musim lalu Intermilan dengan skor meyakinkan 2 gol tanpa balas dilanjutan liga Champion 09/10 match day 5 di stadion Camp Nou dinihari tadi. Turun tanpa formasi terbaiknya karena sakitnya Yaya Toure dan belum fit-nya Lionel Messi dan striker andalan Ibrahimovic, Barca menunjukkan kualitasnya sebagai juara bertahan liga Champion musim lalu.
Sejak dimulainya pertandingan Barca langsung mendominasi jalannya laga dengan terus berusaha menekan pertahanan Inter dan berhasil unggul cepat saat pertandingan memasuki menit ke 10′ hasil tendangan pemain belakang Gerard Pique. Pemain muda Barca yang sedang naik daun dan bermain sangat cemerlang Pedro Rodriguez, kemudian kembali menambah gol bagi Barca tigabelas menit kemudian (23′) setelah umpan Dani Alves ke depan gawang Inter disambar Pedro dan kiper Inter, Julio Cesar terlihat terkejut dan terlambat bereaksi menghalau bola, 2 – 0.
Babak kedua Barca tetap mendominasi laga dan Inter berusaha mengejar defisit 2 gol, Barca kembali mendapat peluang emas melalui Xavi Hernandez dan Seydou Keita, namun heading kedua pemain tersebut bisa dipatahkan Julio Cesar. Sulitnya usaha Inter untuk mengejar ketinggalan akhirnya membuat beberapa pemain mereka terlihat frustasi dan bermain keras tetapi sampai peluit akhir tidak ada lagi gol tercipta, Barca tetap unggul 2 – 0.
Dengan kemenangan ini Barcelona berhasil menjadi pimpinan klasemen sementara grup F dan memperbesar peluang lolos ke babak 16 besar, di pertandingan terakhir(match day 6) Barca akan melakukan laga away menghadapi wakil Ukraina, Dynamo Kiev.
Menghadapi laga krusial di penyisihan grup liga Champion 09/10 Barca mempersiapkan 19 pemainnya untuk menghadapi Internazionale Milan di stadion Camp Nou dinihari nanti.
Barcelona tidak akan diperkuat oleh beberapa pemainnya antara lain Chygrynskiy, karena peraturan UEFA yang tidak memperkenankan pemain membela 2 klub di musim yang sama, kemudian Yaya Toure dan Abidal yang menderita flu H1N1 dan terakhir Gabriel Milito yang belum pulih total.
Lionel Messi kemungkinan besar dapat bermain walaupun kondisinya masih meragukan setelah mendapat cedera saat melawan Athletic Bilbao di San Mames juga terlihat berlatih.
19 Pemain yang masuk dalam daftar panggil adalah : Valdes, Pinto, Puyol, Pique, Marquez, Alves, Maxwell, Keita, Sergio Busquet, Xavi, Iniesta, Jeffren, Messi, Ibrahimovic, Pedro, Bojan, Jonathan dos Santos, Fontas dan Thierry Henry.
Khusus bagi Thierry Henry, bila diturunkan bermain maka caps Henry bersama Barca akan mencapai jumlah 100 pertandingan.

Melawan Athletic Bilbao di Jornada 11, Barcelona harus pulang dengan hasil kurang memuaskan dan hanya memperoleh tambahan satu poin dari hasil draw dini hari tadi (Bilbao 1 – 1 Barcelona). Bermain tanpa beberapa pilar inti Yaya Toure, Rafael Marquez dan Eric Abidal serta Ibrahimovic, para pemain yang diturunkan menghadapi Bilbao terlihat kesulitan menembus tembok San Mames dan sangat kehilangan sosok Ibra di posisi depan.
Gol Bagi Barca diciptakan oleh Dani Alves pada menit 53′ namun akhirnya Barca gagal mempertahankan keunggulan setelah Toquero sukses menyamakan kedudukan di menit 62′ dan kedua gol yang tercipta akhirnya menjadi hasil akhir di San Mames.
Kabar buruk kembali menghampiri Barca, yaitu cederanya Lionel Messi dan dipastikan Messi tidak dapat diturunkan saat duel hidup mati di ajang liga Champion melawan Inter di tengah minggu ini.

Laga perdana Barcelona dalam menjalani musim 2009/2010 di kancah liga Champion berakhir dengan skor tanpa gol melawan klub asuhan Jose Mourinho, Internazionale Milan.
Seperti biasa Barca memainkan pola yang selama ini menjadi karakter tim yaitu dengan mengandalkan penguasaan bola dan berusaha tetap memberikan tekanan kepada lawannya, beberapa peluang dimiliki oleh para pemain Barca tetapi tidak satupun yang membuahkan gol terutama di babak pertama. Inter juga memiliki beberapa peluang tetapi sama halnya dengan Barca, para pemain Inter juga tidak berhasil menciptakan gol.
Dua pemain yang menjadi sorotan media karena menjadi laga yang sangat emosional bagi keduanya yaitu Ibrahimovic dan Samuel Eto’o juga tidak dapat berbuat maksimal bagi tim barunya dikarenakan kedua pemain tersebut dijaga sangat ketat oleh mantan rekan-rekannya di klub lama mereka. Sampai peluit akhir tidak ada gol tercipta dan kedua tim harus puas membagi angka sama di pertandingan perdana masing-masing.