
Pedro Rodriguez yang selama beberapa minggu lalu menderita cedera kini telah kembali berlatih bersama kumpulan pemain tim utama Barcelona. Pedro yang menderita cedera saat Barca bertandang ke Granada sejak minggu lalu telah dapat melakukan latihan ringan saat libur kompetisi karena laga-laga timnas pada kalender FIFA.
Hari Jumat kemarin Guardiola untuk pertama kalinya dalam minggu ini dapat berlatih dengan seluruh anggota tim inti. Pemain yang bergabung hari Kamis yaitu Messi, Mascherano dan Alexis Sanchez pada hari Jumat kemarin juga telah menjalani latihan dengan yang lainnya. Latihan akan berlanjut hingga Sabtu siang. Pemain yang masih menjalani pemulihan seperti Afellay dan Adriano terlihat berlatih terpisah dengan kumpulan utama.
19 Pemain dan Isaac Cuenca yang dipanggil dari Barca B kini bersiap menghadapi Zaragoza pada akhir minggu di Camp Nou.
Kabar terbaru Pedro kemungkinan akan memperoleh izin bermain pada hari Sabtu ini namun tetap berdasarkan kondisi terakhir dari pertimbangan tim medis.

Barcelona gagal membawa poin penuh dari stadion Mestalla kandang Valencia setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 (2-1) kemarin. Turun dengan formasi mengejutkan dengan kembali mengandalkan tiga pemain belakang dengan pola 3-4-3 Barcelona dipaksa bekerja keras sejak menit awal pertandingan di mulai.
Valencia yang memimpin klasemen menunjukkan bahwa mereka di musim ini juga merupakan pesaing tangguh dalam kancah Primera Liga. Gawang Barca sudah harus bergetar di menit 11′ setelah tendangan Jeremy Mathieu yang diantisipasi oleh Valdes justru berbelok arah karena upaya Erik Abidal menghalau bola mengubah arah bola ke gawang Barcelona. Barca bereaksi setelah tertinggal, selang dua menit Pedro yang menerima bola dari Lionel Messi sukses menaklukkan Guaita, pertandingan di 15 menit pertama laga sudah menghasilkan 2 buah gol.
Setelah menyamakan kedudukan pertandingan berlangsung semakin seru tetapi Valencia terlihat bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan membuat Barcelona kesulitan mengembangkan pola terbaiknya. Gawang Valdes akhirnya kembali bobol pada menit 23′ antisipasi serangan Valencia tidak dapat dihadang para pemain belakang Barca yang terlambat menutup pertahanan, Pablo berhasil membuat Valencia unggul 2-1 sampai babak pertama usai.
Di babak kedua Guardiola mengubah kembali pola permainan menjadi 4-3-3, hasilnya meskipun perlawanan tim tuan rumah tetap sengit namun perlahan Barca mulai kembali menemukan permainan ‘rutinnya’, beberapa kali peluang gol diperoleh oleh para pemain Barcelona, baru pada menit 77′ Barcelona berhasil menyamakan kedudukan. Umpan Lionel Messi kepada Cesc Fabregas mampu diselesaikan dengan baik oleh Cesc.
Barca sebenarnya mampu berbalik unggul ketika David Villa sudah berhadapan langsung dengan Guaita dua menit sebelum laga usai, tetapi Guaita yang tampil cemerlang malam itu berhasil menggagalkan tendangan Villa. Laga derbi Katalan di Mestalla berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Rabu 14 September 2011 dinihari WIB Pertarungan dua klub besar terjadi di game perdana babak penyisihan grup Grup H Liga Champions. FC BARCELONA menjamu AC Milan berlangsung di stadion Nou Camp. Juara bertahan Barcelona gagal meraih poin penuh dilaga perdana pasukan Pep Guardiola hanya mampu bermain imbang 2-2. Milan unggul lewat gol cepat Alexandre Pato di detik 24. Dari bola kick off bola lantas diarahkan Antonio Nocerino ke Pato yang langsung berlari kencang membelah pertahanan Barca dan tanpa kesulitan menundukkan kiper Victor Valdez.
Kaget dengan gol cepat tersebut, Barca kemudian mengurung pertahanan Milan. Penguasaan dilini tengah tak menjadi kendala lantaran Barca memasang duet gelandang terbaik Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Namun saat hendak menembus jantung pertahanan tamunya, Barca nampak kesulitan lantaran bek-bek Milan terlihat sangat disiplin dan kuat.
Barca akhirnya sukses menyamakan kedudukan saat laga berjalan 36 menit. Gol berawal dari pergerakan luar biasa Lionel Messi yang menerobos 4 pemain lawan sebelum melepas umpan dari sisi kanan pertahanan Milan dan disambut dengan sontekan Pedro Rodriguez yang sukses menggetarkan gawang Milan
Dipenghujung babak pertama pelatih Pep Guardiola terpaksa menarik Iniesta lantaran cedera dan menggantinya dengan Cesc Fabregas. Keluarnya salah satu gelandang terbaik dunia itu tak membuat permainan cepat Barca mengendur lantaran penggantinya juga tidak kalah kelas. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Empat menit babak kedua berjalan, Barcelona sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui gol David Villa. Dari sebuah tendangan bebas di luar kotak penalti, Villa suskes mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Milan. Bola yang melaju deras tersebut gagal diblok kiper Abbiati
Kemenangan Barcelona yang sudah di depan mata akhirnya buyar di masa injury time. Gol Thiago Silva akhirnya memaksa Los Cules bermain imbang 2-2 dengan AC Milan.
Pemain veteran Clerance Seedorf yang maju mengambil tendangan tersebut, mengarahkan bola ke tengah kotak penalti. Bola lambung tersebut berhasil disambut tandukkan kepala Thiago Silva dan gagal diamankan Valdez. Kedudukan 2-2 bertahan hingga bubaran
Berikut Jalannya pertandingan
Baru 24 detik laga berjalan Milan sudah unggul. Dari bola kick off, Pato menguasai bola dan berlari membelah pertahanan Barca sebelum menceploskan bola melewati sela kaki Victor Valdes. Tersengat gol cepat itu Barca mulai mengurung pertahanan Milan dan menerapkan permainan tiki-taka.
Pada menit ke-12 David Villa mendapat bola hasil umpan sundulan Seydou Keita, di tiang jauh melepaskan tembakan sambil dibayangi Gianluca Zambrotta dan bola pun menyasar di sisi gawang Christian Abbiati.
Pada menit ke -13 giliran Lionel Messi yang mencoba peruntungannya. Tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti dilepaskan tapi bola berhasil ditepis Abbiati.
Pada menit ke -16 Pato kembali jadi momok bagi pertahanan Barca kala ia dikawal tiga pemain lawan. Melihat Kevin Prince Boateng bebas, Pato mengumpan dan Boateng mengeksekusi bola tersebut namun sayang melayang jauh di atas mistar.
Pada menit 30 kerjasama Messi dan Alves berhasil menembus pertahanan Milan. Messi melepaskan tembakan ke sudut sempit gawang namun Abbiati bisa menepisnya.
Pada menit ke -36 Pedro akhirnya sukses mencetak gol penyama kedudukan bagi Barca . Diawali kerja keras Messi melewati hadangan 3-4 pemain Milan dan begitu memasuki kotak penalti, dikirimkan bola ke tiang jauh dan dengan mudah Pedro menyontek bola ke jala Abbiati.
Xavi di penghujung babak pertama mencoba lewat sepakan jarak jauh tapi masih melebar di sisi gawang Milan.
Pada menit 47 tembakan keras Xavi dari jarak jauh masih bisa ditepis Abbiati
pada menit 50 Barca mendapat free kick dari jarak 25 yard dan Villa dengan dingin melepaskan bola ke pojok kanan atas gawang Abbiati. Barca berbalik unggul 2-1.
Setelahnya Barca beberapa kali menciptakan peluang namun masih mentah di barisan pertahanan Milan.
Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar setelah pada masa injury time ketika korner Clarence Seedorf disambut tandukan Silva yang menjebol gawang Valdes.
Skor akhir laga ini 2-2.
Susunan pemain
Barcelona: Valdes; D Alves, Mascherano, Busquets, Abidal; Keita (Puyol 67), Xavi, Iniesta (Fabregas 39); Villa (Afellay 83), Messi, Pedro
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Nocerino, Van Bommel (Aquilani 77), Seedorf; Boateng (Ambrosini 33); Cassano (Emanuelson 61), Pato

Pedro Rodriguez diberitakan telah memperbaharui kontraknya bersama Barcelona.
Di kontrak barunya tersebut yang akan ditanda-tangani besok Rabu 6 Juli 2011 nilai pemain muda Barcelona tersebut meningkat sebelumnya 90 juta Euro dan kini buy-out clause nya menjadi 150 juta Euro, dengan durasi hingga 2016.
Pedro termasuk salah satu binaan dari akademi La Masia seangkatan dengan Sergio Busquet dan Bojan serta beberapa nama lainnya, performa yang selalu stabil membuatnya sukses menembus starting terbaik Barca di lini depan, pelatih tim nasional Spanyol Vicente del Bosque juga selalu memanggilnya dalam memperkuat lini depan La Furia Roja.

Barcelona akhirnya berhasil meraih piala Liga Champion 2010-2011 di Wembley setelah pada laga final mengalahkan Manchester United dengan skor meyakinkan 3-1.
Laga diawali dengan tekanan tinggi dari para pemain Manchester United pada pertahanan Barca, dengan mengandalkan permainan cepat dan langsung menusuk ke pertahanan Barca, United mampu mengendalikan permainan hingga sepuluh menit awal, Barca terlihat tertekan dan tidak dapat menampilkan permainan seperti biasa.
Perlahan namun pasti pemain-pemain Barca dapat kembali menyajikan karakter sesungguhnya, namun saling serang terus terjadi diantara kedua finalis. Barca akhirnya menembus kebuntuan di menit 27′ ketika umpan motor serangan Barca Xavi dapat diterima Pedro yang kemudian menggetarkan jala United yang dijaga kiper Edwin Van der Sar. Keunggulan Barca tidak berlangsung lama, lewat serangannya United pun membalas pada menit 33′ melalui Wayne Rooney yang memanfaatkan kelengahan pemain belakang Barca, kedudukan sama kuat 1-1 sampai babak pertama usai.
Di babak kedua Barca tidak memberikan kesempatan pada pemain Manchester United untuk mengendalikan permainan seperti diawal babak pertama, tekanan yang diberikan Barca semakin sering mengganggu pemain bertahan lawan, gol kedua Barca tercipta oleh Lionel Messi, Messi yang menggiring bola di pertahanan United secara tiba-tiba langsung menendang bola mengarah ke gawang Van der Sar, terlambat mengantisipasi kiper United ini dipaksa menerima gol kedua kalinya di menit 54′.
Barca semakin dominan, serangan United terlihat tidak setajam saat kedudukan masih imbang. Barca kemudian kembali mendapat gol melalui David Villa di menit 68′, tendangan melengkung ke sisi pojok atas gawang United tidak dapat diselamatkan Van der Sar. Barca unggul meyakinkan sampai pertandingan dinyatakan berakhir oleh wasit Viktor Kassai, Barca pulang ke Barcelona dengan gelar Champion-nya yang ke empat.