
Barcelona berhasil melangkah menuju ke babak perempat final Liga Champion musim 2009-2010 setelah dini hari tadi menghentikan perlawanan Vfb Stuttgart dengan skor telak 4-0 (agg. 5-1).
Sebelum laga berlangsung kabar buruk harus diterima oleh Josep Guardiola, Xavi Hernandez mengalami cedera saat latihan dan dipastikan absen melawan Stuttgart dan masa pemulihan diperkirakan selama 2 minggu. Kehilangan Xavi dan bayang-bayang ‘Lyonazo’ yang membungkam Real Madrid dikandangnya sendiri ternyata dijawab dengan tampilnya para pemain yang diturunkan dengan kepercayaan diri tinggi.
Barca tidak membiarkan tim tamu leluasa, kendali permainan berada di tangan Barca sepenuhnya dan permainan Stuttgart ‘dipaksa’ tidak berkembang oleh para pemain Barca. Gol pertama Barca dicetak oleh Lionel Messi yang sukses menerobos pertahanan lawan dan tendangannya gagal ditepis kiper Stuttgart Jens Lehmann, 1-0 (13′). Gol kedua dicetak Pedro Rodriguez setelah Yaya Toure berhasil masuk sisi kanan pertahanan gawang Stuttgart, Pedro yang tidak terjaga lawan tanpa kesulitan menggandakan skor di menit 22′.
Babak kedua Stuttgart tetap kesulitan menerobos pertahanan ketat Barca, menit 60′ Pedro yang menusuk dari sisi kiri berhasil memberikan umpan kepada Dani Alves yang berada diluar kotak enam belas, kemudian dengan jitu memberikan bola kepada Messi yang kembali berhasil menjebol gawang Lehmann.
Ibrahimovic dan Bojan yang masuk menggantikan Busquet dan Iniesta menjadi aktor terjadinya gol ke empat, umpan terobosan Ibra diterima Bojan yang tidak terkawal dan langsung berhadapan dengan Lehmann yang berusaha maju menghadang tetapi akhirnya gagal menghalau bola, tepat menit 90′ Barca unggul telak 4-0, dan melangkah ke babak perempat-final.
![]()
Barcelona berhasil menjalani laga Derby Catalunya melawan Valencia dengan memperoleh kemenangan telak berkat tiga buah gol yang diciptakan Lionel Messi.
Valencia yang datang tanpa striker utamanya David Villa mampu memaksa hasil imbang hingga babak pertama berakhir, namun di babak kedua dengan permainan konsisten dan tetap mengendalikan jalannya laga, petaka bagi Valencia akhirnya bermula di menit 56′ ketika Messi yang berhasil melewati dua pemain bertahan Valencia kemudian menaklukkan Cesar,(1-0).
Thierry Henry kemudian menjadi inspirator gol kedua Messi saat umpannya dari sisi kanan pertahanan Valencia diterima Messi yang kemudian lolos dari sergapan dua pemain bertahan Valencia dan menendang ke tiang jauh dari gawang Cesar, 2-0(81′), tiga menit kemudian kembali Thierry Henry dengan brilian mengontrol bola dan kemudian men-chip ke Messi yang sudah terlepas dari kawalan pemain belakang lawan, 3-0 (84′). Valencia sesekali berusaha menerobos pertahanan Barca, peluang terbaik tim tamu adalah di menit 69′ saat Nicola Zigic lolos dari offside dan berhadapan face to face dengan Victor Valdes, Valdes dengan cekatan menghalau sepakan Zigic. Laga berakhir tiga gol tanpa balas, Lionel Messi dan Thierry Henry kali ini menjadi duet maut bagi Valencia.
Tengah minggu ini Barca akan menjamu Vfb Stuttgart di lanjutan babak 16 besar liga Champion, laga pertama kedua tim membagi skor sama 1-1 di Mercedes Benz Arena, Stuttgart.

Lembaga dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa UNICEF, secara resmi telah menunjuk pemain Barcelona Lionel Messi menjadi duta besarnya untuk kampanye dan tugas yang menjadi tanggung-jawab UNICEF.
Hari Kamis kemarin setelah presentasi yang dilakukan pada siang hari, Presiden Barca Joan Laporta bersama direktur kemitraan UNICEF John o’Brein resmi mengumumkan hal tersebut di Camp Nou.
Penunjukan Messi dilakukan karena Messi sendiri sering melakukan kegiatan sosial yang diadakan lembaga-lembaga independen sehubungan dengan berbagai masalah yang sering dihadapi dan di derita oleh anak-anak, terutama anak-anak terlantar ataupun menderita kelainan bawaan sejak lahir.

Barca harus mengakhiri lawatan ke Andalusia ketika menghadapi Almeria dengan tragedi, Carlos Puyol secara tidak sengaja melakukan gol bunuh diri untuk memperbesar keunggulan lawan menjadi 2-1, Ibrahimovic yang mendapat kartu merah dan diusirnya Guardiola “hanya” karena menyatakan pendapat terhadap wasit bahwa pelanggaran terhadap Messi seharusnya berbuah pinalti untuk Barca.
Pemain Almeria, Cisma membuat keunggulan bagi timnya saat laga berlangsung 12′ menit, dan baru bisa disamakan Lionel Messi pada menit 42′.
Laga yang terus berlangsung alot dibabak kedua mencapai puncaknya ketika Puyol yang bermaksud memblok bola di depan gawang justru membobol gawang sendiri(56′), tragedi berlanjut ketika Ibrahimovic juga diusir oleh wasit di menit 60′, namun bermain dengan sepuluh orang pemain Barca justru menjadi semakin militan karena sudah tidak terbebani lagi dengan hasil dan situasi di lapangan, hasilnya enam menit setelah Ibra dikeluarkan Lionel Messi sukses menyamakan kedudukan(66′) skor yang tidak berubah hingga pertandingan selesai.
Wasit Carlos Clos Gomez yang terkenal mudah mengeluarkan kartu juga mengusir Guardiola akibat protes yang dilakukan sang pelatih yang mempertanyakan kelayakan mendapat pinalti setelah Messi menerima pelanggaran oleh pemain Almeria, Barca selamat dari kekalahan tetapi kehilangan 2 poin telah memberikan keuntungan bagi sang rival karena unggul selisih gol.

Barcelona berhasil mengambil kembali pucuk pimpinan Primera liga setelah mengalahkan Malaga di Camp Nou dengan skor tipis 2-1. Bermain setelah rival utama el Real sempat memimpin klasemen dengan 1 poin hasil kemenangan atas Tenerife, para pemain Barca tidak terbebani dengan hasil yang diraih klub dari ibukota tersebut.
Babak pertama berjalan dalam tempo sedang Barca mendominasi dan Malaga terlihat bermain dengan skema bertahan total dan berupaya sesekali menyerang balik. Strategi demikian sukses membuat keadaan imbang tanpa gol di babak pertama. Memasuki babak kedua, Barca mulai lebih intens menekan tetapi tetap kesulitan menembus gawang Malaga sampai akhirnya Pedro Rodriguez dengan spektakuler mampu memecah kebuntuan dengan tendangan jarak jauhnya tanpa terduga kiper Malaga Munua (68′).
Unggul sebuah gol Barca makin banyak menekan pertahanan Malaga, namun justru Malaga berhasil menyamakan skor ketika Valdo dengan cerdik lolos dari hadangan Pique dan Puyol, Valdes tidak berhasil menghalau bola, skor 1-1 di menit 80′. Skor imbang tidak menggangu permainan ofensif Barca, akhirnya Lionel Messi berhasil membuat gol kedua di menit 83′ setelah mendapat umpan Dani Alves.
Beberapa peluang lainnya adalah dari Andres Iniesta yang tendangannya hanya membentur mistar gawang dan Ibrahimovic di masa injury, gol Ibra dianulir karena wasit berpendapat Ibra terlebih dahulu melanggar pemain belakang Malaga sebelum mendapatkan bola, kedudukan akhirnya tidak berubah untuk kemenangan Barca.