
Lunas dan tuntas. Dua kata tadi adalah ungkapan paling tepat atas kemenangan Barcelona terhadap tuan rumah Hercules pagi tadi.
Barcelona berhasil mengalahkan Hercules dengan kemenangan tiga gol tanpa balas sekaligus berhasil mempertahankan hasil sempurna di laga tandang selama ini.
Pertandingan di Alicante berjalan cukup alot bagi Barca meskipun berhasil mengontrol jalannya pertandingan tetapi Hercules selalu menyulitkan serangan-serangan yang dilakukan Barca, Barca baru berhasil mencetak gol di menit 43′ setelah Pedro menerima umpan menyilang dari Xavi dan kemudian melakukan tendangan keras tanpa mampu digagalkan kiper Hercules Calatayud, babak pertama Barca memimpin 0-1.
Di babak kedua beberapa kali serangan balik Hercules membuat pertahanan Barca harus bekerja keras, Barca tetap mampu mengendalikan jalannya laga namun Hercules juga tetap mampu bertahan dengan baik. Petaka terjadi ketika Farinos harus menerima kartu kuning kedua yang mengakibatkan Hercules harus bermain dengan sepuluh orang, Barca tidak mensia-siakan keadaan setelah terus berupaya menekan akhirnya Messi mampu menambah gol di menit 87′ dan 89′ keduanya berkat jasa Dani Alves yang telah kembali bermain. Kedudukan akhir tetap 0-3 bagi Barca
Barca akan kembali berlaga tengah minggu ini di leg 2 semifinal Piala Raja melawan Almeria.

Barcelona berhasil menang telak 5-0 atas tamunya Almeria pada semifinal leg 1 Piala Raja dinihari tadi.
Barca berhasil unggul cepat tiga buah gol ketika pertandingan baru berjalan 15 menit. Gol-gol tersebut diciptakan oleh Messi (9′, 15′) dan Villa di menit 11′. Almeria yang tidak menduga tertinggal hingga 3 buah gol dalam waktu cepat akhirnya tidak mampu mengembangkan permainannya, Barca dengan leluasa dapat sepenuhnya mengontrol laga.
Gol keempat diciptakan oleh Pedro pada menit 31′, gol ini merupakan gol Pedro untuk Barca yang ke 41 dan tepat dilakukan di pertandingan ke 100 bersama tim reguler. Di babak kedua praktis Almeria tidak mampu melakukan perlawanan berarti, Keita yang masuk menggantikan Xavi akhirnya memperbesar keunggulan di menit 88′ setelah menerima umpan dari Messi. Lima gol tanpa balas berhasil dilakukan kembali oleh anak-anak asuh Guardiola.
.jpg)
Jornada ke-20 La Liga, El Barca mengokohkan keberadaannya di puncak klasemen dengan mengalahkan Racing Santander 3-0. Kemenangan diperoleh melalui gol Pedro, Messi, dan Iniesta.
Pertandingan di Nou Camp berjalan seperti biasa: kendali ada di tangan Barca. Ball posession tercatat sampai 76:24 untuk Barca. Dengan dominasi sepanjang pertandingan, Barca tidak sulit mencetak tiga gol tersebut.
Penonton tidak perlu menunggu lama untuk bersorak merayakan gol sejak peluit kick off ditiup. Gol pertama lahir di menit ke-2, ketika terjadi pengepungan di gawang kiper Racing, Tono, oleh pemain Barca. Akselerasi Messi di kiri memainkan bola satu-dua dengan David Villa memecah konstrasi pemain Racing yang mengira offside. Namun Messi tetap beraksi dengan melambungkan bola melewati Tono yang diakhiri sentuhan akhir Pedro dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Barca.
Gol kedua tercipta di menit ke-33 melalui titik putih yang dieksekusi Messi. Berawal dari kesalahan Henrique kepada Villa di kotak penalti, wasit Villanueva menunjuk titik putih. Messi didaulat sebagai penembak penalti kali ini. Menyarangkan bola ke sudut kiri gawang Tono, Messi menambah pundi golnya menjadi 160 di pertandingan resmi Barcelona, 13 diantaranya dari titik putih. Selebrasi Messi kali ini terasa spesial karena ia mebuat pesan di kaos dalamnya “Feliz Cumple Mami” atau “Selamat Ulang Tahun Mami”.
Gol ketiga lahir di menit ke-56 oleh Iniesta. Dimulai dari aksi Villa dengan bola di sisi kanan pertahanan Racing, Villa melihat ada ruang kosong di tengah. Bola dikirim pendek ke Pedro, Pedro backheel ke Iniesta, Iniesta menembak. Bola sempat memantul sebelum menghujam ke gawang tanpa mampu digapai Tono. Gol ketujuh Iniesta musim ini tercipta. Sebuah catatan tersendiri untuk Iniesta. Dengan golnya ketujuh musim ini, ia memecahkan rekornya tak pernah membuat 7 gol dalam satu musim.
Skor 3-0 tak berubah hingga peluit panjang berbunyi. Tiga poin ini membuat selisih poin dengan pesain terdekat menjadi 7 poin.
Dari sisi fairplay, pertandingan ini termasuk salah satu yang bersih dilihat dari tidak adanya kartu yang dikeluarkan wasit Villanueva untuk kedua tim.

Barca gagal meraih kemenangan dalam leg 2 perempat-final Piala Raja 2010-2011 setelah dikalahkan tuan rumah Real Betis Balompie 3-1. Meskipun tidak mampu meraih kemenangan, Barca tetap melaju ke babak semifinal dengan agregat gol 6-3, di semifinal Barca akan bertemu Almeria yang berhasil mengalahkan Deportivo.
Real Betis yang di leg 1 kalah 0-5 bermain dengan menampilkan kemampuan terbaik yang mereka miliki, hasrat menebus malu kekalahan di Camp Nou membuat para pemain Betis mampu meredam pola permainan Barca yang pagi tadi memang tampil tidak seperti biasanya dan kesulitan mengembangkan permainan. Real Betis bahkan mampu unggul cepat dalam sepuluh menit awal melalui gol-gol Molina di menit 2′ dan 7′, Lionel Messi sempat memperkecil ketertinggalan pada menit 38′, kedudukan 2-1 tidak bertahan lama, Arzu kembali memberikan keunggulan bagi Betis di menit 45′, skor 3-1 di babak pertama.
Di babak kedua Barca baru mampu merubah permainan seperti biasanya namun perlawanan sengit Betis membuat beberapa peluang yang diperoleh Barca tidak menemui sasaran, Lionel Messi memperoleh kesempatan untuk menambah gol bagi Barca melalui titik putih menit 54′ tetapi Messi gagal melakukannya. Kedudukan tidak berubah sampai akhir, Barca unggul dengan agregat 6-3.
Menjamu Manuel Pellegrini dan tim asuhannya di Camp Nou, Pep Guardiola menyuguhkan sajian khas Barcelona pada La Liga pekan ke-19 Senin dini hari tadi. Penonton yang memadati stadion terbesar di Catalan menjadi saksi rekor baru tim biru merah dengan status tim yang tidak terkalahkan selama 28 pertandingan.
Pertandingan sendiri berjalan timpang. Malaga yang berada di papan bawah klasemen tampak inferior bermain melawan tim juara musim dingin. Babak pertama dibuka dengan gebrakan Barca yang memainkan gaya khas mereka, tiki-taka. Tak perlu menunggu lama, gol tercipta. Andres Iniesta menjadi pembuka skor bagi Barca di menit ke-8 setelah pergerakannya tak terkawal dan berhasil menaklukkan Asenjo, kiper Malaga.
Gol tersebut menjadi isyarat pesta bagi anak asuh Pep Guardiola. Sesaat, Villa beralih profesi menjadi pemahat nama di papan skor ketika di menit ke-18, sontekannya berhasi melewati kedua kaki kiper Malaga. Gol Villa adalah hasil kreasi Lionel Messi yang menari di depan gawang Asenjo sebelum mengumpan ke Villa.
15 menit berselang, Messi kembali memberikan jawaban atas keraguan beberapa kalangan atas Ballon d’Or yang diberikan kepadanya. Skil individunya melewati empat pemain Malaga membuka ruang kosong untuk Iniesta yang menembak, namun dapat diblok. Beruntung ada Pedro yang menyambar dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Skor bertahan hingga turun minum.
Babak kedua, Barca memulai variasi pola bermain. Keadaan yang unggul 3 gol membuat Barca tampil santai, tidak se-ofensif babak pertama. Keadaan ini dimanfaatkan Malaga untuk memperpendek jarak skor menjadi 3-1.
Berawal dari kesalahan Busquet yang melakukan pelanggaran, Duda mengeksekusi tendangan bebas dan mengarahkan ke pojok kiri gawang Valdes tanpa bisa digapai sang kiper.
Gol tersebut melecut semangat Barca untuk kembali bermain menyerang. Tak menunggu lama, David Villa menambah pundi golnya di menit ke-74. Sukses lolos dari jebakan offside, El Guaje sukses pula mengecoh Asenjo dan melepaskan tembakan ke gawang Malaga. Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang.
Hasil ini menjadikan poin Barca bertambah tiga menjadi 52. Ini adalah catatan terbaik Pep Guardiola di paruh pertama musim selama ia melatih.
Di pertandingan lain, pesaing terdekat Barca, Real Madrid, tertahan imbang di kandang Almeria. Dengan demikian, selisih poin di klasemen menjadi empat.
Visca Barca!