
Barcelona berhasil melewati fase krisis cedera pemain dengan mengalahkan Racing Santander di Camp Nou dengan skor telak 4-0 hari Sabtu lalu. Sebelum laga berlangsung Guardiola bahkan masih harus menerima kabar buruk dengan kambuhnya cedera lutut yang di derita Zlatan Ibrahimovic, namun para pemain yang dalam kondisi siap bermain termasuk beberapa pemain muda binaan dari tim Barca Atletic ternyata mampu dengan sempurna ‘menghadirkan’ permainan Barca secara normal.
Gol pertama Barca terjadi saat pertandingan baru memasuki menit ke 6′, Iniesta menandai laga ke 300 bersama Barca dengan menjebol gawang Colcorti. Thierry Henry yang bermain sejak awal kemudian berhasil menambah gol dengan tendangan bebasnya di menit 29′ yang dengan jeli mengecoh Colcorti yang sama sekali tidak menduga arah bola yang dilepaskan Henry. Gol ketiga Barca kembali melalui situasi bola mati, kali ini Rafael Marquez yang menjadi eksekutor, pemain yang pernah menjuarai kompetisi Master Free-kick di Amerika Serikat tahun 2008 lalu dengan brilian membuat gawang Racing harus bergetar tiga kali ketika pertandingan telah berjalan 34′ menit.
Tanpa kehadiran Xavi Hernandez dilapangan, Iniesta, Messi, Bojan dan Henry tetap membuat permainan Barca mengalir seperti biasanya, kehadiran para pemain muda yang menjadi pelapis seperti Pedro Rodriguez dan calon bintang masa depan Barca Thiago Alcantara menjadikan Racing tidak mampu mengembangkan permainannya.
Gol ke empat Barca terjadi setelah Lionel Messi dengan sukses memberikan umpan dari sisi kiri gawang Santander kepada Thiago Alcantara, anak dari Mazinho mantan pemain timnas Brazil ini kemudian dengan dingin meneruskan bola ke gawang Racing tanpa bisa dihalau oleh Colcorti (84′), sampai pertandingan berakhir Barca unggul telak empat gol tanpa balas, krisis cedera yang dihadapi Barca berhasil dijawab dengan sempurna.

Barcelona mengakhiri laga di Jornada 21 melawan Getafe dengan kemenangan 2 – 1 dinihari tadi. Bermain sejak awal tanpa Dani Alves yang cedera dan absennya kapten Carles Puyol karena akumulasi kartu Barca berhasil unggul cepat dimenit 6′ setelah Lionel Messi berhasil menggetarkan gawang Getafe, setelah unggul laga yang semula di dominasi Barca berubah menjadi mendebarkan karena Gerard Pique mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Rafa.
Unggul jumlah pemain Getafe berusaha menekan tetapi perlawanan yang diberikan para pemain Barca justru semakin sering membahayakan pertahanan Getafe, Guardiola terpaksa merotasi pemain dengan menggantikan Ibra dengan Sergio Busquet dan menarik keluar Yaya Toure yang menderita cedera dan digantikan Rafael Marquez.
Messi, Xavi, Iniesta dan Seydou Keita berkali-kali menembus pertahanan Getafe tetapi peluang yang di dapat tidak membuahkan hasil. Gol kedua Barca terjadi setelah Messi dan Xavi melakukan permainan satu dua melawan empat pemain belakang Getafe, umpan messi di kotak enam belas akhirnya diselesaikan dengan sempurna oleh Xavi di menit 66′.
Pertandingan tetap berlangsung ketat namun di injury time pelanggaran Marquez berbuah penalti dan langsung dikartu merah oleh wasit, Valdes gagal mengantisipasi eksekusi Soldado tetapi kedudukan tidak berubah (2-1) sampai akhir, perlawanan pantang menyerah Barca berhasil mengamankan kemenangan di laga yang melelahkan tersebut.

Barcelona kembali meraih kemenangan penting di pertandingan tandang saat bertamu ke kandang Real Valladolid dinihari tadi, dan untuk sementara berhasil memperlebar jarak dengan penghuni posisi kedua klasemen el Real dengan 8 poin yang akan memainkan pertandingannya dinihari nanti melawan Malaga.
Josep Guardiola sejak awal menurunkan susunan pemain terbaik yang dimiliki oleh Barcelona karena kemenangan di kandang Valladolid sangat berarti dalam perburuan poin di kancah Primera sekaligus memberikan tekanan kepada klub pesaing. Barca berhasil mencetak gol pertamanya berkat umpan matang yang diberikan Dani Alves ke depan gawang Valladolid yang kemudian diterima Xavi Hernandez yang sukses merobek gawang lawan, 0 – 1 (20′). Dua menit kemudian Dani Alves sendiri yang sukses mencetak gol setelah melakukan solo run dari posisinya kemudian melakukan tendangan ke sisi kanan gawang Justo Villar tanpa mampu ditahan sang kiper (22′).
Di babak kedua permainan Valladolid justru tidak sebaik di babak awal, Barca mengendalikan laga sepenuhnya dan tidak meberikan kesempatan pemain lawan untuk mengancam pertahanan Barca, Lionel Messi menjadikan skor 0 – 3 di menit 57′ setelah menerima umpan dari Ibra yang berada di sisi kiri gawang Valladolid. Beberapa kali peluang masih di dapat oleh para pemain Barca seperti Iniesta, Ibra, Thierry Henry tapi tidak berhasil menambah gol.
Barca sukses melalui paruh musim 2009/2010 tanpa mengalami kekalahan, pelatih Valladolid Jose Mendillibar berkomentar saat laga telah usai “Begitu banyak Barca memiliki pemain berkualitas, tidak ada yang bisa kami lakukan di laga tadi”.

Andres Iniesta terpilih menjadi atlet pria terbaik 2009 versi Mundo Deportivo, dan penghargaan bagi atlet wanita diraih oleh Marta Dominguez. Harian Mundo Deportivo bersama Repsol mensponsori acara Grand Gala of World Sport ke 62 yang diadakan di Barcelona.
Acara ini memberikan 14 penghargaan pada berbagai cabang olahraga, organisasi, Doktor dan juga diberikan kepada jurnalis olahraga. Pembalap formula 1 Michael Schumacher yang akan kembali berlaga di sirkuit juga mendapatkan penghargaan khusus atas pengabdiannya di dunia balap. Selain Iniesta pemain Barca lainnya yang meraih penghargaan pada malam itu adalah Lionel Messi yang mendapatkan Trofeo Repsol dari pihak Repsol. Tak ketinggalan pelatih Barca Pep Guardiola yang menyabet gelar sebagai pelatih terbaik di Spanyol.

Barcelona berhasil mengalahkan tuan rumah Tenerife dalam lanjutan Primera liga di minggu ke tujuh-belas dengan skor telak 5 gol tanpa balas dinihari tadi. Bermain tanpa Ibrahimovic yang terkena akumulasi kartu, Guardiola memainkan trio Bojan-Messi-Henry di lini depan sejak awal laga.
Diawal babak pertama, Barca justru mendapatkan tekanan berat dari para pemain Tenerife, dua kali ancaman serius datang dari Alfaro tetapi berhasil dipatahkan oleh Victor Valdez, Barcelona membutuhkan waktu hampir setengah jam untuk menemukan performanya sebelum kebuntuan dipecahkan oleh Lionel Messi di menit 35′ yang mendapatkan umpan matang dari Bojan untuk membuat Barca unggul 1 – 0. Setelah berhasil mencetak gol, praktis Tenerife berada dalam tekanan, Puyol menambah keunggulan Barca di menit 43′ dan Barca menutup babak pertama setelah kerjasama yang sangat baik antara Iniesta, Bojan yang kemudian diselesaikan oleh Messi untuk mencetak gol keduanya(45′).
Babak kedua Tenerife kembali tidak dapat mengembangkan permainan seperti yang diperagakan diawal babak pertama, Barca mendominasi pertandingan dan berkali-kali peluang berbahaya diciptakan namun selalu gagal sampai akhirnya di menit 75′ Messi kembali mencetak gol dan serangan Pedro di menit 85′ membuat pemain belakang Tenerife Luna melakukan bunuh diri, skor bertahan hingga laga usai.
Lima gol yang terjadi akhirnya membuat Barca tetap memimpin Primera Liga di pekan ke 17, laga berikutnya adalah di kompetisi Piala Raja dan Barca akan bertandang ke Sevilla.