Chygrynskiy (Ukraina-Andorra 5-0)
Bek tengah ini bermain penuh 90 menit melawan Andorra di Kiev, Ukraina mengalahkan Andorra dengan 5 gol, termasuk 3 pinalti diberikan kepada pihak tuan rumah. Chygrynskiy bermain sangat baik sepanjang pertandingan, bahkan memiliki kesempatan di babak kedua dengan tembakan dari jarak yang menyebabkan masalah bagi penjaga gawang Andorra.
Yaya Toure (Pantai Gading-Burkina Faso 5-0)
Pemain nasional Pantai Gading ini merayakan hasil dengan rekan satu timnya yang lolos kualifikasi untuk Piala Dunia di Afrika Selatan. Pantai Gading menang dengan mudah, dan Yaya Toure mencetak gol ketiga di pertandingan ini.Toure bermain konsisten selama 90 menit penuh.
Ibrahimovic (Hungaria-Swedia 1-2)
Zlatan Ibrahimovich sangat berpartisipasi dalam pertandingan ini. Striker Barca ini yang memakai ban kapten, bermain penuh 90 menit, dan meraih gol kemenangan untuk timnya di detik terakhir.
Henry, Abidal (Prancis-Rumania 1-1)
Thierry Henry mulai pertandingan dan mencetak gol pembuka di Stade de France dengan heading yang baik. Namun, tak lama kemudian rekan setim-nya mencetak gol bunuh diri yang akhirnya menjadikan skor 1-1. Abidal tidak dimainkan Raymond Domenech di pertandingan ini.
Puyol, Pique, Xavi dan Sergio Busquets (Spanyol-Belgia 5-0)
Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque, mulai pertandingan dengan posisi pilar diisi oleh 4 pemain Barca, dan dia tidak kecewa karena akhirnya mengalahkan Belgia dengan skor besar.
Carles Puyol : Meskipun ia tidak memiliki kecepatan, Puyol memperlihatkan kinerja yang hebat. Dia mendapatkan kartu kuning di menit ke-79.
Gerard Piqué: Salah satu pemain terbaik di lapangan, dan juga mencetak gol ke-3. Ia sangat solid di pertahanan, dan menunjukkan keterampilan menyerang yang baik setelah mengontrol bola di dalam kotak pinalti lawan dan mencetak gol.
Sergio Busquets: Pekerja keras di lapangan tengah. Dia sangat solid, walau baru berusia 21 tahun, dia pantas disejajarkan dengan para seniornya. Meskipun mendapat kartu kuning di menit ke-23, dia tetap sangat penting untuk kemenangan tim dan mempertahankan penguasaan bola.
Xavi Hernandez: Xavi kembali ke posisi gelandang. Xavi adalah pahlawan Spanyol di lini tengah, menggerakkan bola di lini tengah, dan memberi umpan untuk serangan Spanyol.
Messi, Dani Alves (Argentina-Brasil 1-3)
Lionel Messi: Pemain bintang Barca Lionel Messi, memainkan pertandingan penuh semalam. ini bukan malam yang baik bagi Messi dan Argentina, masalah kualifikasi mereka menjadi lebih sulit setelah kalah melawan Brasil. Lionel Messi memiliki beberapa tembakan ke gawang, tapi ia juga dijaga denganketat oleh pemain bertahan Brasil yang memberi sedikit ruang.
Dani Alves: Di sisi lain, ini adalah malam yang indah untuk Alves. Meskipun ia tidak masuk starter, Alves masuk di menit 68 menit menggantikan Elano, dan sempat hampir mencetak gol dengan tendangan bebas yang hanya tipis di atas mistar. Ini adalah malam yang baik bagi Alves yang merayakan lolosnya Brasil ke Piala Dunia.

Dua pemain Barcelona Lionel Messi dan Xavi Hernandez meraih penghargaan tahunan UEFA club award di Monaco, acara pemberian penghargaan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengundian pembagian grup piala liga Champion musim 2009-2010.
Lionel Messi meraih penghargaan sebagai penyerang klub terbaik Eropa 2009 dan Xavi merebut penghargaan sebagai pemain tengah klub terbaik 2009, di acara yang diselenggarakan UEFA ini Lionel Messi juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa 2009.

Para pemain Barcelona mendominasi dalam daftar calon penerima penghargaan pemain terbaik UEFA 2009 yang pengumumannya akan dilaksanakan bersamaan dengan undian grup liga Champion musim 2009-2010, 27 Agustus mendatang.
Dari dua belas nama yang telah di umumkan, terdapat enam pemain Barca masuk di dalam kategori nominasi di berbagai posisi, Victor Valdes (kiper) Gerard Pique (pemain bertahan) Xavi Hernandez, Andres Iniesta (pemain tengah) Samuel Eto’o dan Lionel Messi (pemain depan/penyerang). Pemenang akan dipilih oleh para pelatih yang klubnya lolos dari penyisihan grup pada musim kompetisi UCL 2008-2009 lalu.

Barcelona berhasil mengalahkan Athletic Bilbao 1 – 2 dalam pertandingan pertama final Piala Super Spanyol yang dilangsungkan di stadion San Mames, Bilbao Minggu dini hari tadi. Meskipun memiliki beberapa peluang matang sepanjang babak pertama, Barca justru dipaksa untuk tertinggal lebih dulu oleh gol pemain Bilbao di menit 44. Barca baru mampu menyamai kedudukan melalui Xavi Hernandez di menit 58 kemudian berbalik unggul sepuluh menit kemudian setelah pemain muda Pedro berhasil menambah gol bagi Barca di menit 68.
Laga kedua akan dilakukan di Camp Nou pada tanggal 23 Agustus, meskipun telah berhasil meraih kemenangan Guardiola tetap mengingatkan kepada para pemain untuk tetap fokus karena bermain sebagai tamu di Camp Nou, Bilbao tetap tim yang berbahaya. Tengah minggu ini Barca akan bertanding melawan Manchester City di piala Joan Gamper.
Playmaker Barcelona Xavi Hernandez sangat terkesan dengan pencapaian prestasi Barca musim lalu yang berhasil meraih tiga gelar, disamping itu Xavi juga menekankan perlunya rasa kebersamaan dan menekan seminim mungkin masalah yang mungkin timbul dalam menjalani musim depan demi target utama Barca, yaitu mempertahankan gelar juara Eropa yang finalnya berlangsung di Santiago Bernabeu.
“Saya memiliki harapan yang tinggi terhadap tim ini, kami semua menginginkan bisa kembali meraih gelar Eropa di Bernabeu, disamping meraih gelar juara dunia antar klub, untuk tidak mengulangi pengalaman dua musim yang lalu kami harus tetap merendah dan selalu bekerja keras, dengan pengalaman yang kami miliki mengulangi prestasi musim lalu tetaplah suatu kemungkinan”.
Ditanyakan pendapatnya tentang rekan se-timnas Cesc Fabregas, yang sedang berusaha di datangkan ke Camp Nou Xavi berkata singkat “Cesc adalah pemain yang sangat pantas berada di dalam tim ini”.