
Barcelona sukses mengalahkan tamunya Osasuna Minggu dinihari tadi dengan delapan gol tanpa balas. Hal ini juga menjawab keraguan yang timbul dikarenakan hasil seri berturut-turut yang dialami anak-anak asuh Guardiola, setelah hasil draw saat melawan Sociedad dan AC.Milan di liga Champion pekan lalu.
Barcelona tidak memberikan ruang gerak yang leluasa pada Osasuna sejak menit pertama dimulai, penguasaan bola langsung dipegang Barca dan sejak awal berusaha menekan barisan pertahanan Osasuna. Gol pertama tercipta ketika Dani Alves berhasil mengumpan Messi di depan gawang Osasuna yang dikawal kiper Andres Fernandez, Barca unggul 1-0 menit 4′, tanpa menunggu lama pada menit 12′ Barca kembali mencetak gol, kerja sama Messi dan Fabregas membuat Fabregas berhasil mencetak gol kedua bagi Barca.
Eric Abidal juga memberikan andil bagi terciptanya gol ketiga, sodoran bolanya kepada Villa tidak disia-siakan el Guaje, setelah menggiring bola mendekati gawang Osasuna Villa mencetak gol ketiga Barca menit 33′. Villa kemudian sukses membuat Barca kembali unggul, usahanya melewati Fernandez dan melakukan tembakan ke gawang lawan justru membuat pemain belakang Osasuna melakukan bunuh diri, Roversio menciptakan gol ke empat untuk Barca di menit 40′. Semenit setelahnya, Fabregas yang memberikan bola pada Messi akhirnya membuat Barca unggul 5 gol di menit 41′.
Di babak kedua Barca tidak mengendurkan serangan, Osasuna yang sudah tertinggal lima buah gol tidak mampu meladeni gempuran yang terus dilakukan anak-anak asuh Guardiola, Xavi yang menerima umpan brilian Messi akhirnya menambah gol ke enam pada menit 57′.
Barca semakin mendominasi laga, menit 76′ Villa kembali mencetak gol, tiga menit berselang Lionel Messi mencetak hatrik pertamanya di Primera liga musim ini, Barca unggul telak 8-0 hingga pertandingan yang dipimpin wasit Muniz Fernandez usai.

Rabu 14 September 2011 dinihari WIB Pertarungan dua klub besar terjadi di game perdana babak penyisihan grup Grup H Liga Champions. FC BARCELONA menjamu AC Milan berlangsung di stadion Nou Camp. Juara bertahan Barcelona gagal meraih poin penuh dilaga perdana pasukan Pep Guardiola hanya mampu bermain imbang 2-2. Milan unggul lewat gol cepat Alexandre Pato di detik 24. Dari bola kick off bola lantas diarahkan Antonio Nocerino ke Pato yang langsung berlari kencang membelah pertahanan Barca dan tanpa kesulitan menundukkan kiper Victor Valdez.
Kaget dengan gol cepat tersebut, Barca kemudian mengurung pertahanan Milan. Penguasaan dilini tengah tak menjadi kendala lantaran Barca memasang duet gelandang terbaik Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Namun saat hendak menembus jantung pertahanan tamunya, Barca nampak kesulitan lantaran bek-bek Milan terlihat sangat disiplin dan kuat.
Barca akhirnya sukses menyamakan kedudukan saat laga berjalan 36 menit. Gol berawal dari pergerakan luar biasa Lionel Messi yang menerobos 4 pemain lawan sebelum melepas umpan dari sisi kanan pertahanan Milan dan disambut dengan sontekan Pedro Rodriguez yang sukses menggetarkan gawang Milan
Dipenghujung babak pertama pelatih Pep Guardiola terpaksa menarik Iniesta lantaran cedera dan menggantinya dengan Cesc Fabregas. Keluarnya salah satu gelandang terbaik dunia itu tak membuat permainan cepat Barca mengendur lantaran penggantinya juga tidak kalah kelas. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Empat menit babak kedua berjalan, Barcelona sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui gol David Villa. Dari sebuah tendangan bebas di luar kotak penalti, Villa suskes mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Milan. Bola yang melaju deras tersebut gagal diblok kiper Abbiati
Kemenangan Barcelona yang sudah di depan mata akhirnya buyar di masa injury time. Gol Thiago Silva akhirnya memaksa Los Cules bermain imbang 2-2 dengan AC Milan.
Pemain veteran Clerance Seedorf yang maju mengambil tendangan tersebut, mengarahkan bola ke tengah kotak penalti. Bola lambung tersebut berhasil disambut tandukkan kepala Thiago Silva dan gagal diamankan Valdez. Kedudukan 2-2 bertahan hingga bubaran
Berikut Jalannya pertandingan
Baru 24 detik laga berjalan Milan sudah unggul. Dari bola kick off, Pato menguasai bola dan berlari membelah pertahanan Barca sebelum menceploskan bola melewati sela kaki Victor Valdes. Tersengat gol cepat itu Barca mulai mengurung pertahanan Milan dan menerapkan permainan tiki-taka.
Pada menit ke-12 David Villa mendapat bola hasil umpan sundulan Seydou Keita, di tiang jauh melepaskan tembakan sambil dibayangi Gianluca Zambrotta dan bola pun menyasar di sisi gawang Christian Abbiati.
Pada menit ke -13 giliran Lionel Messi yang mencoba peruntungannya. Tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti dilepaskan tapi bola berhasil ditepis Abbiati.
Pada menit ke -16 Pato kembali jadi momok bagi pertahanan Barca kala ia dikawal tiga pemain lawan. Melihat Kevin Prince Boateng bebas, Pato mengumpan dan Boateng mengeksekusi bola tersebut namun sayang melayang jauh di atas mistar.
Pada menit 30 kerjasama Messi dan Alves berhasil menembus pertahanan Milan. Messi melepaskan tembakan ke sudut sempit gawang namun Abbiati bisa menepisnya.
Pada menit ke -36 Pedro akhirnya sukses mencetak gol penyama kedudukan bagi Barca . Diawali kerja keras Messi melewati hadangan 3-4 pemain Milan dan begitu memasuki kotak penalti, dikirimkan bola ke tiang jauh dan dengan mudah Pedro menyontek bola ke jala Abbiati.
Xavi di penghujung babak pertama mencoba lewat sepakan jarak jauh tapi masih melebar di sisi gawang Milan.
Pada menit 47 tembakan keras Xavi dari jarak jauh masih bisa ditepis Abbiati
pada menit 50 Barca mendapat free kick dari jarak 25 yard dan Villa dengan dingin melepaskan bola ke pojok kanan atas gawang Abbiati. Barca berbalik unggul 2-1.
Setelahnya Barca beberapa kali menciptakan peluang namun masih mentah di barisan pertahanan Milan.
Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar setelah pada masa injury time ketika korner Clarence Seedorf disambut tandukan Silva yang menjebol gawang Valdes.
Skor akhir laga ini 2-2.
Susunan pemain
Barcelona: Valdes; D Alves, Mascherano, Busquets, Abidal; Keita (Puyol 67), Xavi, Iniesta (Fabregas 39); Villa (Afellay 83), Messi, Pedro
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Nocerino, Van Bommel (Aquilani 77), Seedorf; Boateng (Ambrosini 33); Cassano (Emanuelson 61), Pato

Barcelona memulai kompetisi Primera liga Spanyol 2011-2012 dengan hasil positif atas tamunya Villarreal di Camp Nou Selasa dinihari tadi.
Turun dengan diliputi rasa khawatir karena banyaknya pemain belakang yang cedera dan hanya menyisakan Eric Abidal sebagai pemain belakang reguler di tim utama Guardiola dengan berani menyiasatinya dengan merubah pola baku Barca yang selama ini 4-3-3 menjadi 3-4-3. Pertandingan berlangsung cukup sengit sejak menit-menit awal tetapi dengan strategi Guardiola untuk memegang kendali permainan di lapangan tengah dengan memainkan Thiago, Cesc, Iniesta, Alexis Sanchez, Pedro, Messi secara bersamaan terbukti mampu meredam perlawanan Villarreal.
Pesta Gol dimulai saat laga memasuki menit 25′, Thiago Alcantara berhasil menjebol gawang Diego Lopez meskipun terkepung 4 pemain Villarreal yang berusaha menghentikannya. Gol kedua lahir di penghujung babak pertama, umpan terobosan Messi pada Fabregas juga tidak di sia-siakan Cesc, setelah berhasil mengecoh Diego Lopez Cesc membuat Barca unggul 2-0.
Gol ketiga tercipta pada awal babak kedua, Alexis Sanchez yang mendapatkan bola di sisi kiri pertahanan Villarreal dengan baik mengeksekusi bola ke gawang Villarreal tanpa mampu digagalkan Lopez, gol ini merupakan gol perdana Alexis Sanchez untuk Barcelona.
Unggul 3 gol membuat Villarreal semakin tidak mampu mengembangkan permainan terbaiknya, Lionel Messi kemudian memborong dua gol bagi Barca di menit 52′ dan 75′ dan menggenapkan keunggulan Barca atas Villarreal lima gol tanpa balas, Manita Golazo kembali tersaji di Camp Nou.

Barcelona akhirnya sukses meraih gelar juara Piala Super Eropa 2011 setelah dalam pertandingan hari Sabtu dinihari tadi menang atas FC.Porto peraih gelar juara liga Eropa 2010-2011 dengan skor meyakinkan 2-0.
Laga yang berlangsung cukup ketat sejak awal menyajikan pertarungan menarik antara kedua tim. Porto dengan berani melakukan laga terbuka dan berusaha membuat para pemain Barcelona agar tidak dapat mengembangkan permainan terbaiknya.
Beberapa peluang di dapat Porto dan membahayakan gawang Victor Valdes, namun tidak menemui sasarannya. Barca baru berhasil unggul di menit 39′ setelah Rolando melakukan blunder fatal, bola sodoran darinya justru diterima Lionel Messi yang sedang berdiri bebas sendirian di wilayah pertahanan Porto, Messi akhirnya mampu mengecoh penjaga gawang FC.Porto Helton untuk membawa Barca unggul 1-0 sebelum jeda.
Di babak kedua pertandingan berlangsung tetap seperti babak pertama, tetapi perlahan Barca akhirnya berhasil mendominasi laga. beberapa kali peluang Barca tetap tidak berhasil menambah gol, demikian halnya dengan Porto sendiri.
Petaka muncul bagi Porto setelah Rolando mendapatkan kartu merah dari wasit setelah mengganjal keras Messi. Barca semakin dominan, Cesc Fabregas yang masuk menggantikan Pedro berhasil menjebol gawang Helton, setelah umpan matang dari Messi berhasil dimaksimalkan menjadi gol, Barca unggul 2 gol di menit 80′. Skor bertahan hingga usai, Barca berhak atas gelar juara Super Eropa 2011.

Kembali FC Barcelona secara dramatis memenangkan trofi Supercopa dengan skor tipis 3-2 menundukkan Real Madrid di Nou Camp, Kamis 18 Agustus 2011. Bertindak sebagai tuan rumah Barcelona seakan menemukan kembali bentuk permainan mereka. Permainan tiki-taka yang menjadi ciri khas Barca perlahan mulai terlihat.
Pada menit ke-14 lewat umpan cerdik Lionel Messi kepada Andres Iniesta yang lolos dari jebakan offside berhasil menjebol gawang Casillas. Madrid memilih untuk tidak panik dan terus menekan pertahanan Barca walau tertinggal satu Gol. Usaha tersebut berhasil karrena kesalahan Pique yang terlalu lama menahan bola memberikan Madrid peluang sepak pojok Ozil yg dimanfaatkan oleh Benzema untuk mengirimkan bola kepada Cristiano Ronaldo yang berada di depan Valdes. Tanpa kesulitan bintang asal Portugal ini membawa timnya menyamakan skor di menit ke-20
Pada menit ke 43 Barca kembali memimpin berkat gol yang di cetak MESSI yang bermain satu-dua dengan Pique dan berhasil melewati Casillas.
Awal babak kedua diwarnai dengan perselisihan yang melibatkan Marcelo dan Messi. Kaki Marcelo terlihat sengaja menendang Messi yang berada di sebelahnya ketika pemain Brasil tersebut melompat menyundul bola. Kedua kubu bersitegang memaksa wasit mengeluarkan 3 kartu kuning, 2 diantaranya untuk pemain Madrid.
Dan Permainanpun semakin memanas, pada menit ke 81 Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Karim Benzema Sepak pojok Kaka menimbulkan kemelut di depan gawang Valdes yang kemudian dimanfaatkan Benzema untuk mencetak gol dari jarak dekat.
Namun pada menit ke 87 Fans Barcelona mendadak bergemuruh ketika Lionel Messi kembali membawa timnya unggul. Skema permainan cantik Barcelona berhasil menempatkan Adriano di sisi kanan untuk kemudian mengirim bola yang diselesaikan dengan tendangan voli Messi menembus jala Casilas.
Pada perpanjangan waktu babak kedua kembali terjadi insiden. Marcelo melakukan tackling keras ke pada Cesc Fabregas yang masuk pada menit 80, sehingga wasit memberikan kartu merah langsung, sehingga menyebabkan kedua kubu bersitegang dan pertandingan terhenti sementara.
Setaelah sempat terhenti wasit melanjutkan pertandingan namun tidak merubah jumlah gol. Barcelona meraih Trofi Supercopa ke tiga kalinya di bawah komando Pep Guardiola, mengalahkan Madrid dengan skor 3-2.
Susunan Pemain
Barcelona: Valdés; Alves, Piqué, Mascherano, Abidal; Busquets (Keita ’85), Xavi, Iniesta; Pedro (Fabregas ’82), Villa (Adriano ’73), Messi
Real Madrid: Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Coentrao; Di María (Higuain ’64), Alonso, Khedira (Marcelo ’46); Benzema, Oezil (Kaka ’78), Ronaldo