
Barcelona kembali meraih kemenangan setelah dalam tiga laga terakhirnya di berbagai ajang kompetisi hanya meraih hasil seri. 2-2 melawan Madrid di leg 2 Piala Raja (8 besar), 0-0 melawan Villarreal di Primera dan 1-1 di Mestalla Valencia pada leg 1 semifinal Copa del Rey.
Hari Minggu kemarin Barca mengalahkan salah satu wakil wilayah Basque Real Sociedad dengan skor tipis 2-1 di Camp Nou.
Padatnya jadwal Barca dan cederanya beberapa pemain membuat Guardiola memaksimalkan beberapa pemain muda dalam menjalankan rotasi pemain, Cristian Tello, Cuenca, Thiago Alcantara, Dos Santos dimainkan Guardiola sejak awal laga.
Barcelona mampu memegang kendali permainan sejak awal, beberapa peluang diperoleh Messi di awal-awal laga tetapi berhasil digagalkan Claudio Bravo.
Barca baru mencetak gol pada menit 9′ setelah umpan Messi kepada Cristian Tello dengan dingin mampu diselesaikan pemain muda Barca yang belum resmi promosi ke tim utama ini. Barca unggul 1-0, gol ini juga merupakan gol perdana Tello bersama Barca diajang Primera Liga. Unggul sebuah gol berkali-kali Barca mengancam gawang Sociedad tetapi hingga babak pertama usai tidak ada gol tercipta.
Memasuki babak kedua Barca yang masih belum aman dengan unggul satu gol kembali membuat pertahanan Sociedad bekerja keras. Messi yang kembali mendapatkan peluang juga gagal mendapatkan hasil maksimal, termasuk setelah berhasil melewati kiper lawan, tendangannya masih di-blok pemain belakang lawan. Demikian halnya dengan Dani Alves. Tello sempat menciptakan gol namun dianulir wasit karena menganggap Dani Alves telah off-side.
Barca akhirnya memperbesar keunggulan melalui Messi, mendapatkan bola dari Alves, sepakan Messi secara jitu tidak dapat dihalau kiper Claudio Bravo, Barca unggul 2-0 menit 72′.
Tertinggal dua gol Sociedad mampu memanfaatkan kelengahan Barca yang baru saja mendapatkan gol kedua, Vela lolos dari antisipasi pemain-pemain bertahan Barca, Valdes pun gagal menghindari gawangnya dari kebobolan, skor berubah 2-1 pada menit 74′.
Serangan silih berganti terjadi, Sociedad berusaha menambah golnya dan Barca yang belum aman dangan skor tipis tersebut juga berusaha mencetak gol tambahan, namun skor tidak berubah hingga akhir.
Pada laga ini jumlah pemain cedera di Barca bertambah seorang lagi, Sergio Busquet harus keluar lapangan setelah berbenturan dengan pemain lawan dan mengalami cedera pada lututnya, analisa cedera pemain bertahan Barca ini akan dilakukan pada hari Senin ini.
Barca kembali akan melakukan pertandingan pada leg 2 semifinal Piala Raja hari Kamis pagi tengah minggu ini melawan Valencia di Camp Nou.

Barcelona sukses melakukan laga tandangnya ke Malaga dengan meraih kemenangan telak atas tuan rumah dengan skor 1-4.
Pergi ke Malaga dengan misi tidak boleh kehilangan poin dalam bersaing dengan el Real di klasemen Primera Barca berhasil mendominasi laga sejak babak pertama dimulai hingga pertandingan usai.
Sejak pertandingan di mulai anak-anak asuh Guardiola berusaha memegang kendali permainan meskipun turun tanpa kekuatan terbaiknya karena Xavi, Puyol dan Fabregas hanya duduk di bangku cadangan.
Serangan-serangan ke pertahanan Malaga dilakukan sejak awal namun para pemain Barca baru berhasil memecah kebuntuan setelah laga berjalan 30 menit. Umpan Adriano ke kotak pertahanan Malaga disambar Messi dengan sundulannya dan berhasil menciptakan gol pertama Barca di menit 33′, Caballero harus melihat jalanya bergetar.
Barca baru berhasil menambah gol di menit 48′ ketika Alexis Sanchez berhasil membobol gawang Malaga dari jarak dekat menyusul kemelut yang terjadi sebelumnya, 0-2. Tidak membutuhkan waktu lama Barca kembali menambah gol, Messi yang mendribble bola kembali membuat barca unggul tiga gol pada menit 51′. Malaga kian sulit mengembangkan permainannya, gol terakhir Barca tercipta kembali oleh Messi yang akhirnya mencatatkan hatrik pada laga ini, aksi solo-run Messi tidak dapat dicegah pemain-pemain Malaga, 0-4 menit 81′.
Malaga akhirnya dapat mencetak sebuah gol di menit 85′, setelah Rondo berhasil memanfaatkan bola rebound recio, 1-4. Skor tidak berubah hingga wasit Undiano Mallenco meniupkan peluit akhir.
Barca kini bersiap untuk melakukan laga tengah minggu di ajang Piala Raja melawan Real Madrid di Camp Nou pada hari Kamis pagi, sementara ini Barca telah unggul agregat 2-1 atas rivalnya tersebut.

Lionel Messi pemain Barcelona dan timnas Argentina akhirnya diumumkan sebagai pemenang FIFA Ballon d’Or 2011 dalam acara gala dinner yang diadakan FIFA di Zurich Swis, 9 Januari 2012 kemarin malam.
Keberhasilan Messi meraih penghargaan tersebut di edisi 2011 menjadikannya salah satu pemain yang mampu merebut penghargaan Ballon d’Or tiga kali berturut-turut dan menjadikan dirinya sjajar dengan para legenda sepakbola seperti Johan Cruyff, Marco van Basten dan presiden UEFA sekarang Michel Platini.
Messi meraih perolehan suara tertinggi diantara nominasi 3 besar Ballon d’Or. Dirinya memperoleh 47,8% suara, Cristiano Ronaldo 21,6% dan rekan Messi di Barca Xavi Hernandez meraih 9,23%.
Dalam sambutannya Messi tak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh rekannya di klub, khusus kepada Xavi yang duduk berdampingan bersamanya sebelum Messi menerima penghargaan bola emas diatas panggung Messi pun melontarkan pujian pada Xavi, “Suatu kehormatan bermain bersama anda di tim dan anda juga layak menerima penghargaan ini”.
Dalam acara tersebut pelatih Barcelona Josep Guardiola juga menerima penghargaan sebagai pelatih terbaik FIFA 2011, Pep berhasil unggul atas Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho yang berada di posisi ketiga.
Beberapa pemain Barca juga masuk menjadi anggota FIFA team of the year 2011, yaitu Messi, Xavi, Iniesta, Pique dan Dani Alves.

Barcelona memperoleh hasil positif di laga perdananya pada tahun 2012, setelah dalam pertandingan babak 16 besar Copa del Rey 2011-2012 leg pertama di Camp Nou menang telak 4 gol tanpa balas.
Pertandingan sejak peluit tanda dimulai sudah langsung di dominasi oleh anak-anak asuh Guardiola, serangan cepat dari kaki ke kaki dan berbagai variasi serangan ditujukan ke daerah pertahanan Osasuna.
Barca berhasil unggul atas tamunya sebelum laga berlangsung 15 menit. Berawal dari Dani Alves yang memberikan bola kepada Xavi, Xavi kemudian berhasil meneruskan bola kepada Cesc Fabregas yang tidak terkawal ketat oleh pemain Osasuna. Tendangan terukur Cesc tidak dapat diselamatkan Riesgo, Barca unggul 1-0 menit 14′. Setelah tertinggal Osasuna mulai berusaha mencoba menyerang namun berkali-kali gagal membahayakan gawang Barca. Barca yang juga tidak menurunkan tempo serangan akhirnya berhasil menambah keunggulan.
Selang lima menit setelah gol pertama, Xavi untuk kedua kalinya melepaskan umpan kepada Fabregas, kesempatan ini tidak di sia-siakan, Cesc dengan ketenangannya kemudian men-chip bola dan melewati Riesgo yang sudah terlalu maju ke depan untuk menghadang serangan Cesc, 2-0 kedudukan tidak berubah hingga babak pertama usai.
Di babak kedua kembali Barca tidak memberikan kesempatan pada Osasuna, meskipun tempo pertandingan tidak secepat babak pertama.
Usaha para pemain Barca menambah gol akhirnya tercipta oleh Messi yang masuk di babak kedua. Berawal dari kepanikan lini pertahanan Osasuna untuk menghalau serbuan Barca, Xavi kembali sukses memberikan umpan matang ke depan gawang Osasuna, Messi yang tidak terjaga pemain-pemain Osasuna melakukan heading dan bola langsung menggetarkan gawang, 3-0.
Gol ke empat tercipta lagi-lagi dari kehebatan Xavi membaca situasi rekan-rekannya di lapangan, bola yang kembali diberikan kepada Messi akhirnya menambah keunggulan Barca di leg pertama ini. Barca unggul mutlak 4 gol sampai laga berakhir.
Hasil ini tidak membuat Guardiola merasa telah aman, Pep tetap beranggapan bahwa masih ada laga leg kedua yg harus dilewati Barca di Pamplona tengah minggu depan dan akan tetap fokus terhadap perlawanan Osasuna di kandangnya.
Barca kini bersiap untuk menghadapi ‘el Derbi Barceloni’ melawan Espanyol di hari Minggu.

Barca akhirnya sukses menjalani laga terberatnya di Primera Liga 2011-2012 paruh musim dengan memenangi duel el Clasico jilid I di Santiago Bernabeu dengan skor telak 1-3 hari Minggu dini hari kemarin.
Meskipun harus turun ke lapangan dengan beban cukup berat guna memperkecil selisih poin dengan el Real anak-anak asuh Guardiola mampu memberikan perlawanan kepada tuan rumah, tampil sebagaimana mustinya dan sekaligus sukses mengalahkan Madrid.
Pada pertandingan yang berlangsung panas dan cepat, tim tuan rumah berhasil unggul terlebih dulu. Bermula dari serangan Madrid di menit awal, kiper Victor Valdes melakukan blunder akibat salah memberikan bola yang dikuasainya kepada Angel di Maria, di Maria kemudian memberikan bola liar tersebut kepada Benzema yang berdiri bebas. Gawang Valdes bergetar saat laga belum memasuki menit kedua. Tertinggal dengan gol cepat Barca tetap berhasil menjaga kondisi mentalnya di lapangan.
Serangan silih berganti terjadi. Barca berhasil menyamakan kedudukan ketika Lionel Messi dengan sangat baik mampu memberikan umpan kepada Alexis, Alexis kemudian mengarahkan bola ke kanan gawang Madrid, Casillas tidak mampu menghalau, 1-1 menit 30′. Babak pertama berakhir seri.
Babak kedua tempo pertandingan tetap ketat antara kedua tim. Menit ke 53′ Barca sukses unggul, kali ini berkat tendangan Xavi yang mengarah ke gawang Casillas, bola yang sebenarnya on target justru membentur kaki Marcelo, Casillas yang semula berhasil mengantisipasi arah bola Xavi justru mati langkah, gol kedua bagi Barca terjadi. 1-2 kedudukan berubah tujuh menit setelah jeda.
Barca tidak mengendorkan serangan dan permainan, Real Madrid yang berusaha menyamakan kedudukan mulai kembali bermain keras untuk merusak irama permainan Barca.
Barca kembali mencetak gol ketiganya berawal dari upaya messi mendekati pertahanan Madrid, Messi memberikan bola pada Dani Alves, pemain belakang andalan Barca ini kemudian meneruskan bola ke tiang jauh, Cesc Fabregas dengan brilian berhasil memenangi duel perebutan bola dengan Coentrao, Iker Casillas harus kembali memungut bola dari gawangnya di menit 65′.
Madrid berusaha untuk memperkecil selisih gol dengan melakukan serangan-serangan balik yang cukup berbahaya karena setelah unggul 1-3 Barca mampu mendominasi permainan, namun upaya tuan rumah tidak menemui hasil hingga laga usai.
Barca sukses menjungkalkan el Real pada el Clasico pertama musim ini.