MEMBERSHIP Pendaftaran membership FC Barcelona Indonesia secara online, disini. Tanya-tanya bisa langsung melalui forum di sini.        Para pengunjung forum disarankan untuk tidak klik link-link yang tidak jelas di dalam forum ini. Sebab seringkali muncul spam di forum ini yang berisi iklan2 internasional. Resiko atas kelalaian yang disebabkan oleh pengunjung, bukanlah tanggungjawab FCBI dan pengurus forum.        Next Match - UCL : Apoel vs FC Barcelona . Rabu, 26 November 2014. Jam 02:45 WIB.        Last Match - Liga: FC Barcelona 5 - 1 Sevilla . Gol Barcelona oleh Messi 21' ,72' ,78' ,Neymar 49' ,Rakitic 65' .        Kritik, saran, dan keluhan dapat disalurkan melalui forum disini.
Preview Sevilla – Barca: Makin Terlempar atau Kembali Berkibar?
primsa - Minggu, 9 Pebruari 2014 - 20:55

sanchez

Gagal meraih kemenangan saat menjamu Valencia pekan lalu telah membawa perubahan penting bagi FC Barcelona. Tanpa raihan nilai, Barca dikudeta oleh Atletico Madrid dari posisi puncak klasemen yang telah dihuninya sejak jornada pertama La Liga. Jarak yang tadinya renggang dengan musuh bebuyutan, Real Madrid, pun sudah berbalik arah. Madrid yang di awal tahun ini masih tertinggal lima poin kini telah unggul tiga poin setelah memenangi jornada ke-23 yang dipentaskan sehari lebih awal. Maka tak ada lagi pengecualian, tuan rumah Sevilla yang akan disambangi Barca pada hari Minggu, 9 Februari 2014, malam wajib dibekuk untuk memastikan Barca tetap di jalur juara.

Idealnya, bulan Februari bukanlah bulan penentuan perjalanan Barca di musim 2013-14. Namun dengan raihan angka yang seret di bulan Januari lalu serta kekalahan di hari pertama bulan Februari, mau tak mau Barca harus melakukan sapu bersih atas semua peluang angka yang tersaji selama bulan ini. Bayangkan, dari empat laga yang digelar bulan lalu, hanya dua yang berhasil dimenangkan skuad Si Merah Biru, sisanya berakhir seri. Apalagi telah berhembus kabar dari tanah Inggris Raya bahwa calon lawan Barca di babak 16 besar Liga Champions, Manchester City, akan menyimpan skuad utamanya saat menjalani kompetisi lokal dan mengeluarkan amunisi terbaiknya saat melawan Barca. Maka satu langkah awal yang paling tepat bagi Barca dalam situasi genting di La Liga adalah dengan mengembalikan posisi mereka ke puncak klasemen sebelum laga kontra City terjadi.

Kedatangan Barca ke ibukota Andalusia untuk menghadapi Sevilla berhadapan dengan kondisi tak lengkap di barisan belakang. Kartu merah yang diterima bek kiri tim nasional Spanyol, Jordi Alba, saat melawan Si Kelelawar Valencia pekan lalu berujung pada larangan bertanding yang harus dijalaninya nanti. Sementara bek tengah yang berposisi asli gelandang bertahan, Javier Mascherano, juga harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning yang telah diterimanya.

Tanpa Alba dan Mascherano, pelatih Barca, Gerardo “Tata” Martino berharap banyak pada kualitas permainan yang ditawarkan Adriano Correia dan Marc Bartra. Khusus Adriano, perannya sebagai pelapis Alba telah beberapa kali terbukti efektif sepanjang musim ini. Dia acap menjadi pahlawan bagi tim dengan gol tunggal ataupun gol pembuka kemenangan Barca. Kontribusi assist-nya juga lumayan. Wajar saja bila saat menghadapi bekas klubnya nanti, Adriano dapat memaksimalkan perannya dari sisi kiri.

pique

Polesan di sektor pertahanan sangat perlu diperhatikan oleh Tata. Dimulai dari perisai rapuh yang ditampilkan gelandang bertahan Sergio Busquets ditambah lengahnya antisipasi serangan dari sektor sayap menjadi titik kritis yang benar-benar terlihat dari kekalahan terakhir Barca. Bahkan ada kecenderungan baru bahwa membobol gawang Victor Valdes tidak selalu harus dimulai dengan bola udara, namun ternyata juga efektif dengan bola pendek dari kaki ke kaki. Gol-gol yang disarangkan Valencia mengindikasikan hal demikian.

Setelah lini belakang, produktivitas lini depan juga wajib diperhatikan oleh Tata. Sejak cedera terakhir yang mendera bintang muda asal Brasil, Neymar Junior, Tata telah tiga kali menyusun komposisi starter baku di lini depan, yakni dengan menempatkan Alexis Sanchez di sayap kanan dan Pedro Rodriguez di sayap kiri untuk mengapit Lionel Messi di tengah. Hasilnya Barca seri melawan Levante, mengalahkan Malaga, dan takluk dari Valencia.

Menghadapi Sevilla dengan ciri khas permainan cepat dan mengandalkan kekuatan fisik, Tata perlu memastikan racikan tiga orang di depan sudah siap untuk beradu fisik. Saat ini, hanya Sanchez yang rutin menunjukkan sikap demikian. Messi, yang sudah mengalami beberapa kali cedera musim ini, mulai terlihat mengambil momen-momen positional untuk memaksimalkan peluang mencetak gol bagi Barca. Atraksinya menggiring bola melewati dua tiga pemain lawan sudah lebih mudah dibaca lawan, hingga dapat dihentikan lebih awal sebelum menyentuh area berbahaya di sekitar kotak penalti.

Peluang Barca membawa pulang tiga poin penuh dari kota Sevilla didukung oleh faktor sejarah. Dalam 15 lawatan terakhirnya, Barca berhasil memenangkan 8 kesempatan diantaranya, dengan 4 hasil seri dan 3 kekalahan. Yang semakin membuka peluang Barca untuk menundukkan Sevilla adalah kondisi Sevilla yang sedang karam prestasi. Pencapaian Sevilla sejak awal tahun ini menunjukkan grafik menukik, dengan hanya mampu merengkuh satu kemenangan, dua hasil seri, dan dua kekalahan. Lebih parah lagi, ketidakmampuan memperoleh nilai sepertinya menimbulkan rasa frustasi dalam anak-anak asuhan Unai Emery ini. Dua laga di jornada 20 dan 21, yakni saat dijamu Atletico dan menerima kedatangan Levante, ditandai dengan satu kartu merah di tiap pertandingan. Tak ayal, bayangan zona Liga Eropa yang sempat terbersit kini mulai menjauh. Hanya kemenangan demi kemenangan yang dapat membawa Sevilla kembali menapak jalan ke Eropa musim depan.

Dua kebutuhan beda kasta terpapar dalam laga Sevilla kontra Barca. Secara kebetulan grafik keduanya tidaklah begitu baik sejak awal tahun ini. Kini saat keduanya bertemu, siapa yang berhasil memulai kebangkitannya? Bagi Barca, laga ini wajib dimenangkan. Kalah berarti bersiap diri terlempar dari jalur juara, dan sebuah kemenangan akan mengembalikan mereka ke puncak klasemen, terutama dengan gagalnya pemuncak klasemen sebelumnya, Atletico, meraih tiga poin kemarin malam.

La Liga 2013-14 Jornada 23
Sevilla vs FC Barcelona
Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, 9 Februari 2014, 21.00.

Perkiraan susunan pemain:
Sevilla (4-2-3-1): Beto; Coke, Pareja, Navarro, Alberto; Rakitic (c), Fazio; Reyes, Gameiro, Vitolo; Bacca

FC Barcelona (4-3-3): Valdes; Alves, Bartra, Pique, Adriano; Busquets, Iniesta, Xavi (c); Alexis, Messi, Pedro

Visca Barca!

Preview Barca – Sevilla: Lanjutkan Tren Positif
Hafis - Sabtu, 14 2013 - 19:52

barca

Barcelona akan berhadapan dengan Sevilla pada jornada 4 La Liga. Setelah dua pekan istirahat akibat jeda internasional, pasukan Tata Martino akan dihadang oleh Sevilla di Camp Nou pada Minggu (15/9) dinihari WIB nanti. Kemenangan 3-2 di Mestalla pada jornada 3 lalu menjadi modal bagus bagi Messi cs untuk melanjutkan tren positif.

Usai jeda internasional, para pemain Blaugrana kembali dengan kondisi fit tanpa cedera. Untuk laga nanti dinihari, entrenador Barcelona telah mengumumkan 20 nama pemain yang masuk dalam daftar skuad melawan Sevilla. Dalam daftar tersebut, terdapat nama Sergio Busquets yang telah kembali setelah pulih dari cedera pahanya. Selain Busquets, sang maestro Xavi Hernandez dan Alexis Sanchez juga masuk dalam pemanggilan yang pada laga melawan Valencia lalu sempat diistirahatkan. Namun, untuk pertandingan nanti Barca dipastikan tanpa Pedro Rodriguez karena tak masuk dalam daftar skuad. Berikut 20 pemain Barca yang masuk dalam skuad laga melawan Sevilla: Valdes, Montoya, Pique, Fàbregas, Xavi, Iniesta, Alexis, Messi, Neymar, Dos Santos, Pinto, Mascherano, Bartra, Busquets, Song, Jordi Alba, Tello, Adriano, Dani Alves, dan Sergi Roberto.

latihan

Para jugadors Barcelona melakukan sesi latihan terakhir pada Sabtu pagi tadi dan akan istirahat di Hotel Princesa Sofia sebelum laga dimulai. Pada pertandingan nanti, tampilan dari duet Messi dan Neymar masih ditunggu jutaan penonton di seluruh dunia. Publik Camp Nou juga masih menantikan gol Neymar di ajang La Liga bersama Barca. Sedangkan Messi yang sekarang berada dalam daftar pemimpin El Pichichi, dipastikan masih haus gol.

Melihat ke sisi tim lawan, misi Sevilla untuk naik peringkat di klasemen harus ditantang oleh tim sekelas Barcelona yang sekarang berada di puncak klasemen. Sevilla masih belum menemui peforma terbaiknya di musim 2013/14 ini, di mana skuat Unai Emery belum sekali pun mencicipi kemenangan dari tiga laga yang dilakoninya. Dengan hasil begitu, mereka kini harus puas berada di posisi 16 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi dua angka. Meski begitu, Barcelona tak boleh menganggap remeh lawan yang dihadapinya. Fokus dan kekompakan antar lini menjadi kunci untuk meraih poin penuh.

messi neymar

Susunan formasi Barca pada laga nanti masih akan menerapkan pola 4-3-3. Di bawah mistar, nama Valdes akan menjadi pilihan pertama. Di lini belakang ada Alves-Pique-Mascherano-Alba. Untuk lini tengah, Xavi-Song-Iniesta bisa menjadi opsi bagi Tata Martino. Hal ini dikarenakan baru pulihnya Busquets dari cedera. Pada lini depan, Alexis-Messi-Neymar kemungkinan akan jadi starter pada laga nanti. Tapi tidak menutup kemungkinan jika Fabregas tampil dari awal pertandingan. Semoga Barca bisa meraih poin penuh dan menlanjutkan tren positif. Visca Barca!

La Liga Jornada 4

FC Barcelona – Sevilla

Venue : Camp Nou

Wasit : Muniz Fernandez

Stasiun TV : RCTI

Perkiraan formasi:

FC Barcelona (4-3-3) : Valdes, Alves-Pique-Mascherano-Alba,  Xavi-Song-Iniesta, Alexis-Messi-Neymar

On the Spot Barca – Sevilla
primsa - Selasa, 26 Pebruari 2013 - 14:46



Bila merujuk ke gengsi, idealnya La Liga berkasta lebih tinggi dibanding Copa del Rey. Namun hal demikian sepertinya tidak berlaku pada laga FC Barcelona kontra Sevilla FC. Gelaran jornada 25 pada hari Sabtu, 23 Februari 2013, malam waktu setempat kemarin terlihat disusupi persiapan oleh keduanya jelang putaran kedua babak semifinal Copa del Rey pada tengah pekan ini. Disadari atau tidak, bayang-bayang Los Blancos Real Madrid dan Los Colchoneros Atletico Madrid menjaga Los Cules Barca dan Los Rojiblancos Sevilla mulai dari komposisi pemain sebelum laga hingga usainya pertandingan.


Tuan rumah merombak komposisi pemainnya untuk jamuan kali ini. Bila pada laga-laga besar, Francesc ‘Tito’ Villanova atau Jordi Roura biasanya memilih susunan pemain yang relatif sama, tidak demikian pada saat melawan Sevilla. Enam pemain yang rutin dimainkannya pada musim ini tidak dibawa ke lapangan ataupun diistirahatkan pada bangku cadangan. Tercatat Jordi Alba, Sergio Busquets, Xavi Hernandez, Pedro Rodriguez yang turun saat melawan AC Milan pada laga sebelumnya kini duduk di bangku cadangan, sementara kapten Carles Puyol dan Cesc Fabregas tidak didaftarkan sama sekali.

Sebagai pengganti mereka, Roura memainkan Javier Mascherano sebagai teman duet Gerard Pique, sementara Martin Montoya diplot di posisi yang tak biasa untuknya, yakni sebagai bek kiri. Alexandre Song bermain sebagai gelandang bertahan di belakang duet Thiago Alcantara dan Andres Iniesta. Sementara tugas mengapit Lionel Messi diemban oleh Alexis Sanchez di kanan dan David Villa di kiri. Tidak ada perubahan formasi dari Barca, hanya saja gempuran lebih dititikberatkan dari sektor kanan, dimana bek kanan Dani Alves lebih rajin naik membantu serangan dibanding Montoya di kiri.


Susunan pemain Sevilla juga menunjukkan mereka memikirkan Copa del Rey. Top-scorer tim, Alvaro Negredo, dicadangkan oleh pelatih Unai Emery. Begitu pula dengan pemain muda potensial berumur 20 tahun, Geoffrey Kondogbia, serta punggawa senior yang sudah malang melintang hingga tanah Inggris, Jose Antonio Reyes. Perubahan komposisi yang demikian diejawantahkan oleh Emery lewat perubahan pakem lazim 4-3-1-2 menjadi 4-4-2 dengan variasi 4-5-1. Playmaker Ivan Rakitic yang biasanya menjembatani lini pertahanan dan lini serang Sevilla diduetkan dengan penyerang Baba Diawara. Namun, Rakitic sendiri lebih terlihat bebas naik turun sepanjang laga, sehingga tak jarang ia pun menutup area pertahanan Sevilla saat ditekan Barca.


Pertandingan sendiri berjalan relatif lebih lambat dibanding laga antara kedua tim pada umumnya. Seperti biasa, Barca bermain rapat antar lini dan secara bertahap mendesak mundur pemain lawan. Sementara Sevilla lebih mengandalkan umpan-umpan lambung yang langsung ditujukan bagi penyerang tengah Baba. Dengan tinggi yang menjulang, 1.85m, Baba diharapkan sebagai pemantul bagi Rakitic atas umpan jauh kiriman dari area permainan Sevilla.

Sepanjang babak pertama, Barca lebih banyak berputar-putar dengan bola di area tengah, sementara kerja sama di area sayap belum terkoordinasi dengan baik. Justru efektivitas serangan Sevilla dengan sebuah tandukan bek tengah Alberto Botia di pengujung babak pertama yang meningkatkan intensitas pertandingan. Barca ketinggalan hingga peluit istirahat babak pertama ditiup wasit.


Momen perubahan bagi Barca baru dimulai pada babak kedua. Masuknya Cristian Tello menggantikan Sanchez menampilkan wajah baru Barca. Berkaki efektif di sebelah kanan, Tello meninggalkan pos Sanchez dan mengambil area Villa di sayap kiri. Namun berbeda dengan Villa yang lebih merapat ke tengah, Tello lebih banyak menyisir sepanjang garis lapangan untuk kemudian berbelok arah ke kotak penalti di saat telah memasuki sepertiga terakhir dari area permainan Sevilla. Villa bergeser ke tengah dan berdiri lebih mendekati gawang dibanding Messi. Sementara pos sayap kanan dibiarkan sedikit menggantung, dimana Alves berada pada posisi stand-by sebagai gelandang kanan, untuk menunggu momen merangsek ke depan. Maka Barca pun memulai babak kedua dengan formasi 3-4-3 dengan variasi 3-3-4.

Perubahan formasi Barca memiliki alasan teknis dan taktis. Menurut kabar setelah pertandingan, digantinya Sanchez lebih karena faktor cedera yang dideritanya. Terlepas dari faktor tersebut, dari sisi posisi dan potensi, memang lebih dapat diterima bila dibanding Villa, maka Sanchez-lah yang harus diganti untuk memompa gempuran Barca. Dengan tingkat produktivitas yang lebih baik, maka lebih tepat tipe penyelesai akhir seperti Villa disisakan di lapangan dibanding double-agent sayap dan ujung tombak pada diri Sanchez. Apalagi di sepanjang babak pertama, serangan Barca terlihat kurang menggigit dari sektor kiri. Dukungan minimal dari Montoya membuat Barca tidak mampu membuka celah sektor pertahanan kanan Sevilla yang dikawal Jorge Andujar Moreno atau biasa dipanggil Coke. Villa sendiri digeser ke tengah dan bukan ke sayap kanan (posisi yang ditinggalkan Sanchez) berdasarkan rendahnya frekuensi serangan yang dibangun oleh Sevilla sepanjang babak pertama. Walaupun dalam keadaan unggul, sebenarnya Sevilla tidak banyak mengancam Barca. Karena itulah Roura berani mengurangi jatah pemain bertahan dengan mendorong Alves naik mendekati posisi sayap kanan. Untuk mengurangi ketidakharmonisan peran Villa dan Messi, maka Messi sedikit ditarik mundur untuk lebih sering mengolah bola dari area tengah permainan. Messi baru naik mendekati posisi Villa pada saat umpan dari sektor sayap telah siap untuk dikirim oleh Alves dan Tello.


Kejutan formasi oleh Roura ini menuai hasil. Sebuah umpan silang dari Alves disambut dengan sundulan oleh Villa. Sementara pada gol kedua, umpan Tello sangat tepat untuk diumpankan kepada Messi yang lari di belakang Villa di area kotak penalti Sevilla. Ini menunjukkan penugasan Messi di belakang Villa dilakoni dengan cermat untuk mengatur timing menusuk kotak penalti lawan.


Kebobolan dua gol dalam lima belas menit pertama menyentak rasa nyaman yang sempat menghinggapi kubu Sevilla. Sevilla pun terpaksa menurunkan beberapa pemain utama yang awalnya diniatkan untuk diistirahatkan, diantaranya Negredo dan Kondogbia. Efektivitas kedua pergantian ini paling terlihat pada diri Kondogbia. Ia mampu secara perlahan mengurangi bantuan serangan yang dilancarkan oleh Alves dari sisi kiri pertahanan Sevilla, bahkan kombinasinya bersama del Moral Manu memaksa Alves untuk bertahan lebih sering di area pertahanan Barca.


Barca tampaknya mulai letih bertahan dengan tiga bek dalam formasi 3-4-3. Maka untuk kembali memperkuat lini pertahanan, Roura menarik mundur Alves ke posisi awalnya, lalu memasukkan Busquets menggantikan Villa. Untuk menghindari beban pos berlebih sebagai gelandang bertahan bersama Song, Busquets dimainkan lebih ke depan bersama Xavi. Ini bisa dimengerti sebagai pilihan taktis oleh Roura, karena semakin mendekati area permainan lawan, Busquets yang merupakan jebolan La Masia lebih berpengalaman mengaplikasikan tiki-taka dibanding Song. Sementara dari sisi horizontal pemetaan lapangan, posisi Busquets lebih diarahkan ke sektor kanan Barca dikarenakan masuknya Kondogbia di pihak Sevilla telah menambah konsolidasi ancaman mereka terhadap sisi pertahanan kanan yang dijaga Alves. Di sektor depan, dengan digantinya Villa, maka Messi naik lebih ke depan, sementara serangan dari sayap kanan yang tadinya banyak diharapkan dari Alves, kini diambil alih oleh Thiago. Tipe Thiago sendiri yang jelas berbeda dari Alves menyebabkan alur serangan Barca dari sektor ini tidak lagi mengandalkan umpan-umpan silang.


Hingga akhir pertandingan, tidak ada lagi gol tercipta. Rombak formasi oleh Barca di sepanjang laga, terutama di babak kedua, menuai efektivitasnya. Dalam bayang-bayang menjemput El-Clasico menjamu rival abadi Real Madrid, Barca berhasil menundukkan Sevilla yang dibayangi-bayangi tim ibukota lainnya, Atletico Madrid.

Visca Barca!

Preview Barca-Sevilla: Laga ‘Penyembuh’ Setelah Kekalahan
Hafis - Sabtu, 23 Pebruari 2013 - 17:38

song

Kekalahan atas Milan di liga champions lalu membuat Barcelona harus segera bangkit. Hanya berselang 3×24 jam, para punggawa Barca kembali harus ‘bertempur’ di ajang La Liga. Pekan ini, liga spanyol memasuki jornada 25 dan Barca akan berhadapan dengan Sevilla. Laga melawan Sevilla pada Minggu (24/2) dinihari WIB nanti akan menjadi ujian pertama apakah Barca sudah bangkit atau kian terpuruk pasca kekalahan yang cukup menyakitkan itu.

Menjadi tim yang dominan dan kualitas pemain yang mantap, Barca diunggulkan menang atas Milan. Namun, kans menang 99% itu tidak berhasil dan permainan Barca jauh dari harapan. Memang 99% itu belum 100%, masih ada celah 1% bagi tim lain untuk memenangkan pertandingan. Dua gol tanpa balas dari Rossoneri menjadi hal yang sangat berat bagi The Catalans untuk membalasnya di Camp Nou, Rabu (13/3) dinihari WIB.

Kini Barca harus bangkit dari kekalahan tersebut dan harus siap untuk meladeni Sevilla di Camp Nou nanti malam. Sevilla bukanlah lawan yang mudah, pasukan Unai Emery itu bisa saja mengimitasi permainan Milan untuk laga ini. Pada tahun 2013 ini, dari tujuh laga Sevilla berhasil menang 4 kali, kalah 2 kali, dan satu kali imbang. Pertandingan ini akan menarik untuk melihat bagaimana taktik dari Emery, pelatih Sevilla. Ia mungkin akan menurunkan Navas, Reyes atau Del Moral di sayap sebagai pemberi suplai bola ke Negredo yang berada di tengah. Atau Emery lebih menunjukkan permainan defensif dengan meletakkan Medel, Kondogbia, dan di tengah yaitu Maduro. Bagaimana pun taktik dari Emery, tentu ia harus mengangkat peforma tim nya dalam melakukan laga away yang terakhir kali menang saat mengalahkan Deportivo 0-2 pada Sepetember lalu.

sevilla

Setelah partai ini, Barca kembali harus berjibaku pada ajang Copa Del Rey yaitu leg 2 semifinal melawan Real Madrid yang berlangsung di Camp Nou tiga hari berikutnya. Walaupun demikian, Jordi Roura meminta Iniesta dan rekan-rekannya untuk fokus dulu pada laga kontra Sevilla ini dan belum memikirkan duel yang penuh akan gengsi melawan Madrid tersebut. Apalagi laga leg 2 melawan Milan yang masih cukup jauh dari hitungan hari.

Pada musim ini, Barcelona baru 1 kalah di ajang La Liga (vs Real Seciedad 2-3) dan dua kali di liga Champions (Celtic dan Milan). Meskipun kick off dilakukan pukul sepuluh Sabtu malam waktu setempat, Jordi Roura meminta para fans untuk datang dan mengisi bangku penonton di Camp Nou dan menjadi pemain ke-12 bagi tim. Roura juga menyebutkan kehadiran penonton akan menjadi kunci bagi tim dan sangat penting untuk kembalikan kepercayaan diri para pemain.

22 pemain melakukan latihan pada Jum’at sore kemarin dan hanya Adriano yang tidak ikut akibat cedera. Para pemain akan melakukan latihan terakhir jelang laga pada jam 12.30 Sabtu siang waktu setempat. Latihan kemarin sore dipimpin langsung oleh Jordi Roura dan Abidal ikut serta dalam sesi tersebut pasca tim medis telah memberi lampu hijau bagi ‘King Abi’ untuk merumput kembali. Sedangkan Adriano, sedang dalam masa pemulihan dari cedera hamstring yang ia dapat saat melawan Granada lalu.

Untuk formasi Barca, 4-3-3 masih menjadi prioritas utama Roura. Valdes dipastikan akan menjadi penghuni bawah mistar Barca. Sebagai pelapis Valdes, Pique dan Masche akan diletakkan di posisi bek sentral. Ditambah dengan Alves dan Alba di pertahanan sayap. Maju ke depan, Song mungkin akan diletakkan sebagai gelandang bertahan dan Roura memilih untuk mengistirahatkan Busquets. Pada posisi gelandang serang, Thiago dan Cesc kemungkinan akan diturunkan sebagai opsi untuk menyimpan tenaga Xavi dan Iniesta demi laga penting selanjutnya (vs Madrid). Untuk penyerangan, Messi pasti akan diletakkan di tengah ditambah Pedro/Tello di kanan. Sedangkan untuk kiri, Sanchez kemungkinan akan tampil sebagai starting namun tidak menutup pilihan untuk memasang Villa sejak menit awal.

Semoga Barca bisa merah hasil positif di laga ini dan menjadikan laga ini sebagai ‘penyembuh’ setelah kekalahan. Visca Barca!

La Liga Jornada 26

FC Barcelona – Sevilla

Venue : Camp Nou (99,786)

Wasit : Velasco Carballo

Stasiun TV : Trans TV

Perkiraan formasi:

FC Barcelona (4-3-3) : Valdes, Alves-Pique-Mascherano-Alba, Thiago-Song-Cesc, Pedro-Messi-Sanchez

Poin penuh dari Andalusia (Sevilla 0-2 FCB)
- Minggu, 18 Maret 2012 - 19:08

Barcelona akhirnya meraih poin penuh dari kandang Sevilla, setelah mengalahkan tuan rumah dengan dua gol dari Xavi dan Messi.

Dengan kemenangan ini Barca telah melalui salah satu laga tandang terberatnya di sisa laga Primera Liga.

Sejak dimulainya pertandingan Barca dengan leluasa mampu mengontrol jalannya pertandingan. Menit ke 7′  tendangan Adriano dari jarak jauh mampu membuat kiper Sevilla harus menepis bola yang nyaris menjadikan gol pertama bagi Barca. Barca secara umum mendominasi laga, beberapa kali serangan berbahaya membuat Palop dan barisan pertahanan Sevilla dipaksa bekerja keras mengamankan gawangnya. Gol bagi Barca tercipta pada menit 18′ ketika tendangan bebas yang di eksekusi Xavi Hernandez tidak mampu digagalkan Palop meskipun tangannya sempat berhasil menyentuh bola. Barca unggul atas tuan rumah.

Pada menit 25′ Barca berhasil menambah keunggulan. Messi dengan aksi individunya sukses melewati penjagaan yang dilakukan Spahic, Palop yang berusaha menutup ruang gerak Messi juga tidak mampu menggagalkan sepakan Messi yang mengarah ke tiang jauh. Barca unggul dua gol dan tidak mengendurkan serangan namun tidak mampu lagi mencetak gol hingga babak pertama usai.

Di babak kedua Sevilla berusaha mengejar ketertinggalannya, para pemain Sevilla mulai berani melakukan serangan-serangan frontal ke pertahanan Barca, hingga pertandingan lebih terbuka, kedua tim berpeluang mencetak gol tetapi keduanya-pun gagal hingga laga berakhir. Barca berhasil meraih poin penuh atas Sevilla.

Laga berikut Barca di primera akan digelar pada tengah pekan depan, kali ini Granada akan bertandang ke Camp Nou.

#