
Pertandingan puncak di Liga BBVA, Real Madrid vs Barcelona, atau yang dikenal dengan El Clasico, akan diselenggarakan Minggu dini hari (11/12) nanti. Panasnya laga sudah dirasakan dari hari-hari sebelumnya. Tidak hanya dari berbagai media yang membicarakan mengenai prediksi pertandingan, tetapi para fans di seluruh dunia pun berusaha untuk membela klub favoritnya dengan caranya masing-masing.
Banyak yang menjagokan Real Madrid di pertandingan nanti. Secara El Real saat ini memuncaki klasemen sementara La Liga, ditambah lagi Santiago Bernabeu-lah yang akan menjadi venue laga nanti. Real Madrid diperkirakan akan sering memainkan bola-bola lambung (yang diduga menjadi kelemahan El Barca), sedangkan kubu Barcelona tetap konsisten dengan tiki-takanya dan bertekad meraih 3 poin di ibu kota Spanyol itu. Menurut Pep Guardiola, apabila Barca kalah akan sangat sulit untuk mengejar poin Real Madrid. Karena saat ini Barca masih tertinggal 3 poin dari Madrid meski sudah menjalani satu pertandingan lebih banyak.
Untuk memaksimalkan performa klub, Guardiola mengistirahatkan pemain-pemain intinya pada pertandingan sebelumnya yaitu di Liga Champion melawan Bate Borisov. Nama-nama itu adalah Victor Valdes, Daniel Alves, Eric Abidal, Javier Mascherano, Seydou Keita, Sergio Busquets, Lionel Messi, dan David Villa. Mereka itulah yang diprediksi akan masuk dalam starting IX dalam El Clasico Minggu nanti.
Dua keindahan tertinggi sepakbola akan tersaji di sepanjang pertandingan ini. Barcelona menerapkan konsep sepakbola meyerang yang menekankan permainan dinamis. Mereka menguasai bola selama mungkin, melakukan operan-operan pendek, menyerang sekaligus bertahan bersama, dan langsung menekan jika kehilangan bola. Sementara kubu Real Madrid terbiasa bermain dengan jumlah operan yang minim tapi langsung menghujam ke titik sasaran dengan kecepatan yang unpredictable. Permainan serangan balik kilat inilah yang menjadi andalan Los Merengues.
Pertandingan nanti adalah pertandingan ke-8 El Clasico dalam kurun waktu setahun terakhir ini. David Fernandez Borbalan, salah satu wasit terbaik Spanyol, terpilih untuk memimpin pertandingan nanti. Dalam El Clasico banyak adu fisik antar pemain, cenderung kasar, dan bisa dipastikan selalu terjadi kerisuhan. Maka sangat diharapkan Borbalan bisa bersikap senetral mungkin dalam laga ini.
Duel Pemain Bintang dan Pelatih
Bisa dipastikan bahwa Lionel Messi dan Christiano Ronaldo akan menjadi pemain yang paling disorot dalam pertandingan ini. Keduanya memiliki skill yang bisa dibilang mengagumkan dalam mengolah bola. Walaupun keahlian mereka berdua berbeda, tetapi keduanya sama-sama menjadi bintang di klubnya. Seperti musim-musim sebelumnya, Messi dan Ronaldo bersaing untuk mendapatkan gelar El Pichici (top skorer) La Liga. Hingga minggu ini, keduanya praktis sudah mengantongi 17 gol.
Beberapa orang berpendapat bahwa Barcelona sangat bergantung pada Lionel Messi. Jika Messi tidak ada, permainan Barcelona akan kurang stabil dan performa berkurang. Tidak demikian halnya dengan Ronaldo di Real Madrid. Jika Ronaldo tidak sedang bermain, El Real masih memiliki banyak pemain bintang lainnya yang tidak kalah hebat seperti Angel Di Maria, Karim Benzema, dan lainnya. Tetapi permainan klub tentu tidak lepas dari peran pelatih memotivasi para pemainnya. Kedua klub memang hebat dengan cara bermainnya masing-masing.
Sementara dari kedua pelatih, Jose Mourinho dan Pep Guardiola, saat ini keduanya tidak terlalu banyak angkat bicara kepada media tentang pertandingan nanti. Mereka tidak ingin memprovokasi tim lawan melalui media seperti yang terjadi pada El Clasico musim lalu.
Sampai saat ini kedua pelatih sudah pernah bertemu 11 kali. Empat laga diantaranya saat Mourinho masih melatih Inter Milan yaitu di Liga Champions musim 2009/10. Saat itu Mou kalah dua kali, menang sekali, dan sekali seri. Tetapi dia lebih diunggulkan setelah berhasil menyingkirkan Los Cules di semifinal. Tujuh pertandingan selanjutnya dihadapi Mou semenjak bermarkas di Real Madrid. Dalam ketujuh pertandingan tersebut Mou hanya menang sekali yaitu pada final Copa Del Rey lalu dan tiga kali kalah serta tiga kali seri. Itu semua membuat Real Madrid gagal memenangi La Liga, Liga Champions, dan Piala Super Spanyol. Sedangkan Guardiola, semua orang tahu bahwa ia belum pernah kalah di Santiago Bernabeu.
Bagaimanapun, secara keseluruhan kini Madrid memang sedikit lebih unggul dari Barca. The Special One pun lebih diunggulkan karena Madrid sekarang memuncaki klasemen sementara La Liga. Yang pasti, duel tim terbaik dengan gaya permainan yang jauh berbeda sangat jarang dijumpai dan hanya bisa disaksikan dalam El Clasico. Selamat menonton!

Juara bertahan Barcelona menang 4-0 atas Viktoria Plzen di Synot Tip Arena dengan diwarnai hat-trick Lionel Messi. Berkat hasil ini, Barca pun lolos ke babak perdelapanfinal Liga Champions. Rabu 2 November 2011 dini hari WIB, Barcelona masih terlalu kuat bagi Viktoria Plzen, apalagi dengan tim yang hanya berkekuatan sepuluh pemain sejak menit 24.
Pep Guardiola menurunkan komposisi terbaik, termasuk duo bek tengah yang kembali fit, Carles Puyol dan Gerard Pique. Di posisi gelandang, Cesc Fabregas dimainkan sejak menit awal setelah akhir pekan kemarin tak diturunkan lawan Mallorca. Penyerang muda Isaac Cuenca kembali dipercaya sebagai starter.Ini merupakan laga resmi ke-200 bagi pelatih Guardiola bersama Barcelona. Dalam 199 pertandingan sebelumnya, Barca era Guardiola telah mencetak 496 gol.
Laga yang dilangsungkan di Synot Tip Arena berlangsung menarik. Viktoria Plzen yang berstatus underdog ternyata bisa memberikan perlawanan dan membuak sejumlah peluang.Hanya saja Viktor Valdes belum bisa ditaklukkan. Milan Petrzela yang sudah berhadapan satu lawan satu pun gagal menceploskan bola ke gawang Barcelona.
Messi akhirnya unggul lebih dulu membuat Barca unggul. Aksinya di dalam kotak penalti Viktoria membuat Marian Cisovsky melanggarnya. Cisovsky sendiri langsung diganjar kartu merah.Dengan tenang, Messi mengeksekusi penalti yang diberikan. Barca pun unggul 1-0. Itu merupakan gol ke-200 Lionel Messi di kompetisi resmi dalam 286 pertandingan berkostum Barca.
Messi menciptakan gol keduanya dalam pertandingan ini beberapa saat sebelum babak pertama selesai. Setelah bekerjasama dengan Adriano, Messi melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Gawang Viktoria pun bergetar lagi
Memasuki babak kedua, Plzen sempat mencoba bangkit dan mendapat peluang melalui tendangan Horvath yang masih mampu digagalkan oleh Valdes.Namun dominasi Barca akhirnya membawa klub Catalan itu memperbesar keunggulan pada menit ke-72 ketika umpan Cuenca dimanfaatkan oleh Fabregas untuk membawa sang juara bertahan unggul 3-0.
Messi mencetak gol ketiganya pada pertandingan ini di menit ke-90. Assist dari Gerard Pique diteruskannya dengan sebuah sepakan kaki kiri. Barca pun menutup laga ini dengan kemenangan 4-0
Hasil ini juga memastikan AC Milan lolos ke fase berikutnya. Milan berada di urutan kedua dengan nilai 8. Posisi keduanya sudah tidak mungkin dikejar oleh Viktoria dan BATE Borisov.
Susunan Pemain
Viktoria Plzen: Pavlik, Bystron, Cisovsky, Limbersky, Rajtoral, Horvath (Reznik 78), Jiracek, Pilar, Petrzela, Bakos (Sevinsky 25), Kolar (Duris 68).
Barceklona: Valdes, Puyol, Pique, Abidal (Sanchez 73), Alves (Maxwell 71), Busquets (Keita 65), Thiago, Fabregas, Adriano, Messi, Cuenca.

Dewan Parlemen Catalonia pada hari Selasa kemarin telah memutuskan untuk memberikan penghargaan kepada pelatih Barcelona Josep Guardiola atas jasanya yang memberikan prestasi membanggakan bagi Barcelona.
Penghargaan The Catalan Parliament’s Gold Medal ini telah diadakan sejak tahun 2000 juga merupakan penghargaan tertinggi kepada individu yang dianggap telah berjasa besar mewakili nama daerah Catalonia, Guardiola sendiri akan menerima medali tersebut pada perayaan hari Nasional Catalonia (La Diada) pada bulan September 2011.
Guardiola sendiri saat ini telah kembali menjalani aktifitas rutinnya bersama tim, latihan perdana Barca dalam rangka pramusim juga sudah dimulai sejak Selasa pagi kemarin yang diikuti oleh 18 pemain yang telah usai menjalani liburannya.

Josep Guardiola akhirnya diberitakan akan memperpanjang kontraknya bersama Barca hingga 2012, demikian rilis resmi yang dikeluarkan pihak manajeman Barca kemarin.
Guardiola yang menggantikan pelatih Barca yang sebelumnya yaitu Frank Rijkaard sebenarnya diharapkan oleh banyak pihak dan para penggemar Barca untuk kembali menangani Barca dengan durasi kontrak yang lebih lama tetapi Guardiola tetap pada pendiriannya untuk selalu melakukan kontrak dengan masa waktu setahun saja, salah satu alasan dari Guardiola adalah agar manajemen bisa melakukan penilaian berkala atas kinerjanya tiap-tiap tahun, penanda-tanganan kontrak Guardiola akan dilaksanakan minggu ini juga.
Agenda utama mengenai kontrak pelatih dan pemain di bulan Februari 2011 ini adalah kontrak Guardiola dan pemain bertahan Barca, Dani Alves. Mengenai Dani Alves yang negosiasinya berjalan cukup alot sejak awal juga telah menemui titik terang, Alves sendiri telah menyatakan akan bertahan di Barca dan tidak berpikiran untuk pindah.
Sandro Rosell selaku Presiden Barcelona akan menemui Alves yang saat ini berada di Perancis bersama timnas Brasil.