
Barca akan mencoba meneruskan tren start sempurna di Laliga musim ini saat kedatangan Real Zaragoza di Camp Nou minggu dinihari. Manolo Jimenez pelatih kepala Zaragoza saat ini , akan mencoba lagi mengalahkan Barca di CampNou. Musim lalu saat Manolo masih membesut Sevilla, gagal menang dan kalah segalanya melawan anak asuh Pep Guardiola. Sebelum dikalahkan oleh rival di pekan ke-10, “El Blanquillos” sedang dalam performa apik,dan sempat tiga kali menang beruntun,pun pekan lalu berhasil menggasak Super Depor lima gol berbanding tiga. Anak asuh Tito Vilanova sendiri sudah menemukan kembali tren positif di jalur kemenangan setelah sempat kalah oleh Celtic di liga champion. Membidik rekor sempurna start awal musim milik rival, Barca akan bermain tanpa diperkuat Alexis Sanchez yang sedang cedera dan Sergio Busquet yang terpaksa absen karena sudah lima kali mengantongi kartu kuning musim ini.

Zaragoza musim ini selalu bermain terbuka dan mengambil inisiatif mencetak gol lebih banyak ke gawang lawan. Menghadapi lawan dengan permainan terbuka, Barca adalah ahlinya dan Tito seharusnya bisa meracik tim nya untuk kembali menang. Yang berarti Tito harus mempunyai tukang gedor mumpuni selain Messi tentunya. Pedro Rodriguez di musim ini yang merupakan musim comebacknya setelah sempat cedera musim lalu bermain sangat baik untuk Barca. Bahkan sebelum Barca dikalahkan Celtic, Pedro selalu berhasil mencetak assist di tiga pertandingan sebelumnya. Bagaimana dengan torehan gol nya? 12 laga terakhir membela Barca, Pedro gagal mencetak gol. Dibandingkan saat berseragam La Furia Roja, Pedro berhasil membobol gawang lawan 7 kali, termasuk hattrick saat kontra Belarusia. Apakah karena lawan Barca berbeda dibandingkan dengan lawan timnas Spanyol? Tetapi meskipun tidak mencetak gol, Pedro selalu bermain untuk tim, pergerakannya, dan akselerasinya sangat brilliant. Dengan cederanya Alexis, satu tempat di lini depan sudah pasti akan menjadi milik Pedro,untuk menemani Leo Messi.

Saat sesi latihan di hari jumat, Villa tampak berlatih terpisah di gym, yang berarti kemungkinan Villa untuk jadi starter kecil. Sama seperti Pedro, musim ini seharusnya adalah musim comebacknya David Villa. Meski beberapa kali sempat mencetak gol penting untuk Barca di musim ini, beberapa pertandingan terakhirnya sangat mengecewakan. Contohnya adalah pekan lalu, DV sama sekali tidak terlihat di skema permainan, sampai akhirnya digantikan oleh Cristian Tello. Banyak yang menyebut jika musim ini adalah musim terakhir DV di Camp Nou. Kemungkinan Deulofeu dipanggil di laga ini sangat terbuka, jika melihat kondisi Villa dan cederanya Alexis. Akumulasi Kartu yang didapat oleh Sergio, membuat Song kemungkinan juga akan dimainkan di laga ini. Iniesta dan Xavi akan menjadi duet di lini tengah. Cesc akan menjadi starter jika Tito lebih memilih Xavi yang menggantikan posisi Sergio daripada Alex Song.

Untuk lini belakang, Pique yang pekan lalu sudah bisa bermain, kemungkinan akan berduet lagi dengan Mascherano. Kecuali Tito melihat fakta di musim ini, bahwa Masche musim ini tidak sehebat musim lalu. Memang masih terlalu awal untuk melihatnya, tetapi jika Bartra yang diberikan kesempatan, bukankah hal tersebut lebih baik. Karena bagaimanapun, Bartra adalah pemain muda yang layak diberikan kesempatan, setelah mengalami musim yang hebat di Barcelona B musim lalu.
Berharap Pedro lebih dimainkan oleh Tito agak kedalam dan lebih “striker”, tujuh gol dalam tiga kali penampilannya bersama VDB bisa menular ke tim nya Tito Vilanova. Jadi, bisa cetak gol kali ini kan Pedro?
Laliga Jornada 12
FC Barcelona – Real Zaragoza
Venue : Camp Nou (99,787)
Head to Head (Musim 2011/2012)
Real Zaragoza 1 – 4 FC Barcelona
FC Barcelona 4 – 0 Real Zaragoza
Prakiraan Formasi
FC Barcelona (4-3-3) : Valdes, Alves, Pique, Bartra/Mascherano, Alba, Xavi, Song, Iniesta, Pedro, Messi, Tello

Jumat 24 Agustus 2012 , Barcelona unggul atas Madrid 3 2,pada laga leg pertama di Camp Nou . Melaui gol dari Christiano Ronaldo membuat Madrid unggul dari Barca namun tdk sampai 1 menit Pedro Rodriguez membuat kedudukan menjadi sama , Lionel Messi (penalti) dan Xavi Hernandez. Angel Di Maria mencetak gol tandang berharga jelang berakhirnya laga.
Dengan kekalahan 2-3 ini Madrid masih berpeluang memenangi Piala Super Spanyol karena di leg kedua Los Blancos bermain di Santiago Bernabeu dan cukup menang 1-0 pada 29 Agustus mendatang.
Barca memegang kendali permainan sejak awal dan mereka terus mengurung pertahanan Madrid.
Pada menit ke 20 peluang pertama buat Barca melalui Dani Alves yang melepaskan umpan tarik ke kotak penalti. Lionel Messi mendapat bola dan melepaskan sepakan kaki kiri tapi bola masih melebar di sisi kanan gawang.
Pada menit ke 30 Messi mendapat peluang usai mengecoh empat pemain Madrid. Namun, sayang tembakannya masih tak menemui sasaran.
Pada menit ke 32 Giliran Madrid mendapat peluang pertamanya di laga ini ketika Karim Benzema berhasil masuk ke kotak penalti Barca. Tapi tembakannya masih bisa dihadang Victor Valdes dan hanya berbuah sepak pojok.
Pada menit ke 32 Pedro Rodriguez menguji Iker Casillas di bawah mistar lewat sebuah sepakan keras dari luar kotak penalti tapi bisa ditepis kiper timnas Spanyol itu.
Sampai peluit panjang tanda turun minum di skor 0- 0 . Pada babak ke dua tempo pertandingan langsung naik terbukti Barca serta Madrid saling berbalas gol sebelum laga memasuki menit ke-60.
Pada menit ke 55 Madrid unggul ketika korner Mesut Oezil mengarah ke kotak penalti dan langsung ditanduk Ronaldo untuk menjebol gawang Valdes.
Pada menit ke 56 Tidak lama berselang dari bola kick-off, melalui umpan Andres Iniesta pada Pedro dan berhasil memenangi duel dengan Fabio Coentrao langsung menyepak bola ke tiang jauh tanpa bisa digapai Casillas. Skor kini imbang 1-1.
Pada menit ke 70 Barca berbalik unggul 2-1 melalui pinalti messi. Wasit memberikan penalti dikarenakan pelanggaran Sergio Ramos kepada Iniesta.
Pada menit ke 79 Xavi Hernandez membuat Barca unggul menjadi 3-1. Iniesta yang berhasil melewati hadangan tiga pemain Madrid sebelum melepaskan umpan ke Xavi. Playmaker 31 tahun yang bebas itu dengan mudah menyepak bola melewati hadangan Casillas.
Pada menit ke 85 Di Maria memperkecil ketertinggalan Madrid menjadi 2-3, setelah memaksimalkan kesalahan Valdes dalam menguasai bola yang membuatnya dengan mudah merebut bola dan menceploskan ke gawang.Skor 3-2 pun bertahan hingga laga usai.
Susunan pemain
Barcelona: Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Adriano; Xavi, Busquets, Iniesta; Pedro (Alba 87′), Messi, Alexis (Tello 71′)
Real Madrid: Casillas; Arbeloa, Albiol, Ramos, Coentrao; Alonso, Khedira, Callejon (Di Maria 65′); Oezil (Marcelo 81′); Ronaldo, Benzema (Higuain 60′)

Josep “Pep” Guardiola mengakhiri 4 tahun kepelatihannya dengan membawa Barcelona tampil sebagai juara Copa del Rey musim ini. Di final, Barca menundukkan Athletic Bilbao dengan skor 3-0 langsung.
Sabtu 26 Mei 2012 di Vicente Calderon, Pedro Rodriguez sudah membuat Barca memimpin ketika pertandingan baru memasuki menit tiga.disusul dengan Lionel Messi lantas menggandakan keunggulan Barca di menit ke-20, dan ditutup gol Pedro yang membawa kemenangan Barca lewat gol keduanya lima menit kemudian.
Hasil itu membuat Barca mengukuhkan diri sebagai tim tersukses di Copa del Rey dengan raihan 26 titel, mengungguli dua pesaing terdekatnya, Bilbao (23 gelar) dan Real Madrid 18 gelar).Kemenangan tersebut sekaligus menutup era Josep “Pep” Guardiola sebagai entrenador Barca, setelah sebelumnya mengumumkan musim ini sebagai yang terakhir untuknya. Di bawah arahan Guardiola, Barca sudah meraih 14 gelar juara.
Gelar kali ini memiliki sejumlah arti istimewa. Bagi para fans Barca, ini adalah hadiah perpisahan dengan Guardiola. Sementara itu, bagi Guardiola sendiri, Copa del Rey menjadi persembahannya yang pertama sekaligus yang terakhir untuk Barca. Ya, trofi pertama yang dimenangi sang raksasa Catalan di era Guardiola adalah trofi ini pada musim 2008/09 silam. Kala itu, Messi dan kawan-kawan menghancurkan lawan yang sama, Bilbao, dengan skor 4-1.
Berakhir sudah kebersamaan Guardiola dengan Barca. Sebanyak 14 gelar juara sudah dihadirkannya selama 4 tahun ‘berkuasa’ di Camp Nou, yaitu 3 La Liga, 2 Copa del Rey, 3 Supercopa de Espana, 2 Liga Champions, 2 UEFA Super Cup, serta 2 FIFA Club World Cup.
Guardiola memang gagal membawa barca juara La Liga maupun Liga Champions musim ini, tapi itu tak memengaruhi statusnya sebagai legenda Barca. Empat tahun, 14 gelar. Guardiola menjalaninya dengan cara yang luar biasa, dan kini telah mengakhirinya dengan indah.
Jalannya Pertandingan
Pada menit ke 3 dari sebuah sepak pojok di sisi kiri arah gawang, bola dilayangkan ke jantung pertahanan Bilbao. Pemain belakang Bilbao gagal menghalau bola dengan baik dan Pedro langsung menyambar bola dengan tendangan keras..
Pada menit 15 Mascherano mengumpan ke Xavi, yang kemudian meneruskan bola ke Messi di sisi kanan. Messi lantas berlari ke tengah dan mencari ruang tembak, sebelum menendang bola yang memaksa Iraizos harus meregangkan tubuh untuk menepis si kulit bundar.
Pada menit ke 20 keunggulan Barca bertambah Iniesta melepaskan umpan terobosan jitu ke Messi di sisi kanan. Si penerima umpan kemudian mengecoh pemain lawan sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit.
Pada menit ke 25 Pedro mencetak gol keduanya. Dikawal pemain lawan, Xavi menerima bola di tepi kotak penalti dan membiarkannya untuk ditendang Pedro. Dengan jitu, Pedro mengirim bola ke sudut gawang Bilbao.
Pada menit ke 52 Bilbao mendapat peluang emas.Herrera melepaskan umpan terobosan dan Ibai Gomez berhasil mengejar. Ia lantas berusaha melambungkan bola melewati hadangan Pinto yang coba menutup ruang, tapi arah bola masih melebar dari sasaran.
Pada menit ke 71 Messi melakukan penetrasi yang sukses. Tinggal menaklukkan Iraizoz, bola sontekan Messi masih bisa kandas di kaki sang kiper Bilbao.
Pada menit ke 76 Sebuah peluang emas untuk Bilbao terbuang. Sebuah umpan silang dari sisi kanan dilayangkan ke tiang jauh dan Aurtenetxe yang tidak terkawal menyambut dengan tandukan. Tapi arah bola masih melebar.
Susunan Pemain:
Barcelona: Pinto; Montoya, Pique, Mascherano, Adriano; Busquets, Xavi (Fabregas ’1′), Iniesta; Pedro (Thiago 87′), Alexis (Keita 72′), Messi
Athletic Bilbao: Iraizoz; Iraola, Ekiza, Amorebieta, Aurtenetxe; Martinez, De Marcos (Herrera 46′); Muniain, Susaeta (Perez 46′), Ibai; Llorente (Toquero 73′)
Berikut Trofi Barca di bawah Arahan Guardiola:
La Liga (3): 2008–09, 2009–10, 2010–11
Copa del Rey (2): 2008–09, 2011-12
Piala Super Spanyol (3): 2009, 2010, 2011
Liga Champions (2): 2008–09, 2010–11
Piala Super Eropa (2): 2009, 2011
Piala Dunia Antarklub (2): 2009, 2011

Rabu 14 April 2012 dinihari di camp Nou , Barcelona berhasil merapatkan jarak dengan Real Madrid,dan menguasai jalannya pertandingan mencapai 76 %. Kalahkan Getafe 4-0, Barca kini hanya berjarak satu angka dari Madrid.
Pada menit ke 13 Alexis Sanchez. Messi kemudian menggandakan keunggulan Barca semenit jelang turun minum. Dan Alexis sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor. Pedro kemudian mencetak gol keempat Barca di menit ke-75.
Dengan tambahan tiga poin ini membuat perolehan angka Barca makin mendekati Madrid. Azulgrana kini mengoleksi 78 poin atau tertinggal satu angka dari Madrid yang baru akan bertanding Kamis (12/4/2012) dinihari WIB. Sementara Getafe masih tertahan di posisi 10 dengan 42 poin.
Jalannya Pertandingan
Pada menit ke 2 laga berjalan Barca sudah mendapat peluang lewat tendangan bebas Xavi. Tapi bola masih mampu ditangkap dengan sempurna oleh Moya.
Pada menit ke 6 Miku hampir saja mengirim bola ke gawangnya sendiri. Namun Moya masih mampu menguasai bola meski sebelumnya penyelamatannya tidak sempurna.
Pada menit ke 12 Sepakan keras Andres Iniesta dari luar kotak pinalty membuat Moya kembali harus bekerja keras untuk mengamankan gawangnya dari serangan Barca.
Pada menit ke 13 Alexis membuka keunggulan tuan rumah. Menerima umpan Lionel Messi, Alexis melepaskan tembakan dengan kaki kanan yang tak mampu dijangkau Moya.
Pada menit ke 15 Barca mendapat peluang lewat kerjasama Alexis dan Pedro. Namun Moya masih mampu menepis bola sepakan Pedro.
Pada menit ke 18 Peluang emas menerima umpan terobosan Messi, Xavi yang lolos dari jebakan offside mengirim melewati Moya. Namun bola kemudian disapu oleh Cata Diaz keluar gawang.
Pada menit ke 28 Getafe baru melepaskan tembakan pertamanya. Sepakan jarak jauh Ruben Perez masih melebar dari gawang Valdes.
Pada menit ke 23 Alexis nyaris menggandakan keunggulan Barca. Tapi sepakannya usai menerima umpan Isaac Cuenca masih melebar di sisi kanan gawang Moya.
Pada menit ke 43 Messi menggandakan keunggulan Barca. Messi menuntaskan kerjasama satu-duanya dengan Iniesta dengan sebuah sepakan keras. Barca 2 Getafe 0.
Pada menit ke 53 Messi mencoba untuk mengirim umpan terobosan pada Xavi. Namun bola yang sempat mengenai Xavi masih bisa ditangkap oleh Moya.
Pada menit ke 55 upaya Getafe untuk mecetak gol masih belum menemui sasaran. Sebuah tendangan spekulasi Diaz hanya menerpa mistar gawang Valdes.
Pada menit ke 66 Barca kembali mendapat peluang. Tapi tembakan Cuenca dari sisi kanan masih mampu ditepis oleh Moya.
Pada menit ke 73 Alexis kembali sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan Cuenca dari sisi kanan, Alexis menyundul bola ke pojok kanan gawang Moya.
Pada menit ke 73 Barca memperlebar keunggulannya. Kali ini sundulan Pedro memanfaatkan tendangan bebas Messi yang merobek gawang Moya.
Pada menit ke 85, Barca nyaris menambah keunggulan lewat Messi. Tapi moya masih mampu menepis sepakan kaki kanan Messi. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-0 untuk keunggulan Barca tetap tidak berubah.
Susunan Pemain
Barcelona: Valdes, Mascherano (Muniesa 84′), Puyol, Adriano (Montoya 76′), Xavi, Iniesta, Busquets, Alexis, Messi, Cuenca, Pedro (Tello 79′)
Getafe: Moya, Cata Diaz, Torres, Alexis, Miku, Rios (Arroyo 88′), Diego Castro (Gavilan 68′), Masilela, Casquero, Rodriguez (Barada 69′), Perez

Barcelona akhirnya berhak lolos ke semifinal Copa Del Rey 2011-2012 setelah unggul agregat 4-3 atas sang juara bertahan Real Madrid. Walau tertahan di Nou Camp dengan skor 2-2, pada match tadi pagi Kamis 26 Januari 2012.
Pada match kali ini Real keluar menyerang dan tampil mendominasi disepanjang babak pertama, namun pada menit-menit terakhir Blaugrana yang mampu menutup jalannya babak pertama dengan keunggulan 2-0 melalui gol Pedro Rodriguez dan Dani Alves.
Pada babak kedua Barca tetap tak mengendurkan serangan. Pada menit ke empat babak kedua berjalan, Barca langsung mendapatkan peluang melalui Lionel Messi akan tetapi gol rupa-rupanya masih menjauh dari striker Argentina ini.
Jose mourinho Ingin mengejar ketertinggalannya, langsung melakukan pergantian pemain di menit ke-51. Dua pemain langsung ia tarik keluar, yakni Gonzalo Higuain dan Lassana Diara untuk digantikan Karim Benzema dan Esteban Granero. Hal itu dilakukan karena casillas sudah terkena kartu kuning.
Pada menit ke 52 Madrid akhirnya mendapatkan gol mereka melalui sundulan Sergio Ramos memanfaatkan umpan tendangan bebas kiriman Cristiano Ronaldo. Namun gol tersebut dianulir oleh wasit Fernando Teixeira yang menilai kalau Ramos sempat melakukan pelanggaran kepada Dani Alves sebelum menyundul bola tersebut.
Dengan masuknya Benzema membuat posisi Cristiano Ronaldo yang disepanjang babak pertama aktif di sisi kiri kini digeser ke kanan. Hasilnya cukup efektif. Ia bahkan mampu mencuri gol balasan memanfaatkan through pass cantik Mesut Ozil untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Pada menit ke 71 Peluang Real kembali terbuka ketika ketika Karim Benzema mampu memanfaatkan bola liar yang datang padanya. Dengan menaklukkan Carles Puyol, striker Prancis ini pun mampu menghujamkan bola ke gawang Jose Pinto dengan tendangan volley-nya. Skor sama kuat 2-2 dan agregat sementara Barca masih unggul 4-3.
Pada menit ke-78, El Real bisa saja berbalik unggul jika wasit Fernando Teixeira memberikan hadiah penalti ketika Benzema yang sudah menang satu langkah dijatuhkan Carlses Puyol di kotak penalti Barca. Namun tak ada pelanggaran yang diberikan oleh sang wasit.
Permainan semakin panas di tengah usaha mereka untuk memburu gol yang menentukan langkah mereka ke semifinal, Real harus dikejutkan oleh diusirnya Sergio Ramos saat laga tersisa tiga menit. Ia harus menerima kartu kuning keduanya karena dianggap menyikut Sergio Busquets saat duel udara dengannya.
3 menit Injury time yg diberikan tidak mengubah skor 2-2, Barca pun melangkah ke semifinal dengan keunggulan agregat 4-3. Barca kini hanya tinggal menungu pemenang antara Valencia dan Levante yang akan menjadi lawan mereka di babak semifinal nanti.
Susunan Pemain:
Barcelona: Pinto; Puyol, Abidal, Alves, Pique; Fabregas (Alcantara 70), Iniesta
(Pedro 30′), Xavi, Busquets; Messi, Sanchez (Mascherano 78)
Real Madrid: Ramos, Pepe, Arbelo, Coentrao, kaka (Callejon 61′), Xabi, Alonso, Ozil, Diarra (Ganero 52′ ), Ronaldo, Higuain ( Benzema 52′ )